Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 6
POV (Point Of View); bingung soal keberagaman POV
Topic Started: 7 Jan 2010, 09:43 PM (6,719 Views)
Sanich Iyonni
Member Avatar


[numpang lewat]

Kalo di Infantrum, pemrakarsa 2nd person's POV itu teacupz-san. Dulu pernah ada challenge kayak gitu dan dari sanalah saya (dan mungkin member yang lain) mengenal 2nd person's POV. :D (tapi dulu sylvirin blm jadi member deh kayaknya)

.

Btw, 3rd person's POV juga bisa dikombinasikan dengan 1st person's POV lho. :D Pernah lihat yang kayak gitu? Novelnya Ilana Tan banyak memakai gaya seperti itu. :) Jadi... nama tokohnya tetap A dan B, bukan pake "aku" atau "saya" atau "gue" atau kata ganti orang pertama yang lain, tapi diceritakan dua arah dalam dua sudut pandang yang berbeda (satu sudut pandang A, satunya lagi sudut pandang B ) setelah pergantian babak (alias setelah tanda pemisah ***).

Bahasanya muter-muter yah. ~_~;;

Intinya sih itu penceritaan adegan dari dua sudut pandang tokoh yang terlibat di dalamnya, cuma tetep pake sudut pandang orang ketiga.

Maaf gak bisa ngasih contoh. Tapi menurut saya gaya POV yang itu unik lho. :3
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
sanna-chwan
Member Avatar
looking at the sky blue eyes
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Kok bingung sih?
3rd POV itu Author bertindak sebagai 'Tuhan' yg menguasai 'takdir' dalam cerita, ia menguasai dan menggerakkan seluruh karakter, pikiran dan apa yg ada di benak mereka semua.
1st POV itu Author bertindak sbg karakter yg bersangkutan dimana tentu ada pikiran-pikiran dan kejadian-kejadian terbatas yg tidak karakter tsb ketahui jika ia tidak berperan di dalamnya.

1st POV ga harus pendalaman tokoh kok. Aku pake 1st POV justru untuk menceritakan orang lain dari sudut pandang setahu dia aza, bukan crita tentang karakter yg aku jadikan 1st POV itu.
Dan ingat, 1st POV harus memiliki kekhasan karakter tsb. Cara dan pola pikir setiap orang itu berbeda.
Edited by sanna-chwan, 28 Jan 2012, 01:10 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
sylviolin
Member Avatar
good bye.
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
sanicchi (1)
 
Kalo di Infantrum, pemrakarsa 2nd person's POV itu teacupz-san. Dulu pernah ada challenge kayak gitu dan dari sanalah saya (dan mungkin member yang lain) mengenal 2nd person's POV. :D (tapi dulu sylvirin blm jadi member deh kayaknya)
hoooo? iya kayanya waktu itu aku belum ada deh .___. jadi itu challengenya bikin 2nd pov? ntar deh aku coba liat di finished challenge :'9

sanicchi (2)
 
Intinya sih itu penceritaan adegan dari dua sudut pandang tokoh yang terlibat di dalamnya, cuma tetep pake sudut pandang orang ketiga.
aku tauuu!! jadi kayak misalnya, novelnya itu kisah cinta poring dan poporing. jadi kayak gini kan:
bab 1: poring sangat menyayangi poporing. ia berniat mengajak poporing jalan jalan. malam ini, ia menelepon poporing.
bab 2: poporing sangat senang ditelepon poring! poring! iya poring yang udah lama disukainya! tentu saja poporing menyukainya!! :'D
bab 3: poring terkejut karena poporing menyetujui ajakan jalan jalannya.

dan blablabla syalala and so on and so forth.

bener ga? cmiiw :'D

eleamaya-san (1)
 
Kok bingung sih?
3rd POV itu Author bertindak sebagai 'Tuhan' yg menguasai 'takdir' dalam cerita, ia menguasai dan menggerakkan seluruh karakter, pikiran dan apa yg ada di benak mereka semua.
lhaaaaa siapa yang bingung? :'| < dia jadi bingung sekarang karena ngerasa nggak ada yang bingung /jder
saya boleh komen? um, kalo kata saya, 3rd pov nggak selalu author bertindak sebagai Tuhan kok. ada 2 macam 3rd pov, yaitu:
1) 3rd pov yang murni 3rd,
2) 3rd pov serba tahu.
ini pelajaran b.indo smp kayaknya deh ._.b

jadi kalo 3rd pov yang murni 3rd, itu bener bener mendeskripsikan dari pov si orang itu, sebut aja A. misalnya:
A melihat orang itu. A terkejut, dari mana orang itu sampai basah kuyup?

sedangkaaaaaaaaaaan kalo 3rd yang serba tahu (atau yang anda bilang authornya sbg Tuhan :'D) itu kaya gini:
A melihat orang itu. A terkejut, ia basah kuyup. memang sih, tadi saat ia baru pulang dari pasar, ia kehujanan. ia tidak membawa payung sama sekali. beginilah akibatnya, ia basah kuyup dan ketauan oleh A abis ujan ujanan--walaupun A nggak tau kenapa ia ujan ujanan.

cukup jelas contoh saya? :'|
beda kan? kalo contoh pertama, A nggak tau kenapa atau darimana sampe "ia" ujan ujanan, kalo contoh 2 A nggak tau tapi reader tau.

eleamaya-san (2)
 
1st POV ga harus pendalaman tokoh kok. Aku pake 1st POV justru untuk menceritakan orang lain dari sudut pandang setahu dia aza, bukan crita tentang karakter yg aku jadikan 1st POV itu.
hooo... berarti definisi pendalaman saya dan anda beda ya :'D
kalo saya berpendapat sih 1st emang buat pendalaman. entah buat pendalaman isi hati tokoh, atau buat pendalaman isi hati tokoh tentang pandangannya ke orang lain (atau yang anda bilang menceritakan orang lain dari pov dia; itu saya anggap pendalaman juga), atau mungkin pendalaman tentang situasi dan kondisi yang mendukung sesuatu yang dia lakukan. bukankah sesuatu yang berkaitan dengan tokoh itu, apapun itu, akan disebut pendalaman tokoh? :9

yah gitu sih pendapat saya. cmiiw ajaaa :')

.
.

aku jadi kangen buat fic pake non-2nd pov :''') /random
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Deleted User
Deleted User

Sebenarnya ada POV yang berbeda dengan yg keempat dalam dunia fiksi. Hanya dia lebih cenderung seperti POV orang pertama. Sangat jarang digunakan dalam dunia fiksi karena sang penulis/author harus kuat untuk karakterisasinya sera interaksi antara karakter berjalan selaras (semakin tidak OOC suatu/beberapa karakter semakin baik). Kurasa fanfiksi indonesia mayoritas blm pernah pakai, tapi nga heran juga sih... berhubung dalam bahasa inggris sangat langka.

Berhubung Sanich bilang 2nd POV dulu diperkenalkan lewat challenge saya jadi gatal pingin jadiin challenge...

Lagi pula kulihat challengenya juga blm ada... :writes:

Cari-cari infonya lagi deh supaya lebih tau. :P Siapa tau jadi, hehehehe... #bikinpenasaran #diamuk massa X_X

Quote Post Goto Top
 
Neoratu
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
sanna-chwan
28 Jan 2012, 01:04 PM
Kok bingung sih?
3rd POV itu Author bertindak sebagai 'Tuhan' yg menguasai 'takdir' dalam cerita, ia menguasai dan menggerakkan seluruh karakter, pikiran dan apa yg ada di benak mereka semua.
1st POV itu Author bertindak sbg karakter yg bersangkutan dimana tentu ada pikiran-pikiran dan kejadian-kejadian terbatas yg tidak karakter tsb ketahui jika ia tidak berperan di dalamnya.

1st POV ga harus pendalaman tokoh kok. Aku pake 1st POV justru untuk menceritakan orang lain dari sudut pandang setahu dia aza, bukan crita tentang karakter yg aku jadikan 1st POV itu.
Dan ingat, 1st POV harus memiliki kekhasan karakter tsb. Cara dan pola pikir setiap orang itu berbeda.


Lho? Err... maaf saya malah bingung baca kata2 'Kok bingung sih'?.
Hehe... Kan makanya ada thread diskusi gini supaya bisa saling bagi-bagi ilmu... ya ga? Lagipula kalopun di sini ada yang masih bingung, ya gapapa kan, banyak pula yang mau bantuin... klo menurut saya sih sedikit bingung soal PoV itu wajar, karena PoV itu walopun ada pembagian 'resmi'nya, pada pengaplikasiannya banyak yang di mix dengan kreativitas penulis (menciptakan gaya baru), sehingga kadang sulit untuk dipisah-pisahkan termasuk dalam kategori mana :)

Sekalian mau memperjelas soal jenis-jenis PoV.... Beberapa jenis PoV resmi adalah:
- Objective Point of View
- Third Person Point of View
- First Person Point of View
- Second Person Point of View.

Terus seperti kata sylviolin, Third Person Point of View dibagi lagi menjadi:
- Omniscient Point of view
- Limited Omniscient Point of View

Saya lihat di sini yang belum pernah dibahas itu yang pertama ya (apa mata saya yang kelewat saking banyaknya pos xD). Saya pribadi cenderung lebih suka membaca tipe yang pertama ini, Objective Point of View. Di sini author menceritakan segalanya dari gerak-gerik dan dialog, tanpa mendeskripsikan apa yang dirasakan/dipikirkan para karakter. Beda dengan 3rd person PoV di mana author dianggap 'God', di Objective PoV peran author adalah 'observer'. Kesan yang ditimbulkan oleh PoV ini adalah 'distant/jauh', sehingga pembaca akan merasa seperti menonton film (klo di film kan umumnya kita mengetahui perasaan dan pikiran tokoh dengan cara membaca 'gerak-gerik', 'ekspresi', dan 'dialog' mereka kan).

Personally, saya merasa PoV jenis ini lebih 'thought provoking', 'mind arousing'. Soalnya pembaca harus pintar-pintar membaca hal-hal yang tersirat... atau istilahnya 'reading between the lines', secara si author nggak menuliskan semuanya dengan gamblang. Sedang menjadi author yang menulis dengan PoV ini juga harus pintar-pintar menempatkan konsep 'some things are better left unsaid' (bagi sang tokoh) atau 'unwritten' (bagi si author) dengan tepat, dan juga memberikan hints yang cukup (tanpa menuturkan atau membuka terlalu jauh) supaya pembaca tetap mengerti apa yang terjadi.

Memang masih jarang ada fanfic yang pakai PoV ini, walopun saya pernah baca beberapa yang keren banget.

Lalu kreativitas penulis juga sangat berperan dalam pengaplikasian PoV. Misalnya First Person PoV yang pada pengaplikasiannya bisa menjadi jenis monolog atau campuran monolog dengan gesture/dialog. Sometimes bisa juga dicampur dengan Objective PoV, jadi walaupun dari 1st person PoV, readers tetep ga tau apa yang dipikirkan atau dirasakan si tokoh... kita lebih melihat dari 'apa yang dilakukan' si tokoh dan diharapkan untuk menebak apa yang dirasakan si tokoh 'aku' dari apa yang dilakukan/diucapkannya. Kadang poV ini dianggap murni 'objective' tapi tetap menggunakan 'aku'.

Ada juga 2nd person poV yang seringkali di mix dengan 3rd/1st person poV (dengan tetap menggunakan you/kamu/kau). Tapi saya rasa di halaman depan-depan hal ini sudah dibahas panjang lebar ;)



Edited by Neoratu, 29 Jan 2012, 02:48 AM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Enjoy forums? Start your own community for free.
Learn More · Register for Free
« Previous Topic · Fanfiction...? · Next Topic »
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 6


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone