Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai; Rated K-M; Original Fiction only.
Topic Started: 24 Mar 2011, 06:17 PM (10,977 Views)
Mara Army
Member Avatar
Infel yor.
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Gelang/Bracelet
Fandom: Memories=Scattered
Chara: Anggota keluarga Stray.


Taman bunga Poinsettia itu selalu menyilaukan mata, walaupun bunga-bunga putih tersebut tidak bercahaya di tengah malam yang dingin itu. Musim dingin telah datang ke tanah tersebut, untuk kesekian kalinya. Kali itu Selena menghilang dari rumahnya, padahal Hanz baru saja menyiapkan cokelat panas di rumah.

Hari ini adalah hari ulang tahun Selena, padahal.

"Selena-chan, kau disana?"

Selena, gadis kecil yang saat itu diangkat Hanz menjadi adik bersama dengan Ciela tengah duduk di dekat pohon, memeluk lututnya. Hanz dan Ciela menemukannya kembali di tempat tersebut, apa ia menyukai tempat itu? Tempat itu adalah dimana Hanz pertama kali menemukan Ciela dan Selena yang hampir saja mati beku.

"Ah, kak Ciela...kak Hanz..."

"Selena, ayo kesini! Aku punya hadiah untukmu!" panggil Ciela. "Ini!"

Sebuah benda bulat terbuat dari perak, mata hitam Selena memperhatikan benda tersebut dengan bingung. "Ini apa, kak?"

"Itu gelang," jelas Ciela. "Selamat ulang tahun~"


Oke, FAIL.
Next Prompt: Dawn/Fajar.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mara Army
Member Avatar
Infel yor.
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Coalition/Koalisi
Fandom: Re-birth
Chara: Mikuru Arsenbach - Yukito Ryokuya

--

"Emm, tuan Ryokuya?"

"Sudah kubilang panggil aku Yukito saja, Miss Arsenbach,"

Sesaat gadis berkuncir dua itu memasuki lingkup bar milik pemuda berkacamata itu, bau Brandy dan Bloody Mary baru terasa menyengat sampai ke ubun-ubun. Bar itu memang kecil, tetapi para langganan disana tidak pernah berpikiran sesempit bar tersebut. Terlebih lagi sang bartender muda tersebut--ya, dia adalah Yukito Ryokuya, seseorang yang sudah terkenal di dunia bawah sebagai seorang informan dan petarung handal.

Matanya takkan pernah bohong.

"Kau ingin apa, Screwdriver? Atau cocktail Elizabeth?"

"Tidak," sergah gadis itu seraya mengambil tempat duduk. "Aku mau kau bekerja sama,"

Pemuda itu menurunkan gelasnya, "Ah, tidak kusangka kau akan datang kemari untuk itu, Miss Arsenbach. Akan kupikirkan," ia mengayunkan shakernya. "...Seusai adikku pulih,"




YEY GAJE *plak*
Next prompt: Flower Field/Padang bunga
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mara Army
Member Avatar
Infel yor.
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Awkward/Canggung
Fandom: FGA...kalo ga salah *plak* extended version versi saya *dibunuh yang punya fic*
Chara/Pairing: Mikuru Arsenbach/Sakai Tamama



KLEK

Pintu hotel itu sudah terkunci, sementara gadis yang sedaritadi disekap—tepatnya, ditutup semua akses indranya dengan tali dan kain tak tahu ia ada dimana.—Gadis itu tidak tahu ia disekap disebuah hotel gemerlap dengan banyak hiasan pink. Entah apa yang dipikirkan sang penculik saat itu.

"Mikuru~"

Gadis itu berdecak, dia lagi, dia lagi.

SRET, penutup matanya terbuka, perlahan kain yang menutup mulutnya pun diambil. Ia tengah diatas ranjang, sementara lelaki di hadapannya tampak senang.

"Sakai—sebenarnya maumu apa menyekapku seperti ini?" suaranya bergetar, antara takut dan kesal.

"Oya, oya, tidak usah canggung seperti itu padaku, Mikuru..." senyumnya makin meruncing. Ia meraih dagu sang gadis dan menaikkannya, mendekatkan wajahnya sejajar dengan mata, sama seperti saat mereka sering berjumpa. "Aku hanya ingin mengenalmu, apa itu salah?"

"Kenapa harus...disini?" nadanya makin ketakutan, apalagi setelah melihat ruangan penuh cahaya itu. "Ini...Love Hotel...kan?"

"Pintar sekali~ setidaknya sebelum teman-teman bodohmu itu datang aku akan mengenalmu lebih dalam disini,"


Semoga itu...errm...sesuai prompt... *plak*

Next Prompt: Teh Hijau/Green Tea
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mara Army
Member Avatar
Infel yor.
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Chrome/Krom
Fandom: Bebas?
Char: Athena B.F dan Athen S.F
Kadangkala, sang adik kembar heran melihat, mendengar atau bahkan mengucap ulang titah dari kakaknya. Ditangannya pasti sudah ada benda tajam dengan kemilau perak itu di tangan kakaknya dan tangan jenjang kakaknya itu mengulurkan benda tersebut tepat ke tangan kirinya, padahal, semua pisau sudah disita dari dekatnya oleh para penghuni rumah. Bukan hanya pisau, semua yang dapat menyayat walaupun hanya selembar kertas, semuanya diambil dari Athena.

Ajaibnya, Athena selalu menemukan mainanbaru.

"Ini," senyum sang kakak memudar. "Siksa aku, Athen."

Athen melihat bayangan dirinya sendiri di benda tersebut, tidak, itu bukan pisau perak biasa. Perak, tidak, emas? Bukan, emas itu agak kuning...benda apakah yang melapisi benda tajam ini? Tunggu, sepertinya Athen ingat sesuatu...

Ah...kromium, pisau itu berlapis kromium, ya, benda mahal. Athen tahu darimana pisau ini berasal.

"Kakak, ini..."

"Ya, itu milik ayah," Athena tertawa kecil. "Tidak apa-apa kan pisau ayah ternodai darahku sedikit?"

"Apa kakak tidak dimarahi?"
Err, gaje kah?
Next Prompt: bebas/free
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mara Army
Member Avatar
Infel yor.
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Skin/Kulit
Fandom: Blood Tunes
Chara: Arsenbach sisters
Warning: a...agak shoujo-ai, incest pula
Kurumi jelas heran terhadap gelagat kakaknya yang dari kemarin seperti menyembunyikan sesuatu, terutama, di sekitar bagian kerahnya. Kakaknya dan ia memang berbeda sekolah, jadi di sekolah sama sekali ia tidak bisa melacak kakaknya, ia homeschooling sih di rumah dengan tutor Nagihiko.

"Mi~ku~ru!" ia dengan paksa menarik kerah baju Mikuru hari itu juga. Termakan penasaran adalah masalah utama yang ia hadapi.

Dan gadis kecil itu langsung menyesali hal tersebut.

Bekas merah, bukan hanya satu, tengah ada di kulit leher mulus kakaknya itu, seketika membuatnya kalut dan panas seketika. Mikuru yang kaget tak sempat berkutik untuk membela atau melempar adiknya itu ke tempat lain yang lebih aman.

"Ku-Ku-Kurumi! Ini tidak seperti yang kau pikirkan!" tergagap, Mikuru menarik kerah bajunya yang masih tertahan Kurumi yang membatu.

"Ne, neesan, kau--" air mata mulai menggenangi iris kelabunya, sang kakak merasa kalap sendiri.

Sepertinya akan lama menjelaskan pada Kurumi kalau kulitnya tergores paku di ruang OSIS, bukan karena perilaku wakil ketua OSIS atau Mai.
...Oke, gaje.
Next Prompt:Nyeri (atau mungkin sakit)/Pain
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mara Army
Member Avatar
Infel yor.
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: I
Fandom: Ori.
Chara: Kimihara kyoudai #plak maksud saya Kimihara kazoku.
Cerita ini dimulai ketika umurnya baru menginjak delapan tahun, dengan adik yang masih sangat, sangat, sangat belia--mungkin malah belum bisa dibilang belia, mengingat botol dot dan popok masih menemaninya. Kala itu Megami tengah iseng, PR musim panasnya untuk membuat karangan belum selesai sama sekali. Tema karangannya kali ini agak aneh, biasanya anak kecil berpikir untuk menuliskan kartun yang ditonton atau pengalaman, tapi dia--

"Momo-chan!" Megami mendekati adiknya yang tengah tengkurap dengan indahnya di atas kasur, tak lupa sebuah buku besar yang ia dapat dari meja ibunya. "Coba jawab!"

Dengan polos, Momo merangkak mendekati Megami dan melihat buku tersebut dengan semburat bahagia.

"I...dua...I...tiga..."

"Pintar! Kalau yang ini?"

Proyeknya adalah: 'Menanyakan aljabar pada adik.'
OKE FAIL. BINGUNG ABISNYA.
Next Prompt: Biologi lagi UTS wkwkwk
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Original Fict/ Fiksi Orisinil · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone