Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
  • Pages:
  • 1
Larangan Menulis Fanfiction oleh Pemilik Karya Asli
Topic Started: 18 Jun 2012, 06:07 PM (1,027 Views)
Oryn
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Sepertinya belum ada yang pernah membuat thread dengan tema ini, tapi bila ternyata sudah ada, harap moderator yang terhormat mengambil tindakan.

Oke. Fanfiction ternyata tidak selalu menjadi aktivitas "bawah tanah" fans suatu karya. Ada juga pemilik hak cipta (penulis, produser, dan sebagainya) karya asli yang mengetahui eksistensi fanfiction yang dibuat para fans dan sikap mereka beragam mengenainya, mulai dari yang cuek belaka, membiarkan, melarang, sampai berinisiatif melaporkan fans tak berdosa (cih) ke pihak berwenang dengan tuduhan melanggar hak cipta. Sekedar contoh, satu di antara penulis yang mengecam keberadaan fanfiction adalah George R.R. Martin, penulis saga A Song of Ice and Fire (lebih populer: Game of Thrones). Menurutnya, fanfiction adalah bentuk latihan yang buruk bagi penulis pemula. Nah, pertanyaan saya, seandainya pemilik karya asli yang kalian sukai melarang kalian menulis fanfiction yang didasari karya itu, apa kalian akan mematuhi larangannya ataukah terus maju jalan menulis fanfiction? Mengapa?
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Michelle Aoki
Member Avatar
because I love sunflower
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
uhuks, tret ini membuat saya galau T_T

Awalnya, karena saya anak yang baik, tidak sombong dan rajin menabung, saya berpikir buat nurut sama apa kata penulis asli. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, kenapa imajinasi saya harus dibatasi? >> pemikiran egois

Trus kalo penulis utama melarang fansnya untuk membuat fanfiction, kan nggak mungkin beliau melarang satu-satu? Duh, mas, mbak, itulah resikonya jika Anda terkenal, punya banyak fans di seluruh dunia. Apalagi banyak banget situs fanfiksi yang ada di internet, kayak FFn ini. Belum termasuk blog pribadi yang mungkin memuat RPF, songfic, rate MA, dan segala macam fic yang nggak mungkin diizinkan di FFn (/\)

Saya akan tetap menulis, tidak ada siapapun yang bisa melarang saya, meskipun pengarang asli itu sndiri. Meskipun saya juga bisa bikin orific, tapi entah mengapa, ada suatu kesenangan sendiri saat mengetik fanfiksi. Lagipula, bukankah saya sudah menulis disclaimer dan saya menulis itu bukan untuk kepentingan komersil? Buat apa ada yang namanya penuntutan karena melanggar hak cipta? o_O
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
ichi
Member Avatar
honored maiden
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
saya tetep nulis fanfiksi meski pemilik karya asli melarang :p /rulebreakersejati

karena saya orangnya kalo dilarang tambah jadi =)) /alasanmacamapaituhei terus alasannya si pemilik karya asli melarang kenapa? takut hak ciptanya direbut? kalo takut karya aslinya direbut, ngga usah takut, toh banyak orang juga yang tau kalo ide aslinya punya dia :p lagian banyak juga tempat buat nulis fanfiksi. di dunia maya situsnya udah banyak banget, penulis fanfiksi yang karyanya buat disimpen doang di lappie juga ada. masa mau ngerazia satu-satu? =A="

lagipula saya menulis fanfiksi lebih untuk kepuasan pribadi, bukan komersil. saya juga mencantumkan disclaimer sebagai pernyataan bahwa saya tidak memiliki hak cipta atas animanga/buku/film/apalah tersebut. jadi kenapa harus dilarang kan? :p
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Koryuusei
Member Avatar
Calm the lost souls of darkness, and guide them to heaven! Moon Shadow Magatama!
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Hmm... ternyata tret ini begitu mendalam, ya. :nods:

Menurutku, ada sisi yang benar dari perkataan George R.R. Martin, karena ada juga beberapa Fanfic yang begitu menyampah level keterlaluan, sampai ada yang melanggar peraturan FFnet. Meski begitu, ada juga, koq, Fanfic yang brilian, seperti Imperfect Metamorphosis oleh Takerfoxx *maaf mendadak promosi*. Poinnya, sih, tergantung yang menulisnya.

Kalau semisalnya pemilik karya yang kusukai melarang untuk menulis Fanfiction, aku mungkin bakal beralih ke Doujin Manga ataupun Fangame (meskipun itu lebih sulit dari menulis Fanfic), yang penting aspirasiku sebagai fan terpenuhi. Lebih baik menurut, kan, daripada harus kena masalah? =_=
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Giselle Gionne
Member Avatar
"I lost all my men because of her!"
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Saya akan berhenti. Saya akan menghormati yang bersangkutan, karena saya yakin FFn tidak akan mau bercapek2 ria dengan menanyai satu per satu 'pemilik' fandom dan meminta kewenangan dari mereka.

Lagipula, seandainya saja suatu hari nanti saya menjadi salah satu dari 'pemilik' fandom tersebut dan saya tidak suka, tentunya saya juga akan meminta hak dan tuntutan.

Mungkin akan hengkang, jika seandainya yang bersangkutan minta hak kepemilikannya di klaim agar fandomnya hilang. Toh, saya bisa menulis di bidang yang lain, bukan? :D

Menurut saya sih, kalo ternyata FFn memang tidak meminta hak ijin kepada masing2 'pemilik' fandom yang sudah beredar luas, tentunya itu kesalahan FFn juga. Jadi saya sih adem ayem aja, meskipun mungkin awalnya agak kecewa. Tokoh yang sudah susah2 mereka bikin malah kita 'acak2', mungkin sebal juga mereka. XD
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Haruki_Irish!
abed abed abed
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Saya baru aja mau nulis George RR Martin ngelarang nulis fanfic...yang membuat saya jadi gak tega untuk nulis fanfic ASOIAF. Oh well, darling...
(Yah, meski seinget saya Anne Rice-nya Interview With Vampire juga gak setuju sih :-? Terus ada lagi, tapi saya lupa siapa ajaaaaa orz =)) )

.

.

Saya pribadi sih, kayaknya bakalan gak nulis di fandom itu. Yah, anggap aja ngehormatin yang punya fandom. Meski ya itu--ndaaak nahaaaan :|| #blah.
Toh masih ada cara lain sih untuk fan-work kan. Fanmixlah, meta essay, apaanlah :-? Yaah, ketimbang kena masalah. Soalnya memang tetep aja yang buat aslinya punya hak untuk menuntut, kan? Just my two cents, anyway.

tapi saya pernah pake fandomnya dong pas drabble berantai, pas belum tahu gak boleh. /buangmuka/ /heh/
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Oryn
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Wah, jadi seru juga ini tanggapannya.

Ada beberapa isu yang mencuat mengenai persoalan ini, yang pertama adalah seberapa jauh seorang pemilik karya benar-benar mempunyai kuasa atas karyanya yang telah dimunculkan di ruang publik? Baiklah, jika karya seseorang dipakai oleh orang lain untuk tujuan komersial tanpa izin, tentu si pemilik berhak protes sampai menuntut. Namun, bila karya itu dipakai semata untuk tujuan kesenangan tanpa cari untung, apa itu mau dilarang pula? Toh, tidak ada yang benar-benar asli murni di bawah matahari, dalam artian setiap karya buatan manusia niscaya mengandung elemen karya bikinan orang lain, baik diakui atau tidak, disengaja atau tidak. Dengan kata lain, seberapa "porsi" kepemilikan si pencipta karya dibanding masyarakat yang menikmati karyanya? Yang terakhir disebut itu kan bisa saja menulis fanfiction karena merasa dirinya adalah bagian dari suatu karya, bagian dari orang-orang yang mencintai karya itu dan karenanya yakin bahwa ia boleh "mengembangkan" karya tersebut.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
jendaiyu
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Hm. thread yang menarik.


Kalo saya sih bakal menghormati keputusan author originalnya dengan tidak mempublikasikan fanfiksi buatan saya. Tapi cuma sampe disitu aja. Karena ada kalanya saya pingin menuangkan imajinasi saya yang muncul karena emosi (karena suka) pasti saya tulis, tapi nggak di publis secara umum/terbuka. Paling saya kasih unjuk temen saya doang satu. yah minta pendapatlah.

Nggak bakal ada yang pingin tau sih atau mungkin ini udah out of topic, tapi kalo saya pribadi, misalkan jadi author terkenal gitu dan punya fandom, saya bakal seneng banget dan baca fanfiksi-fanfiksi, fanart dsb. Saya pingin liat sejauh mana sih pembaca suka, mengerti, mendalami karya saya.
Edited by jendaiyu, 19 Jun 2012, 02:52 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Sanich Iyonni
Member Avatar


Kalo Games of Throne mah tanpa di-fanfic-in karya aslinya udah keren sangat! Saya pribadi gak akan tega bikin fanfic untuk cerita-cerita yang feel-nya udah sekuat itu, soalnya saya memuja canon-nya abis-abisan. Standar untuk fanfic yang gak akan merusak cerita sekeren itu bakal tinggi banget!
.
Anyway saya biasanya cuma nulis fanfic kalo fandomnya ada di FFN dan ada fanficnya. Fandom ada berarti ceritanya boleh di-fanfic-in kan? Karena FFN gak bakal memuat fandom yang gak diizinkan ada fanficnya oleh penulis aslinya.
Dan setahu saya, kebanyakan kreator yang melarang fanfic adalah penulis buku (novel). Saya jarang pengin nulis fanfic berdasarkan novel karena saya biasanya memuja canon-nya. Makanya butuh keberanian besar waktu saya mau nulis fic Harpot, Darren Shan, dan Demonata.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Moonlight M3lody
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Quote:
 
Hm. thread yang menarik.


Kalo saya sih bakal menghormati keputusan author originalnya dengan tidak mempublikasikan fanfiksi buatan saya. Tapi cuma sampe disitu aja. Karena ada kalanya saya pingin menuangkan imajinasi saya yang muncul karena emosi (karena suka) pasti saya tulis, tapi nggak di publis secara umum/terbuka. Paling saya kasih unjuk temen saya doang satu. yah minta pendapatlah.

Nggak bakal ada yang pingin tau sih atau mungkin ini udah out of topic, tapi kalo saya pribadi, misalkan jadi author terkenal gitu dan punya fandom, saya bakal seneng banget dan baca fanfiksi-fanfiksi, fanart dsb. Saya pingin liat sejauh mana sih pembaca suka, mengerti, mendalami karya saya.


Seconded. Paling-paling enggak di buku tulis yang bertebaran di lemari saya atau ngelamunin di pikiran orz.
Ada atau tidak fandomnya di FFn tidak menghalangi kita menulis buat konsumsi pribadi,kan?
Dulunya saya mungkin tipe 'pemberontak', tapi setelah baca banyak artikel tulisan para penulis karya asli itu... mulai mikir juga, mungkin kalau suatu saat kita punya fandom, apa kita rela karakter dan dunia yang udah kita buat sepenuh hati jadi korban junkfic?--> Kualitas fanfic makin menurun seiring besarnya fandom, kayaknya.

Di sisi lain, seperti quote dari jen dai diatas: saya pengen tau juga apa yang mereka tulis tentang karya kita, walaupun bakal langsung menghindari junkfic, dan (no offense) slash/femslash,lemon, etc demi menjaga image karya itu di pikiran saya.
Mungkin kalau ada yang jadi author dengan fandom luas suatu hari nanti, bisa memilih fanfic-fanfic yang anda rasa keren, sesuai dengan karya anda, etc(baca:berkualitas) untuk dibukukan? Semacam official approval dan mendorong tumbuhnya fic yang lebih baik di fandom anda.
Oke, itu OOT.

Saya lupa siapa, ada yang pernah menyebutkan, setelah seorang pencipta merilis karyanya ke publik, secara nggak langsung dunia dan karakter ciptaannya telah menjadi ranah publik. Karena itu seberapapun kita suka pada satu tokoh yang kita buat, misalnya, pasti ada orang yang tidak suka, dan sebaliknya. Begitupun dengan alur dan penokohan yang kita tetapkan, pasti ada saja yang menginterpretasikan secara lain. Mereka mencintai dunia kita walau dari sudut pandang berbeda. Dari sinilah akar fanfic/fanart/fangame/fanproduct lainnya.

Sebenarnya bagi saya pribadi itu semua tidak masalah, asalkan satu: kualitas. Menulis fanfic di sebuah fandom berarti kita suka fandom itu kan? Berarti harus tanggung jawab membuat karya yang bagus. Junkfic dan OOCness adalah salah satu alasan penulis asli gak suka fanfic,kan?

BTW, saya juga menghindari menulis di beberapa fandom yang saya anggap 'sakral', biasanya karena nostalgia tertentu :music:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Neng Tya
Member Avatar
daisuki, Shan-ju!
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Pendapat saya juga nggak terlalu jauh dengan member-member lain yang udah memberi komentar.
.
Mungkin para pemilik karya asli melarang karyanya "di-fanfic-kan" karena takut image karyanya hilang begitu saja akbat fanfic yang kesannya seperti orific/junfic. Dan saya harus menghormati kemauan mereka.

Pendapat saya segitu dulu, deh! Toh yang lain udah berpendapat.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
mysticahime
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
....tetep nulis sih, tapi ga akan saya post di internet. cukup jadi konsumsi temen-temen ato diri sendiri TToTT
tapi sayang banget kalo misalnya ada larangan dari pencipta aslinya, soalnya pencipta asli ga bakal tau sebagaimana karyanya membuat imajinasi orang melayang-layang, terus dia juga ga bakal tau kalo ada beberapa bagian di karya aslinya yang bikin orang gregetan dan pengen mendalami versi lainnya ._______.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Sky
Member Avatar
Free to unleash what I have in mind, is what I call as freedom
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Kalau memang penulis aslinya itu melarang, saya akan menghormatinya dan nggak akan menulis di fandom itu, apalagi kalau karya aslinya memang udah keren seperti yang dikatain di atas. Rasanya tuh nggak tega buat menggubahnya sesuai imajinasi kita.
Mungkin kalaupun nulis yang dilarang ama pemilik aslinya, kelihatannya nggak akan saya publish, cuma disimpen aja di leppy buat konsumsi saya sendiri. Soalnya itu penulis aslinya berhak melarang maupun nggak, kita yang sebagai fans itu harusnya menghormati permintaan mereka
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Zang
Member Avatar
Intermediate Member
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Seandainya penulis aslinya melarang, saya tidak akan mengabaikan warning-nya. Itu hak penulis asli.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
mizuraina
Member Avatar
it's always been you
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Em, berhubung saya anak baik dan penurut jadi saya sih masih tetap lanjut mau nulis. Meskipun dilarang. Toh saya gak dapat komersil dari siapa-siapa. Imajinasi saya juga bisa tersalurkan. < anak egois
Tapi saya gak bakal publish di internet. Cukup ditulis di buku atau diketik dan disimpan di leppie sendiri. Dari situ saya bisa mengenang 'oh, dulu saya suka banget sama film/anime/manga/drama itu sampai2 bikin ff-nya' atau 'pemain2nya ini toh' dan lainnya.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
Go to Next Page
« Previous Topic · Fanfiction Free Discuss · Next Topic »
Add Reply
  • Pages:
  • 1


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone