

| Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA). Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda. Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval. Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini. Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum. Enjoy~!! ![]() |
| Remembering; [Original FF] | |
|---|---|
| Tweet Topic Started: 13 Jul 2011, 12:33 AM (504 Views) | |
| dhezshou | 13 Jul 2011, 12:33 AM Post #1 |
![]()
Newbie
![]() ![]() ![]()
|
Details ... Namanya Svarte. Beruang dekil itu setia menemani pemiliknya selama belasan tahun. Svarte tak bisa bicara, namun ia selalu menjadi pendengar yang baik. Svarte tak bisa bergerak, namun ia selalu menjadi rekan sepermainan yang menyenangkan. Svarte hanyalah benda mati, namun ia begitu disayangi layaknya seorang teman manusia yang begitu berharga. Ia boneka, dan tidak akan pernah hidup. Apapun akan dilakukannya demi melihat pemiliknya selalu tersenyum. ... Namanya Sverre. Pemuda jangkung dengan wajah tampan dan sepasang mata emerald tajam. Tidak mengingat sedikitpun mengenai masa lalunya. Nyaris tidak pernah tersenyum. Baginya, tidak ada yang lebih penting selain sahabatnya. Baginya, keberadaan keluarganya tidaklah penting selama gadis itu masih ada. Baginya, tidak ada lagi yang harus dilakukan selain melindungi Agatha. Tapi ia tahu tak bisa selamanya berada di sisi gadis itu. ... Namanya Wet. Gadis muda Gryffindor dengan komplotan sejatinya, Arya Singh. Ceria, apa adanya, sifat bertolak-belakang 180 derajat dari orang normal. Teman wanita pertama di Hogwarts. Orang pertama yang memuji Heterokromatis. Orang pertama yang tak takut akan penampilan serba hitam. Orang pertama yang memanggil nama depannya : Ylva. Baginya, Ylva tetap seorang teman. Tidak ada keakraban diantara mereka bukan berarti semuanya terlupakan begitu saja. ... Namanya Artois. Pemuda Ravenclaw dengan sederet prestasi memukau. Pujaan dan panutan para juniornya. Baginya, 'kamomil' adalah segalanya. Ia jatuh cinta. Baginya, gadis itu adalah belahan jiwanya. Ia sanggup berkorban untuknya. Baginya, Salisverre Gilchrist adalah pengganggu besar. Ia membencinya. Sampai kapan pun Artois tidak akan menjadi sosok yang lebih besar bagi 'kamomil', namun pada kenyataannya, ia salah besar. Ia meninggalkan 'kamomil' bukan tanpa alasan. ... Namanya Ylva Marghrethe Agatheness. Seorang gadis muda berperawakan mungil yang kini terbaring tak berdaya di atas ranjangnya. Masker oksigen dan infus telah menjadi bagian dari kesehariannya selama tiga bulan belakangan, dan ia tidak menyukainya. Svarte tetap setia menemaninya. Ylva tidak peduli betapa dianggap kekanakan dirinya di usianya yang hampir dewasa masih bergantung pada boneka, karena Svarte adalah pengganti orang tuanya. Svarte adalah obat kesepiannya. Seharusnya ada Sverre disini. Namun, Ylva tidak mengabari sahabatnya sedikitpun mengenai rawat-inap ini meskipun Clarissa, wanita yang selama ini bertanggung jawab mengurusnya, bersikeras memaksanya. Ylva tahu Sverre begitu nyaman di Hogwarts sekarang dengan statusnya di Tim Quidditch Slytherin. Ylva tahu Sverre sekarang memiliki banyak teman. Ia tahu Sverre perlahan akan meninggalkannya. Ylva tahu Sverre nyaris tak pernah kembali ke Begavet Barn sejak tiga tahun lalu. Sverre tak lagi membutuhkannya karena itulah Ylva tidak ingin mengusiknya, tidak ingin merepotkannya, tidak ingin menjadi bebannya. Ylva ingin Sverre bebas. Meskipun bibirnya berkali bicara demikian, perasaan terdalamnya begitu merindukan keberadaan Sverre bersamanya. Svarte pun tetap tak bisa menggantikan kehadirannya. "Clarissa...," ujarnya lirih di balik masker oksigennya, "...jangan...memaksaku...lagi..." "But—dear—" Puluhan kalinya Clarissa memaksa dan kini ia meminta Ylva untuk mengabari Wet mengenai keadaannya. Dan sudah bisa ditebak, penolakan. Bukan berarti Ylva membenci Wet. Ia tahu Wet masih mengingatnya melalui sapaan-sapaan singkat yang terlontar ketika mereka masih sekelas. Ia tahu Wet masih menganggapnya teman dengan berusaha mengajaknya bermain di luar. Ylva tak ingin merusak persahabatan Wet dengan si Hindustan, itu saja, dan gadis itu tahu Arya Singh akan menjadi teman yang jauh lebih baik darinya untuk Wet. Lagi-lagi sama, Ylva begitu merindukan Wet. Bagaimanapun, ia adalah orang pertama yang Ylva kenal di Hogwarts selain Sverre di Tahun Pertama. Kesannya begitu mendalam. "...aku...tidak...mau." "Dear, please," Clarissa menarik napas dalam, "kalau kau tidak ingin memberitahu Gilchrist atau McMoney, tidak masalah. But at least—" Terlontarlah nama itu kemudian, dan Ylva tahu Clarissa sudah mulai putus asa untuk memaksanya. Sudah dapat diduganya, tentu saja, dan sekali lagi usaha Clarissa berujung sia-sia. Ylva kembali menolak. Bukan berarti ia membenci Artois setelah hubungan mereka terhenti di tengah jalan beberapa tahun silam, kemudian pemuda itu pergi meninggalkannya keluar dari Hogwarts. Ylva tahu Artois punya alasan sendiri karena itulah ia tidak bicara banyak ketika akhirnya kata putus itu terlontar dari sang pemuda. Ylva punya hak untuk melarangnya namun ia tidak punya hak untuk memaksa. Ylva menyayangi Artois walaupun ia tak pernah mengatakannya. Betapa Ylva begitu merindukan kehadirannya di bawah Bulan Purnama dan hari-hari dimana mereka masih bersama, termasuk ketika Artois terang-terang menyatakan ia tak suka pada Sverre—yang membuatnya tersenyum kecil—Ylva tak bisa menentang Artois, kau tahu? Baginya Sverre begitu berharga begitupun Artois. Apapun akan dilakukan Ylva agar keduanya bahagia walaupun ia lebih suka melihat mereka damai. Bertahun-tahun tak mendengar kabar dari Artois, Ylva yakin pemuda itu baik-baik saja. Dan ia tak bisa melupakannya. Ylva memeluk Svarte semakin erat sekarang. Gadis itu berusaha keras mengatur napasnya yang perlahan semakin tidak teratur—bahkan tiba-tiba membuatnya merasa sesak. Agatha. Ylva. 'Kamomil'. Memori menguak perlahan bak film dalam setiap pandangannya. Ketika itu pula jantungnya terpacu semakin cepat, napasnya memburu, darahnya mengalir ke kepala membuatnya merasakan kesakitan luar biasa seolah ada yang menyeterumnya. Penglihatannya mulai mengabur dan sarafnya menegang. Ylva meronta. Masker Oksigen tidak membantu banyak karena tak ada yang berhasil terhirup olehnya. Tangannya mencengkeram Svarte, lalu Clarissa, yang kini terlihat panik dan mulai berteriak memanggil Dokter. Keadaan Ylva kembali tidak stabil. Clarissa seharusnya tahu Ylva sudah tidak tahan lagi—gadis itu lelah. Air matanya mengalir. Bibirnya menggumamkan kata maaf tanpa henti. Satu hentakan, lalu pergerakan pada elektrokardiografi membentuk sebuah garis lurus. ... She's gone. |
![]() |
|
| Ejey Series | 23 Jul 2011, 06:27 PM Post #2 |
|
miss you ♥
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
err, maaf atas kesalahpahaman sebelumnya. awalnya saya kira ini orific dan tret ini saya pindah ke Fiksi Original, tapi setelah ada yang ngasih tau saya tentang role playing fanfiction juga termasuk fanfic, saya pindahkan lagi tret ini ke section semula. tapi, tolong diubah subtitle-nya, ya, supaya nggak bikin bingung. ada kok, aturannya di bagian Rules. Oya, tolong juga diubah subtitle tret Last Day, ya. maap parasit di post Ejey karena tidak enak mereply tapi tidak meripyu orz ini saia kyou cuma mo menambahkan post Ejey, di Infan memberlakukan kesepakatan untuk fic yang berdasarkan Role Playing Forum. tidak semua masuk ke fanfic, ada juga yang masuk ke orific. tergantung setting yang dipakai oleh RPF tersebut. kalo fic yang pake macem Ryokubita itu termasuk orific, sementara yang semacam AniHogwarts karena masih meminjam setting dan fandom yang sudah ada, tmasuk fanfic diskusinya ada di tret ini --> http://s3.zetaboards.com/Infantrum/topic/7472723/1 maap sudah mengganggu m(_ _)m Edited by himura kyou, 23 Jul 2011, 06:37 PM.
|
![]() |
|
| 1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous) | |
| « Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic » |
| Track Topic · E-mail Topic |
7:35 AM Jul 11
|
AFFILIATES








![]](http://z1.ifrm.com/static/1/pip_r.png)




7:35 AM Jul 11