Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai; Rated K-M; Original Fiction only.
Topic Started: 24 Mar 2011, 06:17 PM (10,991 Views)
lalaaa
Member Avatar
hold on;
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
prompt: window/jendela
fandom: original
characters: aku (/kereatif)

--

Aku selalu menunggu.

Entah di sekolah, di rumah, di jalanan, di trotoar - aku selalu menunggu.

Di rumah, aku akan menoleh keluar jendela, memandangi langit biru yang membentang beserta gumpalan-gumpalan awan di sekitar, bergerak perlahan mengikuti hembusan angin. Di sekolah, aku akan menatap jendela-jendela kelas dari kejauhan, mendapati teman-teman sekelasku yang berlarian di koridor tertawa begitu kencang. Di jalanan, aku akan memerhatikan kendaraan-kendaraan yang lalu-lalang melalui jendela metro mini, melihat anak-anak kecil menengadahkan tangan seraya menyanyikan lagu yang tidak mampu kudengar. Di trotoar, aku akan melihat sekilas ke arah jendela-jendela bangunan yang ada di sekitarku, memandangi bagaimana bayangan diriku terpantul di permukaannya, lalu berlari sembari berpikir, aku masih menunggu.

Aku tak tahu apa yang kutunggu. Mungkin aku menunggu langit biru itu mengeluarkan retakan dan berubah warna menjadi merah. Mungkin aku menunggu koridor yang teman-temanku lalui terbelah dan mereka terjatuh ke dalam jurang. Mungkin aku menunggu kendaraan-kendaraan itu bertabrakan satu sama lain, anak-anak kecil itu berlarian ketakutan, dan nyanyian mereka berganti menjadi teriakan. Mungkin aku menunggu jendela-jendela itu retak, pecah, dan pantulan diriku pun ikut terjatuh bersama kepingan-kepingannya.

Mungkin aku menunggu sebuah akhir. Mungkin aku menunggu sebuah penutupan.

Atau mungkin, mungkin, aku menunggumu. Menunggu seseorang untuk membuka salah satu dari berjuta-juta jendela tersebut, membiarkan mentari dan angin dan hujan masuk ke dalam ruangan yang pengap ini. Menunggu engkau untuk mengulurkan tangan, kemudian berkata, "Ayo pergi."

Ayo.

--
..............abstrak sekali......
prompt: bone/tulang
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Original Fict/ Fiksi Orisinil · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone