Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Infantrum adalah singkatan dari Indonesian Fanfiction Author Forum yang didirikan oleh Arialine pada tanggal 7 September 2007. Forum ini dibuat untuk menjadi wadah bagi penulis, pembaca, dan penikmat fanfiksi Indonesia secara umum. Di sini Anda bisa berkenalan dengan berbagai author dari bermacam-macam fandom dan berdiskusi tentang banyak hal, khususnya tentang fanfiksi. Infantrum juga merupakan pemrakarsa Indonesian Fanfiction Awards (IFA).

Kami harap Anda menikmati kunjungan Anda.

Bagi Anda yang belum menjadi member, silakan bergabung dengan kami di sini agar bisa mengakses keseluruhan forum. Kami menggunakan sistem admin approval sehingga Anda harus menunggu dulu registrasi Anda di-approve, tapi jangan khawatir, Admin selalu rajin mengecek antrean approval.

Sebelum memulai kegiatan berforum Anda, harap baca dulu peraturan Infantrum di sini.

Jika butuh bantuan, silakan hubungi staff Infantrum.

Enjoy~!!

Posted Image

Username:   Password:
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 4
Haruskah Ada Romance di Setiap Fic Multichapter?; Haruskah?
Topic Started: 20 Jan 2010, 01:15 PM (1,788 Views)
Dani
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Hahaha. Pertanyaannya... =u=

Yah, adanya unsur romance dalam multichapter tergantung keinginan/ketidaksengajaan.

Daripada nanya, mending Anda praktekkan. Apa terbesit ide romance apa gak. Lihat fic Anda sendiri.
Ngaruh apa nggak?
Baca review yang Anda dapatkan.
=.='
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
double S
Member Avatar
—Eszett, sharasuke
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Menurut saya gak harus kok :D
Tapi, memang fic romance lebih populer mungkin karena kebanyakan author dan pembaca fic itu cewek. Tapi, kalo saya gak begitu suka romance. Kan setiap orang suka pada hal yang berbeda-beda :) selera orang beda kan...
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Fleddie Melkuli
Member Avatar


kayaknya saya cuma bakal mengulang2 yg udah diomongin orang laen :P

fanfic doang ato orific juga nih?
saya pernah bikin fic multichap tanpa romens. meskipun seperti kata heri, pembaca bisa mengartikannya sebagai romens, tp si tokoh udah bilang "hubungan kami nggak seperti itu."
-caripembenaran.com-

karya fiksi yg tanpa romens sama sekali juga ada kok kalo mau nyari. berhubung saya males nginget2, saya sebutin aja judul film yg -bisa dibilang- sama sekali tidak dibumbui romens :
All the President's Men --- berdasar kisah nyata sih, tp tetep ada dramatisasi juga
Sixth Sense --- seinget saya sih gak ada sama sekali

mumpung inget, buku:
Counterfeit Son (Dua Wajah Cameron)
House of Scorpion
--- dua2nya masuk kategori young adult

di fictionpress
Scent of a Dancer
hehehe...
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Sanich Iyonni
Member Avatar


@Dani-san: Saya pernah kok nulis fic mulchap tanpa romance dan semuanya baik-baik aja. Yang saya angkat di sini kan fenomena general yang terjadi saat ini. :)

@SS-san: Yup, selera orang emang beda-beda. Setuju banget.

@Fleddie-san: Hehehe, orific juga. Err...jujur aja, saya nulis novel anak-anak beberapa bulan lalu dan bisa dibilang nyaris gak ada romance-nya karena saya memang tak pintar dalam bidang itu. Plus saya sebel sama cerita anak-anak Indonesia sekarang (baik novel, film, etc) yang mengandung romance (walau cuma dikit) di ceritanya...padahal harusnya cerita buat anak-anak kan gak begitu. Ujung-ujungnya pasar cerita-cerita tsb balik lagi ke remaja (walau anak zaman sekarang emang kecepetan dewasa).
Anyway, saya bikin topik ini bukan gara-gara itu, melainkan emang karena saya penasaran dgn fenomena fic mulchap sekarang.
*
Saya jarang nemu novel tanpa romance sih...apalagi film Hollywood. Tapi dari sederet yg Fleddie-san sebut di atas, saya percaya kok. :D
Oya, Most Wanted juga gak ada romance-nya yah? Hint sih ada, tapi kayaknya gak ditonjolin itunya deh.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Dani
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
@Sannich
Yah, situ kan pernah bikin, jadi berarti tanpa romance gak masalah. :D Fic saya juga banyak yang gitu kok. multichap isinya kill or be killed, gak sempet nyelipin adegan romen
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Galaxy Silver
Member Avatar
Intermediate Poor Member
[ *  *  *  *  *  *  * ]
Sebenernya kalo isi cerita udah enak dipandang (?) n bagus sampe ngasilin review yg banyak, menurutku nggak usah. Tapi kadangkala orang2 Indonesia ini (lhoo) masih terbawa2 suasana anak muda yg senang bercinta, jadinya bawa2 genre yg ga seharusnya ada di fanfic-nya; romance. Genre ini bener2 banyak yg pake di setiap fandom. Dan ... sebenernya cerita bakal membosankan kalo ga ada romance sedikitpun. Liat aja film2 barat ato film2 lainnya, walopun genre humor, tapi romance juga nyempil 'kan? Apalagi film hantu. Soalnya, genre ini udah hampir wajib dimanapun. Ga ada genre ini film--eh, fanfiction ga akan asyik.

Tapi tetep aja sih, menurutku genre ini membosankan jika muncul terlalu sering.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Megumi Kei
Member Avatar
Incest are very welcomed indeed (ื▽ืʃƪ) /plak
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Romance ga harus dimasukkan sebagai genre sih, bisa juga cuma sekedar pendamping. Tapi, biasanya sengaja ataupun ga sengaja, pasti bakalan muncul Romance ditiap cerita. Mau secuil atau seabreg, pasti ada.

Ini hal yang wajar karena kehidupan nyata setiap orang kan Romance semua, buktinya kita bisa lahir n ada di sini :D Dan mengenai sinetron, kayaknya ga bisa dikatakan genre-nya Romance deh. Soalnya, sinetron kan genre-nya yaa sinetron *plak*

Romance kan artinya:
Romance
 
is the pleasurable feeling of excitement and mystery associated with love.

Saya ga pernah menemukan yg seperti itu pada sinetron. Yg saya temukan cuma tokoh utama yg hilang ingatan, ketabrak mobil, punya leukimia, orang tuanya ketuker, punya kembaran yg udah lama kepisah, yg marahnya teriak2 + mata melotot, n yg sedihnya nangis sambil hujan2an ' 'b *ditendang keluar tret*
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
sanna-chwan
Member Avatar
looking at the sky blue eyes
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Jadi inget film hollywood, mau genre-nya apa kok kyknya unsur ini tetep ada (adegan kissing atau adegan tidur yg harusnya bisa dibuang). Tapi aku lebih suka klo cuma hint doang sih daripada terlalu melenceng dari genre/tema/alur besar yg sudah disepakti, kayak manga shounen selama ini. Emang butuh pemanis sih hehehe...
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
ceritanakecil
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
WAAAAHHHH INIII.
saya nggak niat masukin romance sih.. berhubung tokoh di fic saya cowok semua, dan saya emang nggak sreg banget kalo ada cewek di antara mereka. tapi bukan BL! friendship family gitu.

tapi iya juga sih. banyak orang yang suka romance. saya juga sebenernya pengen masukin, kepikiran mulu dari kemarin, cuman keadaan FF saya kayak gitu, bingung mau masukinnya gimana : |
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
ambudaff
Member Avatar
Reinkarnasi
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Kalau fanfic diibaratkan masakan, dan romance dianggap gula, tentu tergantung masakannya kan? Kalau mau bikin kolak, ya harus banyak gula, tapi kalau mau bikin tumis kangkung, gula sesudut sendok teh juga udah cukup. Kalau ada tukang masak yang maksa harus selalu ada gula yang banyak dalam masakannya, nanti bikin kolak kangkung dong?

oke ambu, mau masak sih masak aja, jangan sambil OL Infantrum
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
aicchan
Member Avatar
True Brothers

Romance dalam multichap~ kalo buat aku sih itu bisa jadi bumbu penyedap, tapi ga juga jadi unsur yang memonopoli. biasanya sih buat selipan2 diantara ketegangan aja, jadi enggak seluruh chapter isinya yang lovey dovey syalala begitu, yang ada pada eneg juga yang baca ==

Kadang juga meski multichap saya isinya family, pasti disempilin itu romance^^ hihihi...

tapi wajib enggaknya ya kembali ama author masing-masing deh :)
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Apo
Dramioneshipper
[ *  *  *  * ]
Menurut gue, dibilang wajib sih nggak juga. Pilihan romance dimasukin atau nggak itu ya kembali lagi ke penulisnya aja.

Tapi, gue pernah belajar tentang kajian film (sedikit banyak bisa disambungin dikit sama fiksi kali yaa -__-), akan sedikit lebih seru jika ada romancenya dikit sebanyak 10-20%. Ya itu dia, fungsinya sebagai pemanis dan penarik perhatian.

Novel kaya Sherlock Holmes aja ada, walaupun super-super implisit. Bukan romancenya dalam kasus ini, tapi kemunculan si Irene Adler itu loh yang dikatakan sebagai "perempuan yang paling diakui Sherlock". Mengenai benar atau nggaknya ada romance di antara mereka, ya itu kembali ke persepsi masing-masing orang. Tapi, tetap saja itu disebut "bumbu pemanis" juga.

Tentang wajib ada atau nggaknya, ya terserah penulisnya sajahlaah... ^^


Edited by Apo, 1 Dec 2011, 10:54 AM.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
KuroYuki
Member Avatar
lagi bias tatsun
[ *  *  *  *  *  *  * ]
ngga harus, suka suka authornya mau diselipin romance atau genrenya dibuat romance
tapi kalo dari aku sendiri, aku paling ngga demen ada romance di ceritaku. kenapa? soalnya rata rata romance itu kurang lebihnya sama semua, dan jadinya terkesan klise. sedangkan aku sendiri paling ngga demen kalau ceritaku klise (karena aku sering kritik ke temenku "ce, ko ceritanya gampang ditebak, ga seru ah" lalu males baca lagi)

<< orang yang ga pernah nulis romance karena sebenarnya alergi romance, terakhir kali aku nulis romance rasanya mau garuk garuk punggung dengan hebatnya. maka akhirnya romance jejadian itu kuhapus selamanya dari laptop
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Silent Afterglow
Member Avatar
Class Zero
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Romance ya...

Sebetulnya nggak harus ada, tapi romance itu, pemanis bukan? Bagi saya, rasanya menyenangkan melihat perkembangan sebuah karakter dalam relasi dengan karakter lain, bagaimana mereka saling mengubah satu sama lain. Seperti pepatah bilang, besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Bisa diterapkan pada karakter juga bukan? Dalam universe mereka, mereka adalah sebuah makhluk hidup yang utuh.

Lagipula bagi saya, romance itu sebuah hal yang tidak bisa dilepaskan dari hidup kita. Romance mempengaruhi nyaris semua aspek kehidupan. Karena kita mikirin si dia, kita nggak konsen ngapa-ngapain.

But, ini adalah hal yang relative sekali lagi. Jadi, terserah mau ada romance apa nggak. Toh, banyak juga fic yang tidak memiliki romance tapi menarik untuk dibaca.
Offline Profile Quote Post Goto Top
 
Deleted User
Deleted User

Kelihatannya dari pendapat teman2 diatas udh jelas nga harus.

Menurutku sih nga mesti. Klu memang ficnya fokus bukan cinta ya kenapa harus? :|

Nga usah jauh-jauh deh, misalnya di Bleach tetap aja (secara implisit) ada walaupun sang author fokusnya shonen. Naruto sama.... Harry Potter ada walaupun cerita intinya adventure/fantasy juga ada... karya luar biasa seperti Lord of the Rings juga ada...

Kembali keputusan sang author. d^^b

Intinya kasih saat perlu, klu nga mau fokus situ ya implisit aja.
Quote Post Goto Top
 
1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Free Forums. Reliable service with over 8 years of experience.
Learn More · Register Now
Go to Next Page
« Previous Topic · Fanfiction Free Discuss · Next Topic »
Add Reply
  • Pages:
  • 1
  • 2
  • 4


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone