Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 4
Referensi; Niat nggak nyari referensi untuk fanfic?
Topic Started: 16 Oct 2011, 07:45 AM (2,185 Views)
mizuraina
Member Avatar
it's always been you
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Menurut saya pentiiingg...
Apalagi kalo setting-nya di negara antah berantah ehm, di negeri lain. Kan biar pembaca seakan-akan merasakan suasana di sana. Nambah pengetahuan juga.
Kalo saya nyari referensi itu nanya ke mbah google. Soalnya nanya ke temen banyak yg nggak tahu. Apalagi kalo nyangkut negeri lain. Negri sendiri aja banyak yang gak tahu.
Tapi kalo nyari referensi di inet saya malah asyik sendiri. Nyari infonya terlalu jauuh. Ngelebar ke mana-mana dan akhirnya ff-nya terlantarkan. XD
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Raiha Laf Qyaza
Member Avatar
Victory
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Referensi... Biasanya nyari referensi sekedar buat nama OC aja (lah?). Um... kalo menurut aku, referensi lumayan berperan penting soalnya kalo gak tau gimana cerita itu sebenernya kan repot, nanti yang ada OOT dan di flame banyak orang T-T.

Sebenernya emang bikin males, kadang-kadang emang pengennya langsung tancap gas aja, tapi rasanya jadi gimanaaa gitu, gak nyaman, hehe... Lagian kalo referensi juga kadang-kadang menyegarkan soalnya apa yang kita pernah tahu dan kita lupa, jadi kita inget lagi ^^
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Heixarn Mizu
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Saya paling aktif nulis di fandom Dynasty Warriors yang dasarnya diambil dari sejarah era Tiga Kerajaan. Otomatis biar lebih greget alur sejarahnya ga ngaco saya pasti bakal ngulang main gamenya, atau kadang sebagai referensi tambahan nyari trivia-trivia Romance of The Three Kingdoms-nya di internet.

Tapi kalo keasyikan nyari referensi biasanya fic saya malah ga selesai-selesai ._.v
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Kamen Rider Official Fanboy
Member Avatar
"I love everything that contain dark."
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Sebenernya kalau nyari referensi menurut Rayhan itu bukan hal yang wajib. Kalau nyari referensi, sih, kadang niat kadang nggak niat. :P Dan biasanya Rayhan nyari referensi yang sesuai ama mood Rayhan saat itu. :excited: Dengan browsing di internet pake mbah Google. Menurut Rayhan, referensi itu penting tapi nggak penting banget alias sunnah hukumnya ^_^
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
keumcchi
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Sebenernya pengen jawab "nggak penting", tapi tanpa kusadari aku udah otomatis nyari referensi tiap mau nulis sesuatu. Apalagi kalau request teman di fandom jajahan berbeda, tab browser langsung penuh sama wiki karakternya. Hal sesederhana apa pun bakal aku cari sih referensinya.

Pernah bikin fic tentang ayah-anak yang makan ramen kemahalan -> aku browsing harga ramen di jepang.
Pernah juga bikin pembeli x kasir minimarket yang selalu ngingetin kantung plastik tidak gratis lagi -> aku browsing tanggal keputusan kebijakan itu dan gimana cara kasir itu 'mengingatkan'. :waves2:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
revabhipraya
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Kalau referensi, sebenernya tergantung kebutuhan kita akan fanfiksi itu sendiri. Kalau memang fanfiksinya cuma fanfiksi ringan dengan konflik yang juga ringan, biasanya aku nggak mencari referensi. Tapi kalau sejak awal aku emang udah berniat untuk bikin fanfiksi yang "mendidik", maka dari awal juga aku akan cari referensinya.

Beberapa fanfiksiku yang aku buat dengan mencari referensi:
  • Balada Mulan, aku nyari manuskrip tentang Mulan itu ditemukan di tahun berapa aja, dinasti apa, dan dalam bentuk apa kisahnya diceritakan. Setelah itu, aku "transformasi" abad ke dalam bentuk "peti".
  • Qilin yang Diperebutkan, aku nyari tahu soal Kirin, hewan mitos Jepang, yang ternyata hewan mitos negara lain juga, lalu aku buat seolah-olah mereka "berebut" hewan mitos ini.
  • Teratai Merah Fagertärn, aku baca cerita tentang mitos aslinya lalu menuliskannya dalam bentuk sudut pandang orang ketiga.
  • Canadactuary, sebenarnya untuk yang satu ini aku bukan nyari referensi melainkan referensinya udah ada di dalam kepalaku. Aku belajar ini di kuliah, dan efek mabok (saat mabok aku nulis cerita), jadilah aku menuliskan kemabokan(?)ku ke dalam fanfiksi.
  • Gerakan Bahasa Bangladesh, mungkin ini adalah fanfiksi terserius yang pernah aku buat. Aku bener-bener baca detail, satu demi satu, sejarah penentuan bahasa resmi di Pakistan sampai Bangladesh memisahkan diri dari Pakistan. Bahkan saking bangga(?)nya sama usahaku sendiri, aku cetak fanfiksi ini dan kupajang di mading kampus. Haha.
  • Lyme, fanfiksi ini juga salah satu efek mabok kuliah. Ceritanya adalah aku harus nyari jurnal tentang penyakit, lalu nemu info mengenai salah satu penyakit, dan aku jadikan fanfiksi aja daripada infonya hanya beredar di otakku.
  • Imatinib, lagi, ini juga adalah fanfiksi efek mabok. Terlalu banyak baca jurnal tentang pengobatan kanker sampai akhirnya terbitlah(?) fanfiksi ini.
  • Esai Ramuan, aku mencari informasi mengenai ramuan yang nggak familier itu dengan detail di wikianya, mulai dari penjelasan umum sampai cara membuat, cuma cara membuatnya gak kucantumkan. Padahal intinya aku cuma mau nulis Harmony. /nak

Jadi menurutku mencari referensi itu, sekali lagi, tergantung kebutuhan. Lebih baik memang jika kita menggunakan banyak referensi demi keriilan fanfiksi kita, cuma fanfiksi gak menuntut kita secara mutlak untuk bereferensi ria.

Tapi harus kutegaskan, nyari referensi itu asyik! XD
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Create your own social network with a free forum.
Learn More · Sign-up Now
« Previous Topic · Fanfiction Free Discuss · Next Topic »
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 4


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone