Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 5
Kuantitas Review; Banyak dan sedikit
Topic Started: 14 Jul 2010, 11:03 AM (3,830 Views)
Sanich Iyonni
Member Avatar


Another topik curhatan terselubung dari saya. Maaf menuh-menuhin board ini. m(_ _)m
Sebelumnya, as usual, NO OFFENSE.


Belum lama ini saya melihat sebuah fanfic yang authornya bilang di Author's Note-nya, "Kalo review yang saya dapet kurang dari sekian, saya akan ngapus fic ini."

Membaca itu, perasaan saya langsung dongkol setengah mati. Rasanya pengen banget saya ngomong langsung padanya, mungkin dia memang author hebat yang ficnya selalu menuai banyak review, tapi apa dia nggak tahu betapa dapetin sebuah review tuh sebenernya nggak gampang!? Berapa banyak coba, author yang ficnya luar biasa tapi review-nya seiprit? Dan apakah hanya karena mendapat sedikit review, sebuah fic patut dihapus?

Ternyata, kebanyakan author (terutama di fandom mainstream) cuma menulis untuk mendapatkan review. Makanya banyak cerita picisan yang begitu-gitu aja, tapi reviewnya banyak. Sayang sekali banyak pembaca yang menyukai cerita macam itu. ^o)

Saya sendiri lebih menghargai kualitas review, bukan kuantitas. Iya, tentu saja sangat menyenangkan kalo fanfic kita banyak di-review orang, apalagi kalo isinya pujian semua. Tapi kan nggak semua author bisa seperti itu. Makanya saya gondok banget sama author di atas, mentang-mentang kaya review jadi begitu.

Sedikit review yang isinya menghangatkan hati semua udah bisa bikin seorang author amat bahagia, kan? Kenapa harus menghapus fic kalo review-nya sedikit? Saya nggak habis pikir. Miris banget saya ketika baca A/N itu.

Bagaimana dengan author-tachi di sini? Pernah bermasalah dengan kuantitas review?
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Sekar.Nasri
Member Avatar
---
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Kuantitas review ya? Hmm.

Karena fic saya kebanyakan bersarang di fandom pinggiran, makanya saya nggak pernah mikir berapa banyak review yang akan saya dapat. Paling jumlahnya sedikit--ketebak lah berapa orang yang akan review, bahkan kita bisa tau siapa yang bakal review saking pinggirnya. Tapi saya nggak peduli. Soalnya, saya tetap senang karena bisa mengisi fandom kesukaan saya (meskipun itu pinggiran) ^_^

Tapi buat fandom mainstream dimana saya benaung (red: Naruto), saya sih kadang suka gondok juga kalo sedikit reviewernya, jujur saja, lol. Ampun DJ. Cuma, kalo banyak reviewnya tapi isinya juga cuma "Apdet ya!" atau "Nice!" atau malah curhat "Waah ini kan pairing favoritku!" dan juga "Fave!", saya LEBIH sebel lagi.

Dan,
saya nggak sampe seekstrim dengan contoh yang diberikan Sanich-san lah. Kalo dapet review dikit, yaudah biarkan saja. Menghapus fic itu biasanya saya lakukan kalo saya nggak mampu melanjutkan atau karena saya emang kurang sreg sama fic itu.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
runo
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Berhubung saya belum menerima review apapun (iyalah, wong ceritanya aja blom di-post XD), jadi tidak bisa berkomentar banyak :P

Tapi kalau saya menulis cerita, saya lebih mengharapkan review yang sifatnya membangun. Tidak hanya sekedar pujian saja. Kualitas review yang selalu saya harapkan daripada kuantitas review itu sendiri. Kalau dapet banyak review tapi isinya mencela semua, kan ga enak, ya tho? XD

Review yang jujur, menunjukkan dimana kesalahan saya, apa-apa yang bisa saya perbaiki dan tidak, hal-hal semacam itu yang saya harapkan dari pembaca. Selama komentarnya itu memang punya dasar, saya tidak keberatan setajam apapun isinya.

*lirik postingan sendiri* Hoh, katanya ga bisa komen banyak, malah berderet-deret ngomongnya *dilempar sendal*

Ehem, tapi mungkin author itu perlu semacam pembuktian? Review, dari kacamata umum, bisa menunjukkan seberapa banyak yang membacanya dan berapa orang yang kira-kira menyukainya. Mungkin beliau merasa : kalau tulisannya sepi review, itu berarti orang-orang tidak tertarik dengan ceritanya. Which means, dari sudut pandang penulisnya, "Apa tulisanku ini sebegitu jeleknya sampai ga ada yang mo baca?" XD




>> Btw, fanfic yang bersangkutan ada dimana yak? Jadi penasaran /plak
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
sanna-chwan
Member Avatar
looking at the sky blue eyes
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Kuantitas ya?

Ada sih yg fic yg sengaja aku translate untuk fandom English-nya. Aku ngarepin review banyak karena yg versi Indonesia-nya yg penduduknya sedikit az bisa dpt 12 review. Tapi, nyatanya cuma ada 1. Lalu apa aku hapus? Wah, nerjemahinnya susah udah dibantu beta readers pula. Biarkan az deh. Mungkin karena yg English itu mainstream jadinya cepat tenggelam.

Klo yg Indonesia, sejauh ini kualitas dan kuantitas review yg ku dapatkan rata2. Untuk beberapa pairing tertentu yg popularitasnya di bawah, aku sih udah siap az yg nge-review sdikit yg penting sih senang dan puas bisa ngebikinnya. Tapi ternyata, entahlah, mungkin karena kisahnya yg agak "mendobrak" pakem atau gimana akhirnya yg nge-review banyak, bahkan muncul penulis lain yg kemudian ikut bikin pairing ini. Akhirnya, aku keterusan bikin crita pairing ini deh. One Shot semua tapi dijadikan satu kyk Collection Drabble gitu. Dan, bisa dibilang aku cukup tersindir juga dgn TS, karena lama2 kok aku ngarepin banyak review ya? Rasanya gimana gitu klo yg chapter kemarin az bisa dapet 10 review kok yg chapter terbaru cuma 2? Mana reviewer yg sebelumnya bilang "Update! Update!" Apalagi rekor bahwa fic tsb tembus angka 100 review, rasanya jadi jumawa gitu. Meski demikian, aku tetap ga ingin nurunin kualitas fic-ku karena aku benar2 cinta pairing tsb dan emang ada keinginan untuk membuat pairing ini popular. Dan aku ga akan se-esktrim itu untuk menghapus chapter yg review-nya cuma 2 tadi.

Tapi seperti yg diutarakan Sekar Nasri, aku juga sebel bgt tuh ama yg nge-review kyk gitu. Dari chapter yg aku bilang review-nya banyak tadi separo-nya kyk gitu. Meski aku ingin banyak review, bukan review seperti itu yg aku harapkan. Klo sebel sih paling cuma ga akan aku reply review.

Edited by sanna-chwan, 14 Jul 2010, 01:12 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Dani
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Dulu saya pengen banget dapet review banyak. Dan saat tahun kemarin, baru saya dikenali dan dapet review banyak. Review banyak tapi isinya gak berbobot? Buat apa? Dan sejak saat itu saya gak mempermasalahkan jumlah review, tapi isi review yang dikasih pembaca. Sakit hati juga kan review banyak tapi isinya kayak gak ikhlas ngasih review. >,<
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
hansel.
Member Avatar
why-o.
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
akakak. jadi inget fic oneshot naruto saya. jumlah ripiu di fic itu lebih banyak dibanding ripiu di fic multichap saya orz.

dan reaksi saya paling cuma, "masih ada yang baca fic abal ini?" xD

rasanya menyenangkan dapet ripiu banyak (siapa yang ga suka?). tapi satu ripiu aja yang panjang dan lebar, udah lebih dari cukup buat saya. kayak fic g untuk gelombang saya, yang ripiu cuma satu (challengernya pula), tapi saya senang soalnya ripiu sanich panjaaang :D. ups, sebut merk :p

hemmm. mungkin buat saya lebih tepat kalo kualitas vs kuantitas kata ripiunya. panjang tapi isinya fangirling smua ("ya ampun si itu begini begitu anu syalala yadda yadda") atau pendek singkat padat ("katakata anda di bagian ini ambigu lebih baik blabla, trus kenapa itu begitu, menilik karakternya seharusnya blahblahblah"). saya sih pilih yang panjang xD.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Kencana
Member Avatar
Riiiiinnn.....
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Karena saya lebih banyak menulis di fandom pinggiran, jadi saya bersyukur dapet review, walaupun cuma 3 atau 4. Ada yang membaca fanfic saya aja sudah senang. Gak ada keinginan untuk menghapus fanfic.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
himura kyou
Member Avatar
► A ▼ ► A ▼
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
lol.
kalo dia minta sejumlah xx ripyu baru mau nglanjutin ficnya, yaudah kasih aja ripyu ala Heru Arc sebanyak 2x lipat kuota yang dia tuntut =))
kitanya puas ngerjain, dianya juga puas dapet ripyu banyak XD
ah, tapi kalo dia memblokir ripyuer anonim, kasih aja ripyu yang isinya puji2 fic dia, tapi dibuat jadi kayak ripyu nyasar XD
tapi ripyu nyasar kliatan ganjil sih kalo rame2 ahah.
ato ripyunya cukup gini aja, "nih ripyu dari saia. jangan aborsi fic yang tak berdosa ini.'
.
walopoun di a/n saia selalu basabasi nulis ripyu plz.. saia mah ga diripyu juga gapapa, sendirinya ga pernah jarang ngeripyu, jadi ga akan dongkol kalo fic saia cuma dapet 1-2 ripyu XD
yang penting uneg2 di dengkul tersalurkan di fic yang dipublish. walo sekarang menderita tabestry syndrome kronis
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Sanich Iyonni
Member Avatar


@Ardhan-san: Weleh-weleh-weleh, bawa-bawa nama saya. :P

Jadi semuanya rata-rata lebih memilih review panjang yang berkualitas ya, daripada kolom review penuh oleh kata-kata "Nice! Update! Fave! Lanjut! Keren! Suka! Bikin lagi!"? Ya, pastinya semua orang pengen begitu kan. Di mana-mana kualitas harus lebih diutamakan dibanding kuantitas--

Tapi gak bisa dipungkiri, kita semua juga pengen dapet review banyak kan? Makanya saya jengkel sama si author yang saya bilang di atas. Persis kayak rasa antipati saya kepada seorang temen saya di sekolah yang bikin banyak orang sebel gara-gara nulis status di Fb, "Sori, gw gak pernah ngerasain gak punya duit tuh!" ketika semua orang mengeluhkan mahalnya biaya perpisahan. -_- ==> curcol
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
ceritanakecil
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
banyak orang bilang, kalau nulis di fandom mainstream itu bisa dapet banyak review. nyatanya? ficnya malah tenggelem duluan sebelum dibaca -____-" kalo saya pribadi sih, juga pengen dapet kuantitas review yang bisa dikatakan sesuai sama tulisan saya. well, siapa yang gamau dapet review banyak? >:] tapi.. kaya yang udah dibilang di atas, kalo isinya nggak jelas semua, sama aja kaya ga dapet review ya..

atau mungkin semua cerita bagus itu reviewnya harus banyak? yah, sampe sekarang saya masih lumayan berpegang ke prinsip itu kalo buat nyari cerita yang layak dibaca. pertama liat judul, summary -gimana cara dia ngerangkum ceritanya, bahasa yang dipakai, seru/nggak plotnya- setelah itu mata saya langsung pindah ke kolom review dan jumlah kata :D entah, mungkin itu nggak begitu berlaku di fandom pinggiran. tapi buat fandom yang mainstream, setidaknya prinsip itu lumayan benar.

tapi kalo orang-orang itu ngereview karena suka pairing dan kebetulan fans authornya, nggak peduli ceritanya gimana? >.> ngebantah teori sendiri, lol

entahlah, saya juga masih nggak begitu yakin tentang pendapat tentang kuantitas review. kalo saya mah sekarang nggak begitu mikirin, soalnya sekali nulis, kalo nggak di fandom pinggiran, ya di fandom mainstream tapi charanya nggak mendunia (?) jadi sudah biasa dapet review yang segitu.. saya nggak mau jadi orang yang nulis hal yang tidak begitu disuka hanya karena ingin dapet review. kalo gitu caranya, nggak kerasa kesenangan nulis fanficnya :/ malah tertekan jadinya.

do what you want to do, write what you want to write :D
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Cake F. Seiei
Member Avatar
Now I'm dying.. /////
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Mae
 
banyak orang bilang, kalau nulis di fandom mainstream itu bisa dapet banyak review. nyatanya? ficnya malah tenggelem duluan sebelum dibaca

bener dah itu! Makanya kadang suka sebel kalo kegeser gara2 banyaknya fic yang publish/apdet waktu itu. Napsu pengen dapet review banyak juga kudu ditelen dan dipendam. Emang sih, berkarya di fandom mainstream itu berpotensi banyak review, tapi ga enak juga kalo ficnya suka kegeser sebelum dibaca.

Review bukan segalanya *kata2 orang yang baru nyadar setelah kecebur di fandom pinggiran*. Walopun review cuma sebiji dua biji, tapi isi reviewnya ngasih feedback yang bener2 berguna, sih, lebih seneng ketimbang dapet review 20an tapi isinya cuma beberapa kata doang seperti yang dibilang sama Sekar "--
Apalagi yang ujug2 ngefave tanpa review

Emang sih, kadang sebel juga sama author yang ngasih note yang jelas2 minta review banyak. Tapi mau digimanain lagi? -w-
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
lalaaa
Member Avatar
hold on;
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
...kayaknya saya tau author yang sanich maksud siapa. /nyengir gaje

/ditendang

jujur, saya juga pernah beberapa kali ketemu sama author kayak gitu. 'kalau nggak dapat review segini, saya bakal hapus fic ini!' atau 'kalau reviewnya nggak segini, ficnya nggak bakal saya lanjutin lagi' atau dst dsb dkk yang mengancam buat minta review. saya kurang suka sama yang model kayak gitu, dan malah jadi berkurang hasratnya buat ngereview fic itu. mending kalau misalnya ceritanya atau plotnya nggak pasaran dan cara penulisannya menarik banget. lah, kalau biasa aja?

...langsung saya pencet tombol 'back' aja.

saya nggak bakalan bohong, saya pengen dapet review banyak. maksud saya, siapa yang nggak? saya nggak milih-milih sih reviewnya isinya apaan. bagi saya, yang penting niatnya: dia sudah menghargai saya menulis, dan mau menunjukkan kalau dia suka kepada saya. bagi saya segitu aja udah cukup kok, hahaha.

...walau kalau ditanya, mending yang panjang atau yang pendek, saya memang lebih suka review yang panjang. enak aja bacanya. jadi serasa dia bener-bener ngebaca fic kita dan bener-bener menghargainya. dan lagi, saya nggak bakalan bingung mau bales apaan, karena saya bisa bales semua komen dia. tapi kalau isi reviewnya cuma: 'wah, bagus!' dan sebagainya, saya malah bingung mau bales apa. nggak dibales, nggak enak. dibales, kayaknya garing banget cuma bilang makasih doang. -_-

oke, saya jadi bingung, sebenernya apa coba inti postingan saya ini.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
suzu
Member Avatar
ganteng
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
saya pribadi sih lebih mementingkan kualitas dari review tsb daripada kuantitasnya. tapi bener kata lala, siapa sih yang gak mau dapet review banyak? saya mengharapkan review karena saya mau lihat, apa sih kata orang-orang tentang tulisan saya? apakah pointless, ataukah banyak typo? membosankan, atau bagaimana? makanya saya ga peduli biarpun review-nya cuma seiprit, tapi isinya kesan dan koreksi untuk fic saya. -_-

dan--ya, saya juga kesel kalo dapet ripiu yang isinya cuma 'update!' atau 'nice fic!' dan teman-temannya itu. dan baru-baru ini saya dapet ripiu di salah satu fic saya yang udah agak lama, isinya cuma...

"yaaah.. knapa end? T.T"

saya langsung senyum masem ngeliatnya hahaha. /curcol

walaupun kita pengen dapet banyak ripiu, tapi nggak sampe segitunya juga kali. masa ampe pake acara ngancem segala? biasanya fic dari orang macem itulah yang males dibaca orang, kecuali kalo emang ficnya worthy untuk dibaca.

apainigajesekali
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
shireishou
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
aku.. sbg salah satu penggemar fandom pingiran dan terbuang,
ga trll perduli soal jml review.
Dpt sebiji (mecahin telor) aja dah bersyukur banget.

Ada 1 fanfic yg meupakan salah 1 fanfic favoritku, http://www.fanfiction.net/s/3903470/1/Perasaan_yang_Terpendam_from_Saint_Beast di post 2007. bahkan 3 tahun sesudahnya, tak ada 1 pun review yg masuk. wakakakaa

Bahkan the best fiction yg pernah Shirei punya http://www.fanfiction.net/s/3915326/1/Antara_Rindu_dan_Pengorbanan_from_BT_X
hanya dpt 1 review yg sangat2 manis dr Konohafield-san. Pdhl beliau ga pernah tau fandom B't X.

Jadi.. mendapatkan 1 review saja, buat saya udah sujud sukur deh ^^

jadi ga bakalan aku hapus sebuah fanfic cm gara2 ga dpt review. bs habis galleryku ntar. lol
Edited by shireishou, 15 Jul 2010, 06:39 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Feilong
Member Avatar
Ava yang sesuai dengan tahun naga air
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
FYI, fanfic saya di fandom Naruto sekalipun nggak pernah lewat 30 biji per cerita, tapi lama-lama biasa sih. Dan di fandom Yami no Matsuei, yang masuk pinggiran ntuh, jumlah review-nya bisa diperkirakan, soalnya yang review orangnya ya itu-itu mulu :P
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Create a free forum in seconds.
Learn More · Register Now
Go to Next Page
« Previous Topic · Fanfiction Free Discuss · Next Topic »
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 5


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone