Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
Haruskah Ada Romance di Setiap Fic Multichapter?
qunnyv19
2 Apr 2014, 02:43 PM
Umm kalau menurut saya sih nggak harus, walaupun memang--ya, Romance udah menjadi seperti genre 'tetap' di setiap cerita fiksi.

Menurut saya pribadi sih, tergantung cerita itu genre utamanya apa. Nggak harus kan kalau genrenya Adventure/ Sci-Fi tapi terdapat bumbu Romance di dalamnya? Yang utama itu Adventure/ Sci-Fi, 'kan?

Tapi memang kalau ada Romance, mungkin banyak yang suka :dance:

Itu pendapat saya :excited:
Saya setuju dengan pendapat ini. Entah kenapa tapi sebuah genre romance pasti jadi genre langgangan yang sangat ditunggu-tunggu oleh pembaca. Tidak jarang di sebuah fanfic bergenre adventure yang bagis, tersemat review yang jumlahnya tidak sedikit dan isinya pun minta dibuatkan pairing. Itu menandakan kalau romance memang 'merajai' dunia perfanfiksian kita, tidak hanya dalam bahasa Indonesia namun juga dalam bahasa asing.

Kalau menurut pribadi sih, terkadang sebuah fanfic yang sangat bagus dan genrenya itu memang bukan romance tidak perlu diberi romance, sebab kesannya itu jadi 'maksa'. Bahkan tidak jarang, fanfic yang pure-non-romance setelah diberi romance hasilnya malah boring dan menjenuhkah (maafkan bahasa saya) :hit:

Faktor-faktor yang mendorong terciptanya fanfic..
conchiita
29 Jan 2014, 11:01 PM
DARI HEADCANON DOOOONG~ #maafkeps

Dari teori yang diciptakan sendiri (maupun orang lain dalam konteks fandom), tapi juga kadang-kadang dari kegiatan sehari-hari atau imajinasiku (kalau yang ini untuk fanfic AU). Bisa juga dari dorongan naluriah untuk mendedikasikan sebuah tulisan buat karakter/OTP tertentu sih, aih ....
Atau bisa juga mendapatkan dorongan-dorongan eksternal, seperti prompt, challenge, dsb.
Ah iya, saya juga setuju dengan pendapat di atas, terutama pada bagian imajinasi serta tulisan yang didedikasikan untuk OTP yang saat itu kita gemari.
Biasanya saya sering menulis sebuah fic dikarenakan dua unsur tersebut, imajinasi dan OTP. Tapi kalau mengenai challenge dan lain sebagainya, saya cenderung tidak seperti itu. Terlebih saya kan jarang ikut sebuah challenge :P

Author's Note
qunnyv19
10 Apr 2014, 06:28 PM
Setidaknya saya masih bisa mentolerir yang hanya memberi penjelasan (walaupun bisa di bawah, tetapi setidaknya lebih baik daripada yang suka nyempil kayak gitu :touched: )

Kadang saya bingung untuk apa Authornya nyempil kayak gitu "Orz X_X
Menanggapi yang ini.
Iya, seharusnya penjelasan seperti itu bisa diberikan baik di atas fic (sebelum cerita dimulai dalam sebuah chapter) maupun setelah cerita selesai dalam satu chapter, tapi setidaknya AN yang berupa penjelasan pun bisa ditolerir. Saya lumayan sering menggunakan AN yang bersifat menjelaskan, biar pembaca yang membaca fic saya itu tidak bingung dengan istilah asing yang tertera di dalam satu chapter. Tapi perbandingannya 1:10, tidak di semua chapter saya memakai AN penjelasan.

AN dengan bahasa author yang nyempil di tengah fic itu kalau untuk cerita humor/parody sudah jelas porsinya seperti apa, biasanya untuk tambah lucu-lucuan dan sebagainya. Tapi kalau di fic serius seperti drama dkk saya kurang yaking apa maksudnya. Entah ingin diperhatikan (maafkan bahasa saya) atau sebagainya.

Author's Note
qunnyv19
5 Apr 2014, 09:33 PM
Saya sih seringnya nemu A/N di tengah fic di genre Humor/Parody, padahal saya kurang suka, kesannya jadi malah ... ah o_O tapi nggak jarang juga sih ada fic selain Humor/Parody yang ada A/N di tengah-tengah.
Seperti yang dikatakan di atas, kebanyakan fanfic dengan genre humor maupun parody memiliki AN yang nyempil di tengah-tengah, mungkin maksudnya author ingin ikut campur atau apa, saya sendiri kurang mengerti. Beberapa AN yang nyempil di tengah sepertinya muncul tidak hanya di fanfic yang bergenre humor/parody saja, di beberapa fanfic yang genrenya lebih serius (contoh: drama, adventure, dkk) ada yang seperti itu di mana AN muncul di tengah-tengah. Kalau isi dari AN itu menjelaskan sebuah istilah, mungkin masih bisa saya tolerir, namun bila author ikut berpendapat seperti:

Kuroko yang tengah terdiam itu hanya bisa menggigit bibir bagian bawahanya, bingung....itulah rasa yang sekarang ini bergejolak di dalam hatinya (AN: Nak, kamu mengapa galau seperti itu??)

Yang contoh seperti ini justru membuat saya sedikit ilfeel. Sedikit beda dengan yang ini:

Layaknya seorang kaisar yang tengah berkuasa, Akashi memberikan mandat yang terdengar begitu serius di telingat teman-temannya. Kedua pasang mata yang berbeda warna itu (AN: heterokrom), di mana yang satu berwarna merah dan yang lainnya berwarna kuning keemasan berkilat dengan tajam, menatap kelima kawannya dengan penuh keseriusan.

Yang AN contoh di atas ini masih bisa saya tolerir karena intinya adalah menjelaskan, bukan bahasa author yang ikut berbicara

Author's Note
qunnyv19
2 Apr 2014, 03:14 PM
apalagi ada A/N yang suka nyempil di tengah fic. Sorry, big no.
Like this, hal seperti itu tentunya sangat mengganggu bagi pembaca. Saya menyadari hal itu ketika saya berada di sisi sebagai seorang reader, oleh karena itu saya berusaha untuk meminimalisir AN serta tidak menggunakan AN di tengah-tengah fanfic yang tengah berlangsung. AN yang ada di tengah-tengah itu, apalagi jumlahnya nggak cuma satu pasti mengganggu kita sekali. Dan akibatnya, pembaca pun jadi malas untuk melanjutkan ke chapter selanjutnya, mereka akan berpikir kalau chapter selanjutnya pasti ada AN yang nyempil di tengah. Sebagai pembaca, saya berpikiran seperti itu


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone