Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,164 Views)
the-antabellum
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Prompt: oolong tea
Fandom: Kuroshitsuji
Chara: Ciel, Sebastian


"Tok, tok, tok." Suara ketukan Sebastian terdengar dari pintu kamar milik Ciel.

"Selamat pagi, Tuanku." Sebastian membangunkan Ciel sambil membawa masuk sebuah troli berisi satu set peralatan minum teh.

"Ah, hari ini Oolong Tea ya, Sebastian?" Ciel membaui aroma teh di kamarnya.

"Anda memang ahlinya, Tuanku."

Ciel meminum tehnya sambil membaca koran pagi ini. Tak ada yang menarik. Seperti biasa, penangkapan pelaku pembunuhan, pencapaian perusahaan besar, kegiatan amal bangsawaan, berita dari Istana, dan pertandingan berdarah.

Tunggu dulu, pertandingan berdarah?

Ciel membaca berita itu dengan lebih seksama. Sebastian, yang sedari tadi hanya memperhatikan Tuannya itu akhirnya membuka mulut.

"Maaf Tuanku, tadi pagi, kurir dari Ratu membawakan sebuah surat," ucapnya sambil mengulurkan sebuah amplop putih.

"Kenapa kau tak bilang dari tadi?" Ciel menarik surat itu sambil berkata dengan nada yang cukup keras. Mungkin lebih tepatnya berteriak.

"Karena Anda tak bertanya, Tuanku," ucap Sebastian polos.

Dengan geram Ciel membuka surat itu. Benar saja, surat itu berisi tugas dari Ratu kepada Ciel untuk menyelidiki kasus tersebut. Ciel membaca surat itu dengan seksama.

"Sebastian, mari kita bersiap-siap. Hari ini kita akan datang ke Stadiun Auckshire," perintah Ciel kepada Sebastian. Lalu menghabiskan Oolong Tea miliknya.

"Ya, Tuanku," jawab Sebastian sambil membungkukan badannya.


Next prompt: blood/darah
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
the-antabellum
Member Avatar
Premium Member
[ *  *  *  * ]
Prompt: Wind/angin
Fandom: Naruto
Chara: Hinata, Naruto.


Burung kertas. Salah satu hal yang pernah Naruto ajarkan padaku. Memerlukan ketelitian, ketekunan dan kesabaran dalam membuatnya.

Burung kertas. Naruto mengajarkanku membuatnya di tengah padang rumput dengan angin semilir yang bertiup pelan menyejukkan.

Burung kertas. Naruto pernah menceritakan kepadaku bahwa kalau kau sudah membuat 1000 burung dari kertas, satu permohonanmu akan terwujud.

Namun aku tak pernah percaya. Yang kuyakini, setelah membuat 1000 burung kertas, kau akan mendapatkan kepuasan setelah menyelesaikannya.

Angin. Salah satu hal yang sangat menyebalkan kalau bertiup dengan keras. Kertas-kertas dan burung hasil kerja kerasmu akan hilang tanpa sanggup kau halangi kepergiannya.

Sama seperti kepergian Naruto. Dia pergi untuk belajar pada Tuan Jiraya. Dan aku tak akan bisa menghalanginya.

Setelah tiga tahun, aku tetap melakukan kebiasaanku membuat burung kertas. Sudah sejak lama aku menomorkan burung hasil ciptaanku. Lebih efisien dan tak perlu menghitung lagi.

Hari ini, jumlahnya tinggal sedikit lagi sehingga menjadi 1000.

Kubawa beberapa lembar kertas ke padang rumput favoritku. Seperti biasa, membuat burung kertas sambil menikmati semilir angin dan pepohonan Konoha yang hijau.

Ah, tinggal satu lagi. Kubuat burung kertas terakhirku dengan penuh ketelitian. Selesai sudah.

"Angin, tolong sampaikan pesanku padanya. Supaya ia cepat pulang," ujarku mengucapkan permohonan kepada burung kertas ke-1000 itu.

Dan angin mendengarkan pesanku. Ia menerbangkan burung kertas itu.
.
.
Hingga tiba di tangan Naruto yang baru saja memasuki Konoha.


Hua, ini kok jadi burung kertas sih? :shock:
Maafmaaf :P

Next prompt: confused/bingung
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone