Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,963 Views)
ceritanakecil
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt : air/udara
Fandom : Pandora Hearts
Chara : Oz Vessalius/Alice

.
.

Sepi.

Angin semilir memainkan rambut kedua sosok yang saling berjalan dalam diam. Mentari sudah mulai beranjak ke barat, menyisakan semburat merah dan jingga yang mewarnai lapisan-lapisan awan yang beriak tipis. Pusat kota sudah mulai menyepi, hanya menyisakan beberapa orang yang berlalu-lalang dan penjaga toko yang sibuk membereskan dagangannya. Bisa terdengar samar langkah kaki kedua sosok itu yang bergaung di sekitar mereka.

"Ahaha, udaranya lumayan tenang ya," sang bocah berambut blond buka suara. Ia meringis pelan dan meletakkan kedua tangannya ke belakang kepala. Kedua mata hijaunya melirik sekilas ke sosok gadis yang berjalan di sebelahnya. Dan begitu melihat apa yang kini berada di dekapan gadis itu, Oz tersenyum miris. Entah sudah berapa banyak uang yang aku keluarkan demi memuaskan hasrat Alice akan kecintaannya terhadap benda di dalam kantong itu, batinnya pelan, menatap nanar pada tersangka akan menipisnya dompet yang kini berada di saku celananya itu. Yah, setidaknya aku bisa mencicipi beberapa macam dari makanan itu--hanya beberapa, tentu.

"Apa?"

"Eh--huh?"

"Apa yang tadi kau gumamkan? Tentang udara," Alice bertanya ingin tahu. Ia menatap Oz dengan bola mata keunguannya yang membulat penasaran.

"Oh, haha. Bukan apa-apa," sang bocah Vessalius tersenyum garing. "Udara di sini hanya sedikit tenang, itu saja. Rasanya cukup asing."

Alice mengangguk pelan. Ia memfokuskan kembali pandangannya ke jalanan di depannya. "Memang udara ada rasanya? Mereka tak bisa dilihat kan? Hanya terbang tak tentu arah di depan hidung kita,"

Sang bocah Vessalius di sebelahnya menghela napas panjang dan melipat kedua tangannya di depan dada. "Oh ayolah Alice, bisakah kau menjadi lebih perasa sedikit? Coba rasakan--lihat suasananya, rasakan aromanya, dengarkan musik alaminya. Hal ini bagus untuk menghilangkan stress, tahu?"

"Caranya?"

"Nah," Oz menghentikan langkahnya. Ia meraih kedua bahu Alice dan memutarnya--kini bocah itu berhadapan dengan Alice yang masih diam tak mengerti. "Coba tutup matamu. Rasakan setiap sentuhan yang membelai panca inderamu--jangan buka mata dulu! Rasakan selama beberapa detik.."

Alice mengangguk-angguk. Oz tersenyum puas.

"Nah, bagaimana?"

"Daging."

Sebuah jawaban yang membuat sang bocah berambut blond itu terbengong seketika.

"Huh?"

"Aku merasakan daging! Aku bisa merasakan aromanya di dalam hidungku, bahkan mengecap rasanya di lidahku! Oh, ini sangat menyenangkan! Aku bisa melakukannya lagi nanti."

Oz menggaruk pipi kanannya dengan telunjuk dan tersenyum kecil. "Uh--err, baiklah,"

"Dan hal ini membuatku lapar," Alice menyeringai senang. "Ayo cepat! Kita harus segera kembali ke rumah, meminta maaf pada si-kepala-rumput-laut karena pulang sore, dan kemudian aku bisa makan! Yaaay!"

Dan Oz harus menerima nasibnya lagi ketika harus diseret oleh gadis di depannya, mengikuti langkahnya yang kelewat cepat menuju tempat tinggal mereka.

Yah, setidaknya ini bisa membuat mereka sampai lebih cepat.

: FIN :

next prompt : guitar/gitar
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone