Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
Drabble Berantai Keroyokan; Random/K-M/Random
Topic Started: 24 Jan 2010, 05:40 AM (48,912 Views)
Mitoia Roux G.
Member Avatar
Even though I love you, because I love you...
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: bread/roti
Fandom: Katekyo Hitman Reborn!
Character: Chrome Dokuro & Julie

Gadis itu. Setiap hari hanya memakan cokelat bar. Apa dia tidak kelaparan?

Biar bagaimanapun, cokelat itu bukan makanan yang cocok dijadikan makanan pokok. Seharusnya orang memakan sesuatu yang kaya karbohidrat untuk menghilangkan rasa laparnya bukan? Walaupun cokelat juga bisa, jika sesekali.

Tapi kalau setiap hari?

Apakah gadis itu tidak pernah makan makanan lain seperti takoyaki, atau minimal makan nasi? Dia bisa mati kekurangan gizi kalau seperti itu terus.

Ah, Julie... Kau terlalu memikirkan orang lain.

Hmm, mungkin aku akan membelikannya makanan saja ya. Barangkali saking melaratnya gadis itu (dan dua pemuda aneh di sekitarnya) ia hanya bisa membeli cokelat untuk makan.

Drap. Drap. Drap.

Dia berjalan melewati trotoar itu lagi. Dia pasti pergi ke pemandian umum. Dan setelahnya, ke minimarket, membeli cokelat...

Apa dia tidak bosan?

Lebih baik aku ke minimarket sekarang.

- - -

Aku sudah menenteng bungkusan plastik cukup besar, dan di dalamnya ada benda empuk yang manis.

Ya, aku memutuskan untuk membelikan gadis itu sebungkus besar roti untuk ia makan bersama kawan-kawannya.

Lalu, bungkusan roti ini akan kuletakkan di depan markas mereka.

Huh, kau terlalu baik, Julie...

----------------------------END.

next prompt: ball/bola
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mitoia Roux G.
Member Avatar
Even though I love you, because I love you...
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: games/permainan
Fandom: Eyeshield 21
Character: Hiruma Youichi

Waktu aku menemukan lubang bulat besar di tengah pagar kawat pangkalan militer sialan itu, aku berpikir di dalamnya akan banyak senjata sialan yang akan sangat menyenangkan jika kumainkan.

Tapi, lapangan di dalamnya berkata lain. Aku menemukan hal yang jauh lebih menyenangkan daripada tumpukan senapan sialan di gudang senjata pangkalan militer itu.

American Football.

Awalnya aku tidak tertarik untuk memperhatikannya, hanya mengisi waktu luang. Gerombolan pria berotot yang saling menjatuhkan satu sama lain demi bola lonjong cokelat sialan, apa sih asyiknya. Hanya saja seragam sialan itu cukup menarik juga kalau dipakai, kekekekeke. Tapi seiring permainan berjalan, aku mulai mengerti kerumitan permainan ini. Strategi penyerangan dan pertahanan, pertaruhan posisi demi posisi, play-nya yang amat bervariasi, sungguh menarik. Membuat otakku bereaksi cepat, seperti kaki-kaki yang ingin berlari dengan kecepatan peluru.

Aku juga mendapat mangsa baru, segerombol gumpalan otot sialan yang selalu bisa kutaklukkan di atas meja yang berserakan kartu poker, hanya dengan sedikit gertakan. Mereka langsung membolehkanku menonton permainan ajaib ini sepuasnya, disertai bonus gemerisik uang yang bertumpuk-tumpuk.

Dan saat aku mulai menjejakkan kakiku sebagai murid SMP Maou, seorang gendut sialan memergoki kertas-kertas berisi strategi untuk taruhan dalam permainan Amefuto nanti sore. Entah cara apa yang digunakan gendut sialan itu, ia berhasil menemukanku yang sedang bergambling ria di pinggir field. Dan entah kejadian sialan apa yang menimpa tim merah yang kupertaruhkan itu, tahu-tahu beberapa dari mereka sudah terkapar tak berdaya di field.

Kulirik gendut sialan yang sedari tadi terus memohon di balik telingaku supaya ikut klub American Football di sekolah, sampai telingaku pengang dibuatnya. Seperti biasa, seringai terkekeh terpampang jelas di wajahku.

"Kalau kau ingin aku bermain di klub Amefuto, kita harus selalu menang."

.
.
.

Sekarang di sinilah aku, berdiri di tengah lapangan Amefuto. Menjadi komandan dari neraka dalam permainan yang sangat menarik ini.

Semua kartu, semua play, semua potongan gambar, data, dan angka-angka satuan persentase telah kuingat baik-baik dalam otakku. Ini saatnya mengobral semua play neraka yang terus kuotak-atik setiap hari. Tidak hanya itu, pasukan tempur sialan di belakangku siap menyerang dengan baik kapanpun dibutuhkan.

Permainan ini memang ajaib. Bahkan semua strategi mematikan yang kurancang sejak lama akan kukeluarkan demi cebol sialan yang sudah tidak cebol lagi ini. Padahal dulu, aku pertama kali menyeretnya ke klub Amefuto Deimon Devilbats setelah melihat kaki cepatnya yang tersembunyi dibalik wajah lemahnya itu, dan dia tidak lebih dari teri sialan yang hanya berlevel sangat sedikit di atas pecundang.

Gendut sialan itu juga sudah menambah gumpalan otot dibalik timbunan lemaknya. Matanya menunjukkan bahwa ia sudah bukan lagi line amatiran yang tumbang sekali tanding.

Tekniknya yang bermacam-macam, play-nya yang rumit, dan pertarungan kekuatan dan kecepatan di atas field, serta hingar-bingar bola yang melayang, yang mengundang tampikan dan tangkapan. Itulah hal yang membuat permainan ini menarik.

Untuk kali ini aku setuju denganmu, cebol sialan.

American Football itu menyenangkan.

-end-

apa ini. geje sekali timeline-nya. ooc pula, wekekeke.

Next prompt: struggle/perjuangan
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mitoia Roux G.
Member Avatar
Even though I love you, because I love you...
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Headless/Tanpa Kepala
Fandom: Katekyo Hitman Reborn!
Characters: Gokudera Hayato/Lambo

Pett!

"Uwaaaaaaaa..." Suara chibi itu gemetaran di balik kegelapan.
Ya, tepat sekali. Saat ini di kediaman Sawada sedang mati lampu. Malam-malam pula.

"Lambo-san... Lambo-san takut sekali..."

Assassin kecil berumur lima tahun itu mendadak sadar. Ia sedang sendirian di rumah. Dalam keadaan hujan pula. Sesekali petir kecil menyambar.

Rumah itu begitu gelap dan sepi. Tidak terlihat apa-apa yang menjadi properti rumah itu. Makanya, suara hujannya sangat jelas terdengar.

Tsunayoshi saat itu sedang pergi ke tempat Dino. Sedangkan Nana sedang belanja, katanya ada hal penting yang harus dibeli malam-malam begini. Bianchi dan Fuuta, sedang jalan-jalan entah ke mana. I-pin pun sedang bermalam di rumah Haru (Haru menculiknya).

Tiba-tiba terdengar suara bel rumah. Lambo tambah bergidik. Saat ini bulu kuduknya tengah berdisko menggigil karena paranoid.

Dengan keragu-raguan hampir seratus persen, Lambo nekat mencoba membuka pintunya.

Mungkin Tsuna dan Maman pulang..., pikirnya.

Dan...

Ckrek.

"Gupyaaaaaaaaaaaaaaaa... hantu tanpa kepala! Hantu tanpa kepala!" Dengan amat kerasnya Lambo berteriak sampai membuat orang lain pengang. Jantungnya mungkin tinggal satu sentimeter menuju copot, kemudian napasnya tersengal-sengal.

Sosok tanpa kepala itu kemudian mengeluarkan cahaya yang mirip senter... Itu senter betulan, ngomong-ngomong.

"Hei, berisik sekali tahu! Dasar Ahou-ushi..."

Ternyata... hantu tanpa kepala itu...

"Gupya? Baka-dera?" Hei, kok mukanya malah jadi horor begitu sih? Anak kecil tidak banyak kerutannya tahu...

Gokudera Hayato menggigit senter seraya menurunkan letak jaket kulitnya yang tadi ia gunakan untuk menutupi kepalanya dari rintik hujan yang keroyokan. Jaketnya tidak memiliki tudung, wajar harus digunakan dengan cara seperti itu.

"Hei... Aho-ushi, kamu ketakutan yaaaaa~" Hayato tertawa licik sambil menggendong Lambo dengan pose yang tidak elit.

- - -

wahahahaha. ketagihan sama GokuLambo brotherhood <3

next prompt: brother / adik laki-laki
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Mitoia Roux G.
Member Avatar
Even though I love you, because I love you...
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Blood/Darah
Fandom: Bleach
Characters: Kuchiki Rukia (/Shiba Kaien)

"Apa kau takut?"

Seorang shinigami. Seorang pejabat bangku. Seorang bawahan Shiba Kaien. Seorang Kuchiki.

Dia ragu.

Di depannya, hollow.

Dia bukan Kaien-dono.

Hollow yang jenisnya masih dalam penelitian, dan belum diketahui kemampuannya. Yang jelas ia memangsa roh-roh dengan kapasitas yang sangat banyak. Dia sangat kuat sampai-sampai mampu memakan pejabat bangku ketiga.

Apa yang harus dia lakukan?

"Bunuhlah aku..."

.

Dan hujan terus menari, dingin terus mencekam, sunyi terus berdengung. Aliran darah yang mencuat dan mewarnai langit gelap bersenyawa anyir dengan kilap logam Sode no Shirayuki.

Pedang putih yang sekarang berlumuran merah.

# Hell yeah, sepam ga jelas buat kado ultah Rukia-chan. You like it? (Definitely not! *dilempar panci*)

Next Prompt: Semusim / One Season
Edited by Mitoia Roux G., 14 Jan 2012, 12:53 AM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
« Previous Topic · Post your FFs here! · Next Topic »
Add Reply


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone