Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,158 Views)
Arsa
Member Avatar
queen of screamo♕
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Fire/Api *soundtrack: Set Fire To The Rain*
Fandom: Detective Conan.
Chara(s): Taka'aki Morofushi aka Koumei kumisan.
Plus OC YANG BUKAN SELF INSERT-> Moira Ryuusei aka Moira Morofushi



1 tahun pacaran, 1 tahun pernikahan, dan 4 tahun pisah rumah.

Kehidupan yang dulu Moira pikir akan sangat lama seperti kura-kura yang memijakkan kakinya lamat-lamat di permukaan Bumi, ternyata sekarang ditiup angin begitu saja. Bahkan semua orang yang dulu mendukung hubungan mereka mungkin sudah menyerah untuk menyatukan dirinya dan Koumei untuk kembali bersama. Karena Moira tahu bahwa ia keras kepala. Egonya tak bisa runtuh hanya dengan bujukan Yui Uehara yang telah Moira anggap sebagai kakak sendiri, atau bahkan tatapan galak Kansuke Yamato tidak bisa mencairkan es kesakitan yang melapisi hatinya.

Namun suatu hari, masalah itu muncul menghadang Moira. Seperti mengalami kembali tabrakan yang mengambil nyawa kedua orangtuanya dan nyaris membunuh Moira sendiri.

Api. Panas. Lidah. Marah. Merah. Darah.

Terperangkap asap. Pandangannya mengabur, dan kini lelehan air mata bercampur dengan sengatan panas dari api-api nakal. Rumah ini, yang telah memelihara ayahnya dulu, yang telah menjadi saksi bisu kehidupan keluarga besarnya, yang telah menjadi tempat perenungan Moira sejak kehidupannya perlahan memudar... kini hilang.

Hilang. Pergi. Sama seperti kebahagiaan Moira Morofushi. Atau mungkin tetap Moira Ryuusei, karena ia merasa gengsi memakai marga suami resminya itu, seandainya pun nama Moira akan tergrafir di batu nisan.


"Bodoh. Mengapa kau tidak mau berteriak?"

Moira merasa tubuhnya melayang dan api itu seakan lewat di atas kepalanya. Nafasnya tak lagi sesak, meski noda-noda hitam tetap membayang di sudut matanya.

"Kau yang bodoh, Kou."

Manik biru Moira dan iris azure Koumei bertemu lagi. Tapi Moira tak bisa membaca apa-apa di sana. Hanya ada sesuatu yang datar dan serius.

Moira melengos dan melanjutkan, "Menerobos masuk ke dalam api tanpa memakai apapun di wajahmu bisa membakarmu sendiri, Inspektur Morofushi."

"Apakah keselamatanku lebih penting daripada nyawamu?"

"Eh?"

Moira merasakan cengkeraman lembut di pundaknya, dan kini pegangan Koumei terasa lebih erat. Gaya klise yang sebenarnya Moira benci dari dulu: bridal style. Moira tak suka digendong seperti bayi begini. Namun ia merasa begitu nyaman. Aman. Tenang. Entah karena tangan Koumei yang begitu kokoh atau karena tubuhnya telah menjadi lebih kurus sejak terakhir kali mereka bersama... Moira tak tahu. Yang pasti, pandangan teduh milik Koumei membuat sungai yang sempat membanjiri wajahnya kembali mengalir.

Rasa bersalah yang menyakitkan itu muncul.

Dan Moira berharap, seandainya saja air matanya bisa memadamkan api secara harafiah, api yang mengurung mereka kini, maupun api secara konotasi. Api kebencian dan kekesalan yang membakar tali hubungan itu. Api yang menghanguskan hati Moira. Api yang memancingnya untuk lupa pada komitmen mereka dulu.

"Jangan menangis Moi, kita akan segera keluar dari sini."




sekedar info, penampilan moira ryuusei mau saya bikin mirip dengan kizuna yumeno dari serial mirai millenium buatan @dannychoo. tapi mungkin... nggak se-ero dia sih. :writes: dan drabble ini termasuk teaser buat fanfic DC saya yang pertama (dengan OC)... kalau jadi. kalau saya punya waktu juga. pokoknya lihat situasi deh. #promosi




Next prompt: Jarum. Tadinya jarum jahit, tapi kayaknya terlalu susah, jadi jarum saja.
Edited by Arsa, 22 Nov 2013, 09:20 AM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone