Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 4
Haruskah Ada Romance di Setiap Fic Multichapter?; Haruskah?
Topic Started: 20 Jan 2010, 01:15 PM (1,892 Views)
qunnyv19
Member Avatar
luxurious
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Umm kalau menurut saya sih nggak harus, walaupun memang--ya, Romance udah menjadi seperti genre 'tetap' di setiap cerita fiksi.

Menurut saya pribadi sih, tergantung cerita itu genre utamanya apa. Nggak harus kan kalau genrenya Adventure/ Sci-Fi tapi terdapat bumbu Romance di dalamnya? Yang utama itu Adventure/ Sci-Fi, 'kan?

Tapi memang kalau ada Romance, mungkin banyak yang suka :dance:

Itu pendapat saya :excited:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Sky
Member Avatar
Free to unleash what I have in mind, is what I call as freedom
[ *  *  *  *  *  *  * ]
qunnyv19
2 Apr 2014, 02:43 PM
Umm kalau menurut saya sih nggak harus, walaupun memang--ya, Romance udah menjadi seperti genre 'tetap' di setiap cerita fiksi.

Menurut saya pribadi sih, tergantung cerita itu genre utamanya apa. Nggak harus kan kalau genrenya Adventure/ Sci-Fi tapi terdapat bumbu Romance di dalamnya? Yang utama itu Adventure/ Sci-Fi, 'kan?

Tapi memang kalau ada Romance, mungkin banyak yang suka :dance:

Itu pendapat saya :excited:
Saya setuju dengan pendapat ini. Entah kenapa tapi sebuah genre romance pasti jadi genre langgangan yang sangat ditunggu-tunggu oleh pembaca. Tidak jarang di sebuah fanfic bergenre adventure yang bagis, tersemat review yang jumlahnya tidak sedikit dan isinya pun minta dibuatkan pairing. Itu menandakan kalau romance memang 'merajai' dunia perfanfiksian kita, tidak hanya dalam bahasa Indonesia namun juga dalam bahasa asing.

Kalau menurut pribadi sih, terkadang sebuah fanfic yang sangat bagus dan genrenya itu memang bukan romance tidak perlu diberi romance, sebab kesannya itu jadi 'maksa'. Bahkan tidak jarang, fanfic yang pure-non-romance setelah diberi romance hasilnya malah boring dan menjenuhkah (maafkan bahasa saya) :hit:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
pindanglicious
Member Avatar
rot in engspa abyss
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
kalau menurut saya, nggak perlu-perlu amat sih .-. /pokerface /stahp
kecuali kalau emang romance diposisikan sebagai genre utama, seperti kata qunnyv-san di atas. bumbu romance emang bikin sedikit greget kali ya, makanya lebih laku dibanding genre yang lain ;3;
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
qunnyv19
Member Avatar
luxurious
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Sky
 
Saya setuju dengan pendapat ini. Entah kenapa tapi sebuah genre romance pasti jadi genre langgangan yang sangat ditunggu-tunggu oleh pembaca. Tidak jarang di sebuah fanfic bergenre adventure yang bagis, tersemat review yang jumlahnya tidak sedikit dan isinya pun minta dibuatkan pairing. Itu menandakan kalau romance memang 'merajai' dunia perfanfiksian kita, tidak hanya dalam bahasa Indonesia namun juga dalam bahasa asing.

Kalau menurut pribadi sih, terkadang sebuah fanfic yang sangat bagus dan genrenya itu memang bukan romance tidak perlu diberi romance, sebab kesannya itu jadi 'maksa'. Bahkan tidak jarang, fanfic yang pure-non-romance setelah diberi romance hasilnya malah boring dan menjenuhkah (maafkan bahasa saya) :hit:


Nah iya kan ... kebanyakan readers mau membaca Romance apapun genre utamanya, karena di cerita-cerita luar pun sebagus apapun cerita Fantasy/Adventurenya, pasti tetap ada Romance nyempil dikit :P (misal: Harry Potter, The Hunger Games)

Yuup! Setuju bangeet :excited: kalau genrenya memang bukan Romance kenapa harus dipaksakan :touched: padahal tanpa Romance pun fanfiksinya tetap bisa menjadi fanfiksi yang menarik dengan plot/tema/genre yang jarang diangkat orang-orang X_X

pindanglicious
 
kalau menurut saya, nggak perlu-perlu amat sih .-. /pokerface /stahp
kecuali kalau emang romance diposisikan sebagai genre utama, seperti kata qunnyv-san di atas. bumbu romance emang bikin sedikit greget kali ya, makanya lebih laku dibanding genre yang lain ;3;


Iyap saya setuju juga :excited:
Entah kenapa memang genre Romance menjadi genre yang menarik perhatian banyak orang... :love:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Waffle R. Dewey
Member Avatar
Writer of Darkness World
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Quote:
 
Langsung aja...haruskah ada romance di setiap fic mulchap? Seperti pada novel atau film, rata-rata unsur romance pasti ada di sana--tak peduli genre utamanya apa. Manusia terlalu suka kisah cinta, yah.

Menurutku ngga harus sih, tapi berhubung remaja merupakan bagian kelompok individual yang berada tengah .. ‘kan daya tarik fiksi/film biasanya menyatakan:
Cocok untuk (Anak anak sampai Remaja)
Cocok untuk (Remaja sampai Dewasa)
Atau lompat ke General cocok untuk (Anak anak sampai Dewasa) ya tetap tengahnya remaja-remaja juga :bored:
..
Bisa disimpulkan masa remaja merupakan puncak dari segala pencapaian mulai dari sosialita sampai IPTEK. Dengan pemahaman berikut perkembangan pengetahuan, remaja dapat dengan mudah menjadi bagian-bagian dari komunitas mereka yang luas. Bukan hanya orang dewasa yang memiliki jejaring komunitas luas tapi para remaja juga bahkan para remaja memiliki waktu-waktu luang yang kebanyakan tak dimiliki orang dewasa sehingga sudah tak asing lagi kalau mendengar seorang remaja dari komunitas satu mudah berbaur dengan komunitas remaja lain.

Lalu intrik yang paling populer dalam remaja apa.. cinta tentu saja. :love:

Unsur romance nyaris ngga bisa lepas dari kehidupan remaja. Ingat salah satu lirik lagu N*dji yakni, (Indahnyaa bercintaa saat muudaaa..) Saat muda itu lho, konflik cinta meledak-ledak, sekalinya galau beuh langsung deh buka Google dengan keyword,
Cara mudah melupakan mantan. T_T
Cara bersikap di depan mantan. T_T
dsb.

Jadi sudah ngga asing lagi kalau dalam satu fiksi atau film ada unsur romancenya. Nah, yang jadi masalah itu adalah … JENG JENG :hit: #PLAK .. kesalahpahaman dari konsumernya/penikmatnya sendiri terutama kalau sampai dia fanatik. :music:

Ini adalah salah satu tanda author sukses memainkan pikiran pembaca. Pembaca sering salah paham melihat tingkah salah satu tokoh yang terlihat care pada tokoh lain seperti: Melakukan pegangan tangan, menyentuh pipi lawan jenis, berkata-kata afeksi yang ambigu, dsb. Hal ini rentan terjadi dalam fiksi/film/dll yang multichap, hal-hal yang menimbulkan mereka berimaji bahwa itu adalah sebuah romance padahal sih bagi penulis yang fokus cerita biasa-biasa aja (pengecualian buat penulis yang memang udah niat/sudah mendeklarasikan akan membuat romance di bab berikutnya)

Mungkin untuk beberapa author akan berbaik hati mewujudkan imaji para pembaca tapi sebagian author yang lain kadang menjebak dengan akhir yang tak terduga bahkan mungkin membuat cerita itu akhiran romancenya gantung untuk memuaskan sekaligus mengecewakan. :sleepy:

Saat romance ditambahkan sebagai bumbu suatu cerita, itu bisa menguatkan bisa juga melemahkan parahnya malah kehilangan fokus cerita atau memperkeruh plot aslinya. Jadi, menurutku sebaiknya pikir-pikir lagi deh kalau mau nambah romance diluar cerita genre itu sendiri. :waves2:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Kamen Rider Official Fanboy
Member Avatar
"I love everything that contain dark."
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Menurut pendapat Rayhan, Romance itu nggak wajib ada di fic multi-chap ataupun one-shot. Tapi, entah kenapa, kalau nggak ada Romance-nya jadi kurang greget. Soalnya Romance itu nggak pernah lepas dalam kehidupan. #Romanceperiwer :waves2:
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
revabhipraya
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Nooo, romens itu gak mutlak harus ada. Otak manusia masa kini memang sudah diracuni seluruhnya(?) oleh romens ya, jadi kalo baca cerita atau nonton film yang dicari romens lagi romens lagi :")) gak usah jauh-jauh, ambil aja Wattpad. Di sana lebih banyak pembaca romens ketimbang genre lain entah atas alasan apa.

Kalau tujuan kita adalah "menulis fanfiksi ini", maka romens gak mutlak ada. Tapi kalau tujuannya sejak awal memang pingin eksis, ya romens jadi pilihan utama kurasa.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
« Previous Topic · Fanfiction Free Discuss · Next Topic »
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 4


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone