Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,875 Views)
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: One Spring Day/Satu Hari di Musim Semi
Fandom: BLEACH

.

Satu hari di musim semi itu, Byakuya hanya terdiam—menemani istrinya yang terbaring dengan kesakitan.

Ia sungguh tidak mengerti; mengapa istrinya sudah seperti ini di saat usia pernikahan mereka masih lima tahun. Harusnya, di musim semi ini, mereka berjalan-jalan di taman yang bunga-bunga beserta para pohon yang tengah dilanda kebahagiaan—dan bukannya diam di satu ruangan seperti ini.

Sungguh. Ia ingin dapat melihat Hisana—istrinya—sehat seperti sedia kala, dan bukan menderita sakit keras dengan obat yang tak ditemukan.

Byakuya ingin Hisana bahagia dan kembali mengecap manisnya dunia.

Tapi, kapan impinya itu menjadi kenyataan?

"Byakuya-sama..."

Lelaki ber-kenseikan itu menoleh. Hisana berbicara dengan pelan seraya tersenyum lemah dan deru nafas yang abnormal.

Temukan adik Hisana; Rukia—inti lontaran kalimat perempuan cantik itu.

Hisana menutup matanya; bukan cuma tertidur. Tangannya masih berada di genggaman tangan Byakuya. Deru nafasnya tak terdengar.

Pertama kalinya, Sakura mekar di musim semi Soul Society—bersamaan dengan perginya Hisana Kuchiki.

.

Next Prompt : Bartender
Edited by Matsura Akimoto, 26 Jan 2011, 06:12 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Inevitable / Tak Terhindarkan
Fandom: Kuroshitsuji

.

Perempuan berambut merah itu—Angelina Dulles, atau Madam Red—tak mengerti; mengapa ia tak bisa menghindari takdir.

Para pelacur itu punya rahim, dan ia tidak. Tetapi, dengan mudahnya perempuan jalang itu membuang para calon anaknya. Sadis.

Madam Red pun cemburu pada perek-perek itu.

Siangnya, ia mengaborsi embrio yang ada di dalam rahim mereka. Malamnya, ia memutilasi mereka.

Biarpun ia tahu perbuatannya salah, Madam Red tak dapat menghindarinya. Baginya—mereka kejam sampai membuatnya cemburu terhadap rahim mereka, dan ini setara untuk mereka yang dengan begitu saja menyerahkan 'organ' bawah mereka pada lelaki hidung belang.

Madam Red cemburu.

Rachel Phantomhive—kakaknya—menikah dengan Vincent Phantomhive, pujaan hati Madam sendiri.

Ia masih ingat; bagaimana Vincent bilang bahwa rambut merah Madam sangat indah. Dari situ, Madam jatuh hati.

Tapi—tak ia sangka, beberapa bulan berlalu, dan Vincent malah melamar Rachel.

Di hari pernikahan mereka, Madam pun tampak bahagia—sama seperti mereka. Biar begitu, hatinya menjeritkan tangis.

Madam serasa seperti makhluk tak bernyawa saat itu. Dan, ia tak bisa menghindarinya.

Lalu, Madam menikah. Suaminya sangat cinta padanya. Tapi, ia mati dalam kecelakaan—yang juga membuat rahim Madam harus diangkat.

Juga, sekarang—

"Aku kecewa padamu, Madam."

shinigami berambut merah itu mengayunkan deathscythe-nya pada jantung Madam. Ia benci saat melihat cinema record milik Madam.

Madam Red—Angelina Dulles—hidup tanpa bisa terhindar dari apapun.

.

Next Prompt : Gangster
Edited by Matsura Akimoto, 31 Jan 2011, 04:35 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Knight/Ksatria
Fandom: Eyeshield 21
Warning: POV berubah-ubah
Seijuuro Shin masihlah seorang ksatria kuat yang tetap disegani atlet amefuto lainnya. Pemilik skill Trident Tackle itu masih menjadi line backer terkuat, meskipun dalam lari—ia telah dikalahkan.

Eyeshield 21 telah menghalangi jalanku. Telah menghancurkan impiku. Menendang titelku sebagai pelari tercepat di Tokyo.

Aku tahu ada rasa kesal dalam hatiku. Aku ingin dia enyah, tapi tak dapat.

Dia menang dariku, dan itu tatkala disaksikan banyak orang. Dia. Dia—

"—Shin, kenapa kau melamun?"

Shin mengerjapkan matanya, mendapati Sakuraba menatap heran dirinya. Pemuda yang lebih tinggi darinya itu mengenakan seragam Ojou—sama seperti Shin.

"Tak ada apa-apa," dan ia pun berlalu. Tinggalah Sakuraba yang bingung.
Next Prompt: Desah
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Vulnerable/Rentan
Fandom: Shin Megami Tensei: Persona 3
Semua orang yang tak terlalu mengenalnya--baik di Iwatodai ataupun di luar--tidak beranggapan bahwa seorang gadis bertitel Mitsuru Kirijo tersebut adalah orang lemah. Ia kuat, tak gampang ditiup angin. Ia termasuk personifikasi yang angkuh. Arogan, meskipun sebenarnya ia juga tidak menghilangkan sifat ramahnya.

Masa lalu membungkam hidupnya yang semula indah.

Tidakkah kau sedih jika seandainya kedua orangtuamu terbujur kaku di depanmu?

Dan semua pendapat orang tentang Mitsuru adalah salah. Salah. Salah. Salah.

Mitsuru rentan oleh masa lalu. Air matanya selalu mendesak mau keluar tiap kali teringat orangtuanya yang sudah ada bermil-mil jauh di bawah tanah--dengan raga yang tinggal kerangka.

Tapi, hanya satu orang yang dapat membuat hatinya rentan. Rentan oleh... cinta, mungkin.

Akihiko Sanada. Dialah orangnya.

Yang sekarang tengah berdiri di hadapannya, dengan tatapan lembut. Dengan senyuman yang memporakporandakan kegalauan hatinya. Dengan jarak yang bisa membuat jemari mereka bertautan.

"Kau ada masalah, hm, Mitsuru? Ceritalah padaku," tawar Akihiko, dengan kata-kata yang sama tiap kali ia melihatnya penuh oleh galau.

Dan ia merasakan bahwa ada dua hal yang membuat hatinya sangat rentan; kedua orangtuanya dan Akihiko.
Next prompt: Lili Putih/White Lily
Edited by Matsura Akimoto, 16 Feb 2011, 05:40 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Drill/Bor
Fandom: Teen Titans

.

"Sedang apa kau?"

Raven terheran kala ia memasuki kamarnya. Terlihat Beast Boy tengah memegang dua bor sekaligus, seraya duduk di atas ranjang Raven yang tengah rusak.

Dan ia juga melihat sepuluh bor lainnya tergeletak di atas lantai kamarnya.

"Untuk apa bor-bor itu?" tanya gadis tersebut dengan datar.

Pemuda berkulit hijau tersebut hanya tertawa polos. "Ehehe. Aku sedang memperbaiki ranjangmu, Raven. Kan aku yang merusaknya," jawabnya.

"Dengar, ya, Beast Boy--kau tidak perlu memperbaiki ranjangku dengan bor-bor itu. Aku bisa sendiri."

"Tapi kau 'kan perempuan!"

.

Next Prompt: Death/Mati
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Bell Pepper/Paprika
Fandom: Persona 2
"Maya-san, kau sedang memotong apa?"

"Ah, Tatsuya-kun... Aku sedang memotong paprika."

Maya Amano kembali mengingat salah satu kepingan kenangan tentang ia dan Tatsuya Suou. Kepingan berharga--sangat berharga.

Kini ia juga tengah memotong paprika. Sendirian, tanpa ada Tatsuya atau siapa pun.

Tok. Tok.

Pisau dan alas potong beradu.

Tok. Tok.

"Tatsu--"

CRASH.

Perih. Potongan paprika menempeli luka di jari Maya yang masih segar.

Ia menangis.

Bukan karena rasa sakitnya.

Dulu Tatsuya menjilati luka di jari Maya kala tergores, tak peduli ada rasa paprika di sana.

Dan sekarang--mana?

Tatsuya sudah tak ingat padanya. Tatsuya sudah tak ada dalam kehidupannya.
Next Prompt: Blood/Darah
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
@ suzu
saya juga kangen. TAT
Prompt: Light/Cahaya
Fandom: Persona 3 Portable
.
"Bunuh aku, Minako-chan."

Minako Arisato menggelengkan kepalanya. Ia tak sanggup meredupkan cahaya Ryoji Mochizuki dari hari-harinya.

Ia menolak, "Tidak."

Ryoji memandangnya tanpa ekspresi. Datar. "Aku adalah Nyx, Minako-chan. Aku tak bisa menjadi cahayamu," sahutnya.

"Apa kau mencintaiku, Ryoji-kun?" Ryoji terkesima. Tak ia sangka Minako bisa seperti ini. Tak ia sangka pertanyaan ini terucap.

"Tentu. Aku sangat mencintaimu, Minako-chan. Aku ingin bersamamu."

"Lalu mengapa kau ingin kubunuh?"

"Karena aku adalah Nyx. Aku bisa membunuhmu kapan saja jika kau tak bisa membunuhku--itu yang paling kutakutkan. Cahayaku berbahaya untukmu."

Lalu air mata Minako berjatuhan.

"Kalau begitu biar aku yang meredupkan cahayaku, Ryoji-kun."

"Jangan."
Next Prompt: Mirror/Cermin
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Kipas/Fan
Fandom: Persona 4
Souji Seta mengagumi perempuan yang berambut hitam tersebut. Yang di rumah pasti mengenakan kimono. Yang membuat jantung Souji berdetak abnormal.

Yang selalu memegang kipas tiap kali memanggil persona-nya.

Yukiko Amagi.

"Ah, Souji-kun, mengapa melamun? Ada masalahkah? Akan kubantu semampuku."

Perempuan berbando merah itu adalah kipas Souji. Tiap otak Souji panas karena masalah, pasti akan jadi dingin lagi karena Yukiko selalu menenangkannya. Yukiko pun tak kalah cantik dari pada kipas merah jambu miliknya.

Souji hanya tersenyum. "Aku tak apa-apa, Yukiko. Tenang saja," sahutnya sopan.
Next Prompt: Eksekusi/Execution
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Contest/Lomba
Fandom: Persona 3 FES
Character: Minato Arisato. Orpheus.
Minato berlomba dengan waktu.

Pertama, ia lemah. Ia tak tahu apa-apa. Yang ia ketahui adalah bahwa ia telah menandatangani sebuah kontrak. Di sanalah garis awal lomba ini.

Kedua, Orpheus. Pemusik (gagal) yang jadi persona-nya. Yang punya cerita menyedihkan; gagal menyelamatkan istrinya. Personifikasinya; kuda pacunya.

Minato tahu, bagaimanapun ia membenci Orpheus dan harpa dan kisahnya, ia tetaplah personifikasi Minato. Ia tetaplah pelindung Minato ketika berlomba.

Dan kini, tibalah saatnya ketika Minato dan Orpheus berdiri di atas panggung--langit antara bumi dan Nyx. Tibalah saatnya mereka berdua menyerahkan apa yang mereka punya; dan memainkan lagu terakhir sebagai penutup lomba.

Dan di sana, garis akhir lomba terlihat. Tempat di mana Minato menyerahkan nyawa dan menyusulnya Orpheus pada istrinya di sana, setelah ia menengok ke belakang lagi; di mana ia melihat Eurydice tersenyum padanya lagi.
Next Prompt: Sidewalk/Trotoar
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Matsura Akimoto
Member Avatar
h i a t u s
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Cacing/Worm
Fandom: Bleach
Characters: Shinji/Hiyori
"Oi, kau ini kenapa, sih?"

Shinji tengah duduk di atas bangku taman bersama dua kantung belanja ukuran medium—cukup besar untuk menampung sebuah bantal—yang terlihat penuh. Sedangkan Hiyori berjongkok tepat di sisi kiri bangku taman, terlihat seperti... mencari cacing—atau sekedar mengorek tanah?

"Aku cuma mau mencari cacing, hage! Lagipula—oh, mereka semua sepertimu: kerempeng!"

Lelaki yang punya tindikan di lidah itu menyeringai. Dia merespon, "Jangan bilang kalau kau tidak mau aku kembali menjadi seorang taichou."

"Tidak! PERGI SAJA SANA!"

"Oh, atau kau mau membawa cacing-cacing itu untuk mengenangku, 'kan? Mengingat tadi kau bilang mereka mirip denganku."

"AKU CUMA MENCARI CACING—TIDAK UNTUK MEMBAWANYA, HAGE! KAU—"

Shinji segera mencomot satu cacing dan memasukannya ke dalam baju Hiyori, lalu membawa kantung belanja dan lari. Dengan perempuan mungil berkuncir dua mengejar di belakangnya, Shinji berteriak bahwa Hiyori makin terlihat seperti anak kecil jika sedang mencari cacing.
Next Prompt: Luncheonette/Restoran Makan Siang
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Create your own social network with a free forum.
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone