

| Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA). Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda. Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval. Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini. Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum. Enjoy~!! ![]() |
| (Antara) Aku dan Dosa; Poetry, T | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: 16 Aug 2013, 10:34 AM (146 Views) | |
| Myouki Kuroki | 16 Aug 2013, 10:34 AM Post #1 |
|
Newbie
![]() ![]() ![]()
|
Seperti elektron dalam susunan atom Ia terikat padaku dan aku candu padanya Masalahnya ; aku ingin jadi manusia Manusia yang seutuhnya manusia (Sialnya, manusia itu berlumuran dosa -oh, apakah aku memanusiakan dosa atau mendosakan manusia? Mari kita tertawakan) Jadi, kusapu kulit-kulit kering binatang jalang nan nyalang dari; pelataran rumahku (Tanpa aku tahu -oh, sesungguhnya kau tahu, hanya berpura tidak tahu. Mari kita anggap aku tak tahu- ) Ada kulit-kulit binatang yang terjatuh dan melapisi tubuhku Aku mengumpat. (22.12.2012) (c) Myouki Kuroki ----------------------------------------------------------------------------------- Mohon kritik dan sarannya.. |
![]() |
|
| revabhipraya | 9 Feb 2016, 06:49 PM Post #2 |
|
Honored Member
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
Diksinya sugooooi ![]() Rey bukan penikmat puisi, cuma suka baca aja (dan seringnya gak menghayati), jadi Rey harus akui kalo Rey gak ngerti maksud puisinya. Eh, tapi Rey bingung ini sudut pandangnya dari makhluk apa. "Ingin menjadi manusia" berarti bukan manusia, "seperti elektron dan susunan atom" berarti bukan keduanya juga, "kusapu kulit-kulit kering binatang" berarti tukang sapu. /gak Rey masih gak konek, maafkan...
|
![]() |
|
| Khi-Khi Kiara | 2 Jan 2017, 07:09 AM Post #3 |
|
Premium Member
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
Ini... sebenernya diksinya nggak terlalu dalam atau langka atau gimana ya... Tapi maknanya bisa lebih dalem dari keliatannya lho-- Kalau menurut saya.. ada dua penafsiran sih; Pertama, (ini nggak pake metafor yang macem2 dulu ya) si tokoh ini seorang biarawan/biarawati atau semacam pelakon agama yang berpegang teguh pada prinsip agama dan 'kesucian' dirinya, lalu dia jatuh cinta pada orang biasa. Dia ingin jadi manusia biasa--tapi dia juga sadar, manusia pada umumnya penuh dosa. Kedua, ini lebih ke pernyataan retoris, atau hipokrit. Seseorang pengen jadi manusia yang utuh dan bebas dari dosa--bahkan melihat manusia yang lain sebagai pendosa, padahal tanpa sadar dirinya sendiri penuh dosa, terutama karena hasrat-hasrat yg jadi candu buat dia. Ya kira-kira begitulah, maaf kalo nggak nyambung, hoho. Terus berkarya dgn puisinya ya~ (aku suka style menulismu yang gak pake diksi2 ribet, tapi tetep bermakna dalam dan bikin penasaran)
|
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Original Fict/ Fiksi Orisinil · Next Topic » |
| Track Topic · E-mail Topic |
7:34 AM Jul 11
|
AFFILIATES







![]](http://z1.ifrm.com/static/1/pip_r.png)





7:34 AM Jul 11