Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
Viewing Single Post From: Drabble Berantai Keroyokan
Evey
Member Avatar
Honored Member
[ *  *  *  *  *  *  *  *  *  * ]
Prompt: Pita/Ribbon
Fandom: Naruto
Character: Sakura, Ino (friendship)
Rate: K

Tangannya terulur, pita itu menari tertiup angin di sela jemarinya yang berkuku pendek. Belum ada reaksi dari anak di depannya sampai Ino berkata.

"Hei, helo... Sakura, apa yang kau lamunkan?"

"Apa maksud pita ini, Ino-chan?" sepasang mata hijau itu melebar. Bertanya-tanya, tampak bingung.

"Tentu saja ini buatmu. Agar kau tak usah menangis lagi. Agar kau tak usah memotong rambutmu dalam bentuk yang mengerikan seperti itu, oke?" Ino mengedipkan sebelah matanya. Ditautkannya pita itu ke jemari Sakura. Merah marun warnanya, tampak kontras dengan kulit Sakura yang pucat. Menyala-nyala di tengah warna yang tampak bisu di padang ini. Karena waktu itu, hanya pita itulah yang bicara. Mengenai janji di antara dua sahabat dan keinginan untuk jadi kuat.

"Jangan pernah menangis lagi. Jangan menyerah. Jadilah percaya diri dan gapai mimpimu," ditepuknya bahu Sakura. ia terkekeh sejenak sebelum berujar. "Nanti, kalau mimpimu sudah tercapai... saat itu kau boleh kembalikan pita ini."

-

Pita itu tak selalu melekat di helaian rambut merah mudanya, namun ia membawanya bersamaan dalam langkah. Di pita itulah terpatri jati dari persahabatan mereka. Memang salahnya--untuk beberapa waktu ia membiarkan pita itu teronggok begitu saja dan tak terurus. Tapi toh sekarang...

Suara ketukan di pintu dan teriakan ricuh di luar membangunkannya dari lamunan. Lekas-lekas, gadis yang kini sudah beranjak jadi remaja ini menyelesaikan sisiran rambutnya. Tangannya merogoh ke bawah laci meja rias dan meraih pita itu. Teksturnya masih selembut dulu dan begitu sarat akan kenangan.

Nanti, kalau mimpimu sudah tercapai... saat itu kau boleh kembalikan pita ini.

Sakura menarik napas. Ia keluar, menyongsong rekan setimnya yang berjumlah 5. Ya, kau tak salah baca; lima. Yamato, Kakashi, Naruto, Sai, dan seorang lagi... kalau bukan Sasuke, lantas siapa? Malam itu mereka akan merayakan reuni lagi setelah melewati huru-hara dan aral yang terlalu rumit untuk diceritakan.

"Boleh aku pergi sebentar sebelum kita ke kedai ramen?" tanya Sakura.

"Hm? Buat apa?"

"...sesuatu...!" tanpa menunggu, dia berlari ke arah lain.

-

Kini mata biru itulah yang membelalak bingung. "Apa maksud pita ini, Sakura?"

"Masa kau lupa," Sakura tersenyum. "Kau bilang aku boleh mengembalikannya begitu mimpiku tercapai."

"Dan...?" Ino mengangkat satu alis.

"Mimpiku sudah tercapai, Ino," Sakura menuding ke belokan, di mana siluet teman setimnya menunggu. "Aku ingin mereka bersama lagi dan kini sudah terpenuhi. Bukan murni kerja kerasku, tapi aku bersyukur. Dan pita ini... Sedikit banyak ia memiliki andil."

Hening sesaat.

"Kalau bukan karena kau dan kepercayaan diri yang kau selipkan di sini, pasti aku takkan pernah bisa meraih mimpiku."

Keduanya bertukar pandang, kemudian seulas senyum menghiasi masing-masing wajah jelita itu. Betapa mengejutkan bukan, kekuatan sebuah persahabatan? Dua gadis itu adalah buktinya.

-

-

modified canon. Ngawur dan ngayal abis. Dan jangan tanya di mana letak keindahannya. Ini fic gagal, uhuhuhu. Mana mungkin Sasuke bakal balik secepat itu huhuhu =.=
prompt: triangle/segitiga
Offline Profile Quote Post
Drabble Berantai Keroyokan · Post your FFs here!

AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone