Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Saya Cermin; Angst. T/PG
Topic Started: 18 Jun 2012, 01:05 PM (729 Views)
Little Hyuu-su
Member Avatar

Senpai, salam kenal. :happywaves:

Setelah nuntasin baca orific ini, hal yang terlintas pertama kali di pikiran saya, adalah : ni cermin kok cerewet banget, oke ini gak penting.. Jadi, saya berpikir, mungkin sifat si cermin yang cerewet adalah pengaruh lingkungan tempat dimana dia digantung (?). My, saya masih bingung ngebayangin bagaimana wastafel bisa merayu plus bertindak asusila, dan keran punya omongan pedas dan sikap nggak senonoh sama cermin (saya melototi wastafel dan keran di kost saya, tapi tetep nggak nemuin jawaban. *sigh*)

Ne, saya jatuh cinta sama diksi dan pemikiran yang anda salurkan di orific ini. Terutama bagian...
Quote:
 

Yah, nyatanya darah yang keluar hanya dari belahan bibirnya. Saya juga tidak sampai retak, untungnya. Yang menyebalkan, saya pun tak tahu anak itu kenapa (minimal kalau saya harus pecah, saya ingin tahu alasannya). Tapi anak itu tidak pernah cerita apa-apa. Ia hanya diam untuk beberapa saat, menunduk lebih dalam sehingga saya tersenderi rimbun coklat berantakannya dan tak bisa melihat wajahnya, kemudian...

...anak itu angkat kepala, menjauh.

Tersenyum ceria.

Seakan kejadian barusan tidak pernah ada.

Manusia memang pintar berakting dengan perasaannya. Keep writing!
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Original Fict/ Fiksi Orisinil · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone