Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,098 Views)
aya-na rifa'i
Member Avatar
Newbie
[ * ]
Prompt: warm/hangat
Fandom: Doraemon
Character: Doraemon/Mii-chan

Hari ini hujan turun dengan deras. Aku melirik Nobita yang tengah tertidur sangat pulas di sampingku. Komik-komik bertebaran di sekelilingnya, membuatku menghela nafas sejenak. Aku memandang butiran air yang turun tiada henti dari langit. Ku arahkan kakiku menuju jendela, memandang hujan lebih dekat lagi. Udara dingin segera menghampiri kulit terluarku, biarpun aku robot, aku masih bisa merasakan hal-hal seperti itu.

"Hah... Andai saja langit cerah."

Perkataanku disambut suara lain yang membuat hatiku berdebar-debar.

"Miawww..."

"Mii-chan?" Tanyaku memastikan, segera saja ku alihkan pandanganku dari hujan menuju seekor kucing cantik yang tampak kedinginan di atas atap kamar ini.

"Miawww..."

"Astga, Mii-chan!" Ku hampiri tubuh kecilnya yang menggigil kedinginan, ku dekap erat tubuhnya, menggendongnya masuk ke dalam kamarku --dan Nobita tentunya. Ku nyalakan mesin penghangat ruangan, berharap dengan itu Mii-chan akan merasa hangat.

Aku belum melepas dekapanku, saat berkata, "bagaimana? Sudah lebih hangat?"

Dan aku lagi-lagi terperosok dalam pesona senyum manis miliknya.

"Miaww..."

"Di dekatmu, aku akan selalu merasa hangat, Doraemon."

a/n: astaga! gaje banget ya? #pundung...

next prompt: stigma/noda
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
aya-na rifa'i
Member Avatar
Newbie
[ * ]
Prompt: account/akun
Fandom: Ghost At School / Gakko no Kaidan
Character: Satsuki/Amanojaku

Pagi itu, Satsuki menuju lokernya dengan malas. Ia menatap lesu ke arah buku pelanjaran akuntansinya yang teronggok begitu saja di dalam loker miliknya. Sungguh, pelajaran itu adalah salah satu pelajaran yang paling dihindarinya. Padahal ia tahu dengan pasti pelajaran itu-akuntansi-adalah pelajaran anjuran bagi dia yang memang ingin menjadi seorang akuntan ternama. Tapi entah kenapa ia begitu membenci segala hitungan jurnal serta akun-akun yang menurutnya tak lebih dari onggokan nama yang tak ada nilainya--uangnya kan tidak benar-benar ada.

"Kau pasti belum mengerjakan tugasmu?"

"Amanojaku! Kenapa kau ada di sini? Bagaimana kalau yang lain melihatmu?!" Seru Satsuki saat melihat Amanojaku dalam wujud Kaya sedang berdiri menatapnya dari bawah. Kucing hitam itu memacangkan kedua bola mata kuningnya pada Satsuki membuat gadis kecil itu sedikit menyipitkan matanya dengan tidak suka.

"Jangan melihatku seperti itu, Amanojaku!" Serunya "Dan lagi, apa kata orang nanti jika melihat kucing hitam sepertimu berbicara denganku! Sudah sana, kembali ke tempatmu!" Usir Satsuki. Ia kibaskan tangannya, membuat gerakan non-verbal, memerintahkan Amanojaku pergi dari tempatnya berada sekarang.

"Itu pelajaran akuntansi?" Tanya Amanojaku datar, ia abaikan usiran Satsuki padanya.

"Eh? Memangnya kau mengerti?"

"Kau pikir, ilmu akuntansi hanya ada di zamanmu?!" Gerutu Amanojaku dengan kasar sambil menggaruk telinganya dengan kaki depannya.

"Aaa... Di zamanmu juga sudah ada?" Tanpa sadar, Satsuki tertarik untuk mengetahui hal itu lebih jauh. "Dan kau mengerti akan penempatan akun-akunnya? Maksudku, debit dan kreditnya?"

"Tentu." Ia tatap Satsuki dengan pandangan mencela, "hanya permainan logika di mana yang di debit harus secara seimbang mengkredit akun pasangannya."

Satsuki menghela nafas dengan gusar, "hmpphhh...! Kalau itu sih, aku juga tahu! Tapi kan pada prakteknya hal itu sulit dilakukan!"

Amanojaku menatap kedua mata Satsuki dengan pandangan geli sebelum menjawab, "nanti kau akan tahu, Satsuki. Dunia lebih kejam daripada pelajaran akuntansi yang kini kau pelajari. Bukan hanya akun-akun keuangan yang harus kau debet kredit, melainkan akun-akun di kehidupan duniamu lah yang harus kau atur di mana letak debet dan kreditnya, sehingga nanti..." ia menghentikan perkataannya, berbalik dan berjalan menjauhi Satsuki sebelum melanjutkan, "...di sana, di akhirat nanti, posisi balance-mu akan seimbang."

Dia pun berlalu meninggalkan Satsuki yang memandangnya penuh dengan tanda tanya.
.
.
A/N: Astaga! Kenapa jadi suram gini ya? Hehe...
Lunaryu-san, makasih buat prompt akunnya, hehe... aku senang liat prompt itu.XD

Next prompt: sailor/pelaut


Offline Profile Quote Post Goto Top
 
aya-na rifa'i
Member Avatar
Newbie
[ * ]
Prompt: perfume/parfum
Fandom: Harry Potter
Karakter: Ron / Hermione / Harry

Harry, Ron, dan Hermione sedang menaiki undakan batu di halaman depan pondok Hagrid tepat tengah malam ini. Mereka beruntung bisa melewati Flich yang berjaga dengan sangat ketat sejak peristiwa heboh belakangan ini. Isu mengenai beredarnya pelahap maut di Hogsmeade membuat pihak Hogwarts, terutama Flich memperketat aturan jam malam bagi para murid. Beruntung Harry masih menyimpan dengan aman jubah gaib miliknya. Berkat itulah mereka bisa keluar dari kastil hingga sampai di pondok Hagrid.

Gonggongan Fang terdengar menyambut kedatangan mereka, sedetik kemudian wajah cemas Hagrid muncul dari balik pintu pondoknya.

"Siapa di sana?!" Tanya Hagrid tajam sambil menyorongkan anak panahnya tepat di depan tamu kasat matanya.

"Hagrid, ini kami." Ucap Harry seraya melepas jubah gaib yang menyelubungi tubuh mereka.

"Astaga! Cepat masuk! Masuk!" Tukas Hagrid

Harry, Ron, dan Hermione dengan segera masuk ke dalam pondok. Mereka langsung duduk berkumpul di tengah meja ruang tamu kecil milik Hagrid.

"Hermione, kenapa dengan wajahmu?" Tanya Ron panik melihat wajah Hermione yang nampak mual.

"Harusnya aku yang bertanya, apa yang kau pakai sebagai parfum, Ron?!" Tanya Hermione kesal.

Ron memasang wajah tak berdoa sambil mengangkat bahunya, "entahlah, aku menemukan botol ini di ruang bwah tanah, Snape." Katanya sambil mengacungkan sebuah botol kecil transparan berisi cairan berwarna biru kelam di tangannya. "Ku rasa, baunya seperti parfum lavender."

"Berdoalah Kawan, semoga itu bukan kotoran Gnome yang dicairkan." Kata Harry sambil menahan tawanya.
.
.
A/N: Unyuu.... Hehehe... ngerjain di tengah kerjaan ni. XD #plakk...
makasih ya Lunaryu-san, buat prompt yang lucu dan imut ini. :)
aa.. maaf, maaf saya tadi langsung ngepost reply tanpa menambahkan prompt untuk selanjutnya. Tadi kepencet... :(

Next: idol / idola
Edited by aya-na rifa'i, 1 Dec 2010, 03:12 PM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Create your own social network with a free forum.
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone