Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Fate/Stay Night Fanfic "Angel's Rolling Game"
Topic Started: 24 Jun 2013, 08:28 PM (526 Views)
Gothicezpada
Member Avatar

Fate/Stay Night Fanfiction



Genre: Drama, action, supernatural, Fantasy



Rated: T










Mulai sekarang, pedangku akan selalu bersamamu, dan takdirmu akan selalu bersamaku

Sebuah lokasi di bukit, dengan pedang yang tak terhitung jumlahnya tertancap dengan lumuran darah merah pekat, serta para ksatria berbaju armor telah mengakhiri hidupnya demi sebuah otoritas dari masing-masing pihak. Tak ada lagi suara hiruk pikuk, lentingan pedang tajam ataupun derap langkah ksatria berkuda. Semuanya hening, hanya ada suara angin yang membiarkan bendera berkibar, menampar daun-daun dan membawa bau darah sebagai tanda semua sudah berakhir.



Langit senja yang menampakkan siluetnya menjadi saksi bisu. Semua nyawa telah pergi, dan hanya menyisakan satu orang seorang gadis yang mengenakan gaun biru bergaya abad pertengahan, tertutup armor. Rambut pirangnya terurai berantakan, wajah dan sebagian tubuhnya berlumuran darah. Dengan napas yang masih terengah-engah gadis itu masih memegang erat sebuah pedang yang menjadi tumpuannya, yang menancap pada tubuh seseorang di tanah yang tertutup baju armor. Namun orang itu telah mati, menyisakan sedikit momen pahit yang dirasakan gadis itu hingga dirinya tak sanggup lagi melihat sosok tubuh yang telah ia kalahkan dengan ayunan pedangnya.



Ekspresi wajah yang dingin itu memiliki sepasang bola mata hijau yang indah. Seutas pita berwarna biru mengikat erat pada untaian rambut emas, sungguh memesona. Tapi tidak bagi perempuan itu. Menatap mayat yang ada di hadapannya seolah menatap dirinya sendiri. Semburat luka seolah telah tertembus pada jiwanya. Harusnya dirinya mendapatkan rasa kemenangan ataupun suka cita. Namun yang didapat hanyalah sepotong besar penyesalan. Sebagian dirinya membuat pikirannya kacau.



“Mogred…” Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Detik berikutnya seluruh tubuhnya lemas dan jantungnya berdebar keras. Ia masih tak memercayai pada pandangan matanya. Ia masih butuh waktu untuk bisa membedakan imajinasinya dan kenyataan. Namun ini benar-benar nyata. Sesosok tubuh yang mirip dengan dirinya adalah saudaranya sendiri.





Fate/Stay Night

Angel’s Rolling Game!

Disclaimer by : Type-Moon

Author fanfic by: GothicEzpada

AWAL





Emiya Shirou membuka matanya. Ia tersadar telah tertidur di dalam gudang. Walaupun begitu, rasa malas untuk bangun mengalahkannya. Dengan berbaring terlentang di atas lantai yang hanya beralaskan selembar karpet tipis, matanya menerawang meyelami perasaan sepi dan kehilangan akan sesuatu. Ia sendiri tak bisa mengungkapkannya walaupun jiwanya sudah jelas-jelas gelisah.



Hanya satu tarikan napas untuk mengakhiri semuanya sejenak. Entah sudah berapa lama ia menjadi seperti itu; tidak bersemangat, tidak bergairah, tak ada yang bisa memicu adrenalinnya. Yang ada hanyalah…



Sepi.



“Emiya senpai.”



Shirou tersadar, “Sakura-chan?”



“Uhm… sarapan sudah siap. Jika senpai mau kita sarapan bersama-sama.” Matou Sakura berdiri di depan pintu gudang, menutupi hamper sebagian cahaya matahari yang menerobos masuk. Seperti biasa, ia selalu mengenakan celemek di balik seragam sekolahnya. Tercium aroma masakan Sakura membangunkan rasa lapar .



“Oh, ya. Tentu.” Shirou menjawab seraya bangkit berdiri, merenggangkan otot-ototnya sejenak. “Aku akan ke sana setelah membereskan segala sesuatu terlebih dahulu.”



Sakura mengangguk. Wajahnya yang manis dan lembut sedikit memerah. Ia paling senang melihat pujaan hantinya bisa tersenyum. “Baiklah. Aku akan menunggu.” Setelah itu Sakura beranjak pergi.



Shirou keluar dengan menyipitkan mata, berusaha beradaptasi dengan terangnya pagi dimusim semi. Kehangatan sinarnya membelai kulit dan udaranya terasa segar.



“Ini lebih baik daripada di dalam gudang yang gelap.”



Pemandangan hijau bisa terlihat. Rasanya nyaman bisa seharian bersantai di dalam rumah. Tapi tidak untuk hari ini, jam kuliah sudah menunggu.



Rumah yang Shirou tempati adalah rumah peninggalan ayah angkatnya, Emiya Kiritsugu. Rumah bergaya Jepang yang luas dengan banyaknya ruangan kosong menjadikannya terasa aneh bila ditempati oleh Shioru seorang diri. Biasanya ada Sakura dan Kak Fujii melewatkan waktu makan bersama ditemani dengan hidangan lezat buatan tangan Sakura sendiri.



Kemudian setelah kejadian “itu” suasana menjadi semakin ramai. Ada Tohsaka Rin, Ilyasviel, dan juga Saber. Jika mengingat kembali sejarah satu setengah tahun yang lalu, kejadian di mana ia pertama kali bertemu Saber. Shioru memanggilnya secara tak sengaja dan Saber muncul dari sebuah lingkaran sihar yang ada di dalam gudang, kemudian dimulailah takdir itu.



Holy Grail War



Sebuah cawan suci yang dapat memenuhi permintaan apapun bagi mereka yang memenangkan Holy Grail War.



Semuanya masih membekas dalam memorinya, seolah baru terjadi kemarin. Holy Grail yang menjadi legenda itu ternyata eksis dan telah jauh menarik dirinya ke dalam pertempuran maut.



Namun itu semua tinggal kenangan. Semuanya telah kembali normal. Tak adasuara ledakan, suara dentingan pedang, ataupun membuat strategi perang. Hanya ada kehidupan yang damai, menjalani rutinitas sehari-harinya yang entah kenapa terasa kurang tanpa seseorang.





Fate/Stay Night Fanfic





Tohsaka Rin menutup buku tua yang habis dibacanya. Sejak semalam ia tidak membiarkan dirinya tertidur hingga mempelajari lembar terakhir dari buku tebal yang berisi tentang segala ilmu sihir kuno. Seulas senyum licik menghiasi wajah cantiknya. Tak ada sedikitpun tanda kelelahan di wajahnya. Tak ada waktu untuk itu, ia memiliki segunung rencana yang bisa saja menjadi bencana jika dirinya salah perhitungan.



“Permainan yang sangat menarik.” Gumamnya. Kemuadian Rin mengeluarkan sepotong permata yang menjadi benda sihir ritual. Seraya menggenggam erat permata tersebut, Rin mengulurkan tangan kemudian memfokuskan diri.



“Aku menyatakan, tubuhmu adalah milikku; takdirku ada poadamu. Wahai para roh spiritual, dengarkanlah panggilanku…”



Mantra yang terucap membuat suatu formasi sihir, menyala berwarna merah terang. Rin menjatuhkan permatanya. Permata tersebut kemudian terurai menyebabkan sinar yang terpancar semakin terang.



“Servant; Saber, Archer, Lancer, Berserker, Rider, Assasin, Caster. Diantara kalian yang menginginkan permainan ini, tolong jawab aku.”



Cahaya semakin menyilaukan dan seperti sebuah ledakan yang kemudian lenyap tak membekas. Muncul sesosok tubuh tinggi tegap, berdiri di depan Rin yang terpaku takjub.



Sementara itu, di waktu yang sama…



Bola Kristal memberikan reasksi, memantulkan gambaran bagai layar monitor. Seorang wanita yang menutupi dirinya dengan jubah panjang tampak focus memerhatikan setiap gerakan yang diintainya.



“Muncul lagi satu pemain.” Gumamnya.



“Ini akan menjadi semakin merepotkan.” Kata salah seorang pria yang berada di belakangnya.



“Jadi, apa yang harus aku lakukan Master?” Tanya wanita itu tanpa menoleh.



“Sudah jelas kan? Bunuh dia.”





Bersambung ke capter 2…
Edited by Gothicezpada, 17 Aug 2013, 08:44 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
ZetaBoards gives you all the tools to create a successful discussion community.
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone