Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,989 Views)
Kanna Ayasaki
Member Avatar
Newbie
[ * ]
Prompt: Cycle/siklus
Fandom: Naruto
Chara: Sakura Haruno dan Ino Yamanaka

"Kenapa manusia harus mati?"

Satu pertanyaan itu cukup untuk menyentakkan seorang Ino Yamanaka dari kesibukannya membenahi pot bunga di jendela. Dahinya berkerut bingung, kedua alisnya menyatu. Ditatapnya sosok yang baru saja mengucapkan pertanyaan tadi dengan pandangan heran. "Kenapa, Sakura? Kau nonton film aneh-aneh lagi?"

"Tidak, Ino-pig," Sakura menyahut kesal. "Lagipula Taiyou no Uta bukan film aneh. Itu kan film yang bagus."

"Hee. Menurutku sih film itu klise dan membosankan, tapi terserah kau sajalah. Kenapa kau bertanya begitu?"

"Tidak apa-apa. Hanya ingin bertanya saja," Sakura mengangkat kedua bahunya santai. "Menurutmu kenapa manusia harus mati?"

Kedua alis Ino naik hingga nyaris menghilang dibalik poninya. Jelas ada sesuatu yang salah dengan Sakura hari ini. Tapi Ino memutuskan bahwa mungkin Sakura sedang dalam fase labil khas para remaja. "Hmmm..." Ino berpikir sejenak. "Kurasa karena memang begitulah siklus kehidupan. Dimana ada awal, maka pasti ada akhir."

Sakura sejenak terdiam, menatap temannya lama. "Menurutmu begitu?" gumam Sakura akhirnya. "Kau bilang itu siklus kehidupan. Tapi yang namanya siklus berarti berputar kan? Apa maksudmu setelah orang mati dia akan terlahir kembali?"

"Tidak." Sahut Ino pendek. "Aku tidak percaya reinkarnasi. Menurutku saat ada satu orang yang meninggal, berarti akan ada satu orang yang lahir. Dengan begitu siklus akan terus berjalan."

Sakura kembali terdiam, kedua emerald-nya menerawang. Ino yang merasa Sakura tak akan kembali menanyakan hal-hal aneh kembali berbalik untuk mengurusi pot bunga di jendela.

"Jadi... kematian itu memang harus, ya?"

Tangan Ino yang tadinya bergerak lihai di antara batang bunga langsung terdiam.Ada apa dengan sahabatnya hari ini?

Ino berbalik untuk menatap Sakura, tapi gadis itu tidak memperhatikannya. Sepertinya pikirannya kembali melayang entah kemana.

"Yah, sebentar lagi jam 5 nih, jidat lebar," ujar Ino setelah hening beberapa saat. "Jam besuk sudah mau beres. Aku pulang sekarang, ya?"

Sakura mengalihkan tatapannya pada Ino, kemudian tersenyum. "Ya. Besok datang lagi ya, Ino-pig. Jangan lupa bawakan brownies yang enak!"

Ino nyengir lebar, kemudian menepuk pelan kepala Sakura dengan tasnya saat lewat. "Apa makanan Rumah Sakit benar-benar tidak enak sampai kau minta brownies terus?" tanyanya. "Bisa-bisa keluar dari sini kau langsung gendut."

Sakura melotot dan bersiap meninju gadis pirang itu, tapi Ino tertawa dan buru-buru berlari keluar. "Dadaaah sakura, sampai ketemu besok!"

Dan sosok Ino pun menghilang di balik pintu putih, tanpa menyadari bahwa itulah terakhir kalinya dia bisa melihat gadis berambut merah jambu itu.

Karena malam ini, Sakura akan menjalani fase terakhir dari siklus kehidupannya untuk membuka siklus baru bagi jiwa yang lain.

.......

Astagaaaa ini fanfic macam apaaa ;____; Abal sekaliii ;__;

Mohon maaf karena setelah sekian lama menghilang malah kembali dengan ff abal *bow*

Next prompt: Dance/Tarian
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Kanna Ayasaki
Member Avatar
Newbie
[ * ]
Prompt: Wrong Number/Salah Sambung
Fandom: Naruto
Chara: Naruto Uzumaki, Hinata Hyuuga

"Halo?"

"Selamat sore. Ini dengan Uzumaki-san? Kami dari bimbingan belajar 'Sakura' ingin menanyakan..."

"Maaf. Anda salah sambung."

Trek.

Sambungan telepon itu seketika diputuskan, bahkan tanpa menunggu kata-kata si penelepon selesai. Naruto Uzumaki mendengus dengan tidak sabar, kedua safirnya menatap benda elektronik itu dengan tatapan kesal.

Salah sambung. Lagi.

Naruto memgacak-ngacak rambut pirangnya frustasi. Sejak tadi pagi, dia sudah stand by di depan ponselnya, menunggu telepon dari seseorang.

Telepon dari Hinata Hyuuga.

Wajah Naruto seketika memerah saat mengingat momen kemarin. Momen ketika akhirnya dia berani memberikan nomor ponselnya pada putri sulung Hyuuga itu. Momen ketika Hinata--dengan wajah imutnya--berjanji akan meneleponnya hari ini.

Tapi masalahnya, sekarang sudah nyaris jam 5 sore. Dan gadis itu masih belum juga meneleponnya. Parahnya lagi, sejak pagi tadi ponsel Naruto sudah menerima dua--bukan, tiga--telepon salah sambung.

Naruto merasa seolah orang-orang ini ingin menggodanya.

Mungkin inilah yang disebut dengan 'Takdir mempermainkanku'.

Naruto menggeram frustasi, berpikir barangkali Hinata memutuskan bahwa terlalu beresiko menghubungi seorang cowok pirang yang kelewat hiperaktif, saat ponselnya kembali bergetar.

Pemuda itu seketika menatap ponselnya waspada.

Nomor tak dikenal.

Naruto ragu-ragu. Kali ini siapa yang menelepon? Pegawai perpustakaan yang ingin menagih komik yang dipinjamnya bulan lalu?

Ia menyesal kenapa tidak sekalian minta nomor Hinata kemarin.

Menghela napas panjang, Naruto mulai meraih ponsel yang tergeletak di kasurnya. Berusaha tidak terlalu berharap supaya tidak kecewa jika harkos lagi.

"Halo?"

"Uhhm... Ha-halo, Naruto-kun?"

Seketika itu seulas senyum terkembang di bibir Naruto. Rasa frustasi yang dirasakannya seharian ini terhapus seketika saat mendengar suara merdu itu menyapa telinganya.

Sepertinya memang benar, 'Kesabaran akan berbuah manis'.


.....

Saya tahu, ini fail banget ._.a

Next Prompt: Chalk/Kapur

Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Join the millions that use us for their forum communities. Create your own forum today.
Learn More · Sign-up Now
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone