Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble & Flash Fiction
Topic Started: 6 Feb 2010, 08:28 PM (1,474 Views)
Giselle Gionne
Member Avatar
"I lost all my men because of her!"
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Pinku
7 Feb 2010, 01:03 AM
Bukan cuman singkat lagi. Drabble itu malah mesti 100 kata pas, ga lebih dan ga kurang.
di situ rese dan sulitnya xD
Kadang orang salah mengira, bikin fic pendek dan dibilang sebagai drabble.
padahal selama itu bukan 100 kata pas, itu ga bisa dibilang drabble.
Tapi ficlet yang drabble-ish.
Jujur, saya baru tahu kalo ternyata drabble harus pas 100 kata, tidak lebih dan tidak kurang.

Buat saya, justru titik kekuatan saya dalam menulis fic ada dalam drabble. Nulis yang panjang2 buat saya, justru susah dan ngebosenin. Nulis drabble juga buat saya bisa lebih mendalam maknanya dibanidng nulis panjang2 tapi saya sendiri gak dapet feel apa2. 80% fic saya drabble semua, lho. Haha. Gak termasuk sama line break yang disediakan oleh FFn, ya.

Gampangnya nulis drabble sih, kalo bisa diperhatikan secara mendetail *penuh perasaan #salah* mengenai suatu fandom / char yang sedang ditulis. Pastinya, nanti drabble bisa lahir sendiri dari tangan kita dan dengan bangga menganggapnya itu drabble. Sebuah hal kecil bisa dijadikan drabble dan dilukiskan dengan sedetail namun sedikit mungkin, hingga bisa menjadi drabble.

Contoh gampangnya misalnya seperti ini: Sasuke adalah seorang yang memberontak dari Konoha. Nah, sepenggal kata ini bisa dibiaskan / dipecah lagi menjadi pengertian ini: Sasuke memberontak karena isi hatinya tidak menentu antara ingin bersama dengan cahaya atau kegelapan.

Oke, kita sudah dapatkan pengertian pertama untuk dijadikan fic.

Langkah kedua, kita deskripsikan perasaan dia yang terombang ambing antara ingin berada di cahaya atau kegelapan. Bisa dipertegas dengan kalimat "Sesungguhnya, pria itu tidak mengerti. Di satu sisi, ia menginginkan kekuatan. Di sisi lain, ia menginginkan cahaya yang telah memberikannya kenyamanan dan perjuangan sejati."

Nah, sudah dapat, kan, kalimat pertama? ^^ Kalau sudah, poin itu dikembangkan terus secara berulang2. Tapi ingat, jangan sampai konsep pengembangan kalimatnya itu2 aja, lho. Hasil akhir drabble-fic nya kira2 bisa menjadi seperti ini. *versi saya*

Contoh
 


Pria itu berdiam diri di sana, menggenggam pedang panjangnya, menghela napas seakan tersengal. Di tengah padang rumput dengan lautan darah, ia menyimpulkan sabuk ungunya dan mulai merenung di hati kecilnya.

Diam-diam, ia menaruh asa di suatu titik dirinya, berharap ia bisa kembali tertawa dengan Naruto dan juga Sakura. Mengulang kembali masa kecil yang bagaikan sebuah kertas putih.

Hidup bagaikan kertas. Segala perbuatan kita adalah tintanya, yang akan meninggalkan goresan pena kehitaman.

Dan, Sasuke gagal untuk menjaga agar kertas kehidupannya tetap berwarna putih.


Mau dibikin lebih panjang lagi dengan pengertian lebih? Silakan.

Contoh
 


Pria itu berdiam diri di sana, menggenggam pedang panjangnya, menghela napas seakan tersengal. Di tengah padang rumput dengan lautan darah, ia menyimpulkan sabuk ungunya dan mulai merenung di hati kecilnya.

Diam-diam, ia menaruh asa di suatu titik dirinya, berharap ia bisa kembali tertawa dengan Naruto dan juga Sakura. Mengulang kembali masa kecil yang bagaikan sebuah kertas putih.

Hidup bagaikan kertas. Segala perbuatan kita adalah tintanya, yang akan meninggalkan goresan pena kehitaman.

Dan, Sasuke gagal untuk menjaga agar kertas kehidupannya tetap berwarna putih.

Kekuatan adalah apa yang diimpikan oleh semua orang. Menduduki kuasa di atas dunia, menjadi yang disegani dan dihormati.

Sekali lagi, asa yang ia tanam dalam kesendirian itu merindukan kebenaran.

Mungkin, suatu hari nanti ia akan kembali menghapus tinta hitamnya di atas kertas kehidupannya.

Untuk saat ini, biarkanlah ia terbelenggu dalam impian semu yang ia inginkan.


Bagaimana? pendek, bukan? Feel-nya pun lebih kerasa daripada kita tuliskan secara panjang2 dan belibet.

Saya gak hitung wordsnya. Kalau pas 100 kata berarti drabble, kalaupun bukan berarti seperti kata para senior2 di atas, yaitu ficlet yang drabble-ish.

Semoga membantu. :love:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
« Previous Topic · Fanfiction Free Discuss · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone