Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
  • Pages:
  • 1
Apa yang paling kamu benci di fanfic?
nawdblume
27 Mar 2014, 01:46 PM
Saya picky. Tapi kadang itu semua berdasar mood, sih, buat OOC, marry sue, dan EYD. Selain tiga hal yang berdasar mood itu, yang lainnya enggak. Begitu saya nemu yang begitu, saya pasti langsung tutup jendela browser ^^
Tos sama Nawdblume, saya sendiri orangnya juga sangat picky kalau itu mencangkum fanfic yang akan saya baca. Bahkan terkadang melihat warningnya dan ternyata di sana itu dicantumkan 'OC yang banyak, self-insert, abal, gaje' dan lain sebagainya, pasti saya akan menekan tombol balik sehingga tidak jadi membacanya.
Satu hal lagi, sebuah fic yang minim deskripsi terkadang membuat saya jadi bingung, saya suka pendiskripisan yang baik di dalam sebuah fic dan mudah untuk dimengerti, tapi kalau di fic itu saja penjelasannya sangat minim yang pasti langsung bikin saya pencet tombol balik.
*Mengelus dada karena heran* Selain beberapa yang ada di atas, yang paling menyebalkan itu kalau di dalam fic itu ada sebuah adegan yang satu saja belum selesai lalu dipotong untuk ganti scene, namun kesannya itu memaksa dan sangat cepat tanpa ada keterangan apa-apa.

Just-Sky
Mengenai Chasing Liberty
Mengenai fic tersebut, maafkan aku karena aku belum bisa melanjutkan serial itu dalam waktu dekat ini, padahal aku sudah berjanji kepada beberapa pihak untuk melanjutkannya. Sebenarnya fanfic itu tidak discontinue kok, masih lanjut namun update-nya akan sedikit molor dari perkiraan.
Ide untuk melanjutkannya sedikit mengalami kendala, hal ini dikarenakan writer block yang tiba-tiba menyerang. Seperti status yang sudah aku pasang di akun FFN-ku, aku akan melanjutkan fic-ku (baik Chasing Liberty mauapun yang lainnya) ketika writer block yang menyerang sudah musnah dan pada saat itu aku punya waktu luang. Aku akan mencoba untuk melanjutkannya, tolong maafkan aku :sorry:

Berapa cerita yang kau review?
Untuk yang official, atau artinya menggunakan proses Log-In untuk mereview, kira-kira masih sekitar sepuluhan atau lebih. Tapi kalau setipe anonymous, mungkin lebih dari dua puluh lebih jumlahnya. Selama ini kalau membaca sebuah fic, aku lebih sering menjadi silent reader memang, cuma membaca dan tidak meninggalkan jejak ataupun saran beserta kritiknya. Kebiasaan yang buruk memang, tapi mulai beberapa saat yang lalu aku sudah mulai mengubah kebiasaan buruk itu, perlahan-lahan sudah mulai meninggalkan jejak di dalam fic yang aku baca agar author dari fanfic tersebut mampu meningkatkan tulisannya dari kritik beserta saran yang aku (dan yang lainnya) tinggalkan.

Apa yang paling kamu benci di fanfic?
Sama seperti komentar yang ada di atas. Terkadang OOC di dalam suatu fic memang bisa merusak image chara yang ada, bahkan terkadang membuat fic tersebut menjadi tidak masuk akal. Tapi secara peribadi aku tidak membenci hal yang terlalu OOC, soalnya aku tahu seorang author itu tidaklah perfect dalam menggambarkan chara yang mereka pinjam, tidak semirip dengan yang asli. Apalagi kalau setting dari fic tersebut adalah semacam AU dan AR, bisa dipastikan ke-OOC-an chara akan bertebaran di mana-mana.
Yang bagus sih, kita sikapi saja semua itu dengan pemikiran yang positif dan terbuka.

Mengenai Mary Sue dan Gary Sue, ok... itu cerita lama yang menjamur di dunia per-fanfiksian. Bahkan terkadang seorang penulis pun tidak sadar kalau dalam penggambaran karakter tokohnya terlampau OOC sampai hampir ke arah Garystu dan Mary Sue. Kalau yang sudah seperti ini, saya hanya bisa mengelus dada dan kemudian mengeklik tombol kembali. Karena bagiku kedua hal itu membuat mood membacaku jadi down, daripada down makanya aku langsung keluar dari fic tersebut

semangat baru author lama
Zang
7 Mar 2014, 04:39 PM
Ya emang harus ada motivasi dari dalam diri dulu untuk mulai bangkit dan memupus rasa malas/bosan. Saya juga menjelajahi beberapa fandom, makanya mulai excited lagi.
Sangat setuju dengan pendapatnya Zang. Motivasi dari seorang penulis lama agar ia bisa kembali menulis lagi itu harus dibangkitkan dari dalam diri sendiri, itu adalah awal permulaannya.
Mungkin caranya ada yang bermacam-macam, seperti membaca fic buatan diri sendiri dulu, menonton ulang atau pun membaca seuatu yang ada di dalam fandom itu dan lain sebagainya.

Jujur, Aku sendiri join di FFN dari tahun 2010, dan Puji Tuhan sampai sekarang masih aktif meskipun statusnya itu Semi-Hiatus. Rasa jenuh saat kita menulis tentunya ada, apalagi ketika kita berada dalam tengah-tengah proyek pembuatan fic yang multichapter. Aku sendiri pernah hiatus sampai setengah tahun lebih lamanya, dan syukurlah sekarang sudah bisa bangkit dari keterpurukan itu.
Intinya cuma satu bila kita ingin membangkitkan semangat menulis lagi, kita harus memotivasi diri sendiri dan mengatakan kalau kita bisa bangkit dari keterpurukan itu. Dan cara yang aku lakukan itu berhasil. :touched:

Author Mancing Flame
Sejujurnya aku kurang suka sama author yang menarget sebuah fic yang ia buat dengan jumlah review, kesannya itu kayak kurang profesional dan cari muka saja #nooffense.
Kalau ada fic yang di per-chapternya si author mencantumkan "Kalau nggak review lebih dari bla bla bla maka aku nggak update lagi." Well. yang seperti ini rasanya bikin miris saja. Maksudku ya kok kelihatan sekali pengen kita kasih flame sebagai bumbu cabe yang pedas, intinya terlalu mencari perhatian. Dan bila sudah ada yang seperti ini, aku pikir aku tidak akan membaca fic orang ini, soalnya image fic dia di mataku sudah terkesan jatuh dengan drastisnya.

Mengenai DLDR aku sih tidak masalah akan hal itu, soalnya bisa dikatakan DLDR itu sebagai tameng kedua selain warning kecil-kecilan seperti Au, Mpreg, dsb :P

Just-Sky
Saya tidak sehebat itu kok, Zang-san. Itu cuma hobi ngelanjutin chapter sampai keterusan saja, dan terima kasih atas dukungannya ^^

Visi, Misi, dan Alasan
Baik visi, misi, dan alasanku berada di dunia per--fanfic-an masih belum jelas. Tapi ada yang ingin aku share-kan. Aku di sini karena aku suka menulis dan memiliki imajinasi yang aku keluarkan, mungkin itulah alasan mengapa aku membuat account di FFN serta menyumbangkan beberapa karya di sana.
Maaf kalau tidak jelas

Salah Rating?
Aquamarine
16 Oct 2009, 08:54 AM
Hai semuanya,

Saya cuma pengen tau pendapat kalian.
Kalian risih ga kalau nemu fic yang salah rating?

Saya udah beberapa kali nemu fic bertema dewasa bertopengkan T rated di FF english, jelas2 ada lemon~nya.

Kalau biasanya saya bilang sama author~nya, tolong dipindah ke M rated.

Pendapat kalian?
Kalau saya pikir, seorang author harus bisa lebih bertanggung jawab akan apa yang ditulisnya.
Menanggapi hal ini, aku sendiri juga sering menjumpai fanfic-fanfic yang seperti ini. Rating yang tertera di dalam fanfic tersebut adalah rating T yang notabenenya tidak ada unsur kedewasaannya di sana, tapi yang ada malah menyimpang. Terdapat lemon serta gore yang sangat eksplisit di dalam fic tersebut. Tidak hanya itu sih, ada juga fanfic yang ratingnya tinggi (rating M) namun isinya malah tidak ada hal itu. lebih cocok di rating T.
Menyikapi hal itu, tentu yang aku lakukan pertama kali adalah memberi tahu author tersebut lewt review atau mungkin langsung PM sekalian.
Sebuah fic yang ditulis oleh seorang penulis itu harus bisa dipertanggung jawabkan oleh mereka, baik itu rating maupun isinya. Bagaimanapun juga, fic tersebut adalah milik kita dan juga hasil karya kita, sudah sepantasnya kita sebagai penulis menjadi orang pertama yang harus bertanggung jawab akan apa yang kita ciptakan itu :writes:

Pairing Wars
aRaRaNcHa
21 Jun 2011, 09:56 PM
Well, pairing wars mungkin disebabkan karena ada fans (fanatik) dari satu pairing, yang kemudian menyebabkan dia jadi sensi kalo OTPnya diganggu gugat a.k.a dipasangin sama chara lain. Ngamuk deh. #lha
Solusinya sih mungkin toleransi aja. Kan namanya juga FFn, semua pair ada, berbagai jenis cerita juga ada, ga bisa dong sensi karena OTPnya diganggu gugat. ^^
Kind of agreeing with this answer. Setiap reader yang ada dalam suatu fandom pasti memiliki satu otp yang sangat mereka fanatikkan, ketika otp mereka bertemu dengan otp lain dalam satu fandom sementara tidak ada rasa pengertian satu sama lain, bisa diperkirakan kalau pairing wars akan terjadi. Apalagi pairing wars itu menyangkut sebuah fanfic dengan pairing yang belum jelas apa itu.
Aku punya pengalaman begitu, fic pertama yang aku tulis pairingnya belum jelas sehingga orang-orang yang membaca pun berspekulasi sendiri akan pairing apa yang nantinya aku gunakan. Satu orang tidak setuju dengan pendapat orang lain, dan akhirnya terjadilah pairing pairs di kotak review-ku. Satu-satunya yang bisa aku lakukan sih cuma pasang muka tembok saja, pura-pura nggak tahu tapi setelah pairing wars-nya selesai langsung saja aku hapus review-review yang sifatnya memicu perang tersebut.
Solusinya yang paling baik untuk menanggapi hal ini sih kita saling toleransi saja, saling menghormati antara satu pairing dengan pairing yang lain >_<

Cross-gender
Transgender ya? Sepertinya sih seru-seru saja, kalau sedikit bosan dengan yaoi maka kita bisa menggunakan alternative-nya dengan mengubah si uke sebagai perempuan. Kurasa sih bagus-bagus saja. banyak fanfic yang penulisannya bagus dengan menggunakan pairing transgender. Aku pernah menulis satu fic yang transgender, tapi kemudian aku hapus sebab kurasa aku nggak cocok dengan pairing seperti itu.

Request Fanfic
pala
3 Mar 2014, 10:54 PM
Utk teman2 yg ingin minta fanfic ke siapapun sebaiknya lihat-lihat juga watak si penulis. Siapa tahu dia model penulis yg tidak mau OTPnya diganggu. Minta OTPnya dicerai padanya adalah TABU. Kalau minta sebaiknya juga pakai akun login, biar jelas. Kalau anonim & minta ini itu sama seperti pengemis yg minta dibuatkan makanan. Begitulah.
Aku sangat setuju dengan apa yang diutarakan oleh oleh Pala-san. Meskipun aku ini tipe orang yang tidak akan menulis request seperti yang orang lain minta, tapi rasanya tidak suka juga kalau "suruh-suruh itu" dalam artian kita diminta untuk menulis fanfic dengan pairing yang tidak kita kehendaki. Rasanya gimana gitu..... Dan akan lebih sopannya lagi dan mungkin akan aku (mungkin) pikirkan lagi kalau cara memintanya itu lebih sopan dan memakai akun login, bukan anonym yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kejelasannya. Terima kasih :touched:

Apa yang paling kamu benci di fanfic?
pindanglicious
1 Mar 2014, 09:15 PM
ah, tambahan. saya gak suka fanfic yang summary-nya kosong atau cuma "gak bisa bikin summary, baca aja" =)) dan kata "no silent readers! please review!" =))
Araa... kalau ada summary yang isinya "bla bla bla.... summary jelek, nggak nyambung ama isi" terus ada lagi "Aku nggak pinter bikin summary, pokoknya baca saja"
Oke... yang seperti ini tentunya tidak akan saya baca, lihat summary-nya saja sudah malas apalagi ditambah dengan kalimat seperti itu, bikin aku tambah tidak niat baca. Setujulah dengan Pindanglicious.

Satu lagi, mengenai warning yang tulisannya "gaje, jelek, abal".
Sebagai seorang penulis, kita harus menghargai kara kita sendiri dan jangan menjelekkan apa yang kita tulis. Kalau penulisnya sendiri tidak bisa menghargai karyanya sendiri, lalu bagaimana orang lain (baca: reader) menyikapi karya tersebut?? Marilah menghargai diri sendiri dulu, dimulai dari karya fanfic kita sendiri.

Bersosialisasi dengan author lama
Sepertinya sudah dijawab oleh yang di atas. Tapi cara efektif memang tanya-tanya author tersebut lewat PM, terus kalau ada media sosial mereka ya kita follow saja terus tanya-tanya juga. Nanti lama-lama juga akan kenal kok.
Tapi yang tidak kalah efektifnya, ramaikan fandom author tersebut sampai kamu menarik perhatiannya. Lama kelamaan pasti akan kenal juga (Seperti yang aku lakukan saat ini)

Fanfic Berdasarkan Pengalaman Pribadi
Zang
16 Mar 2013, 09:40 AM
Dulu saya gemarnya bikin orific. Tapi sejak 'kenal' dengan ffn, sukanya bikin fanfic. Orific terlupakan.
Sama. Aku dulu sebelum mengenal apa itu fanfiction lebih suka menulis cerita original alias orific. Tapi di tahun 2006-an kalau nggak salah, tanpa sengaja aku bertemu dengan sebuah fanfic dari internet. Karena penasaran aku baca fanfic tersebut, alhasil aku langsung suka dan terinspirasi untuk membuat sendiri.
Intinya berjalan dari sebuah orific menuju ke fanfic,

Tentang Profil
Sanich Iyonni
9 Jul 2009, 03:34 PM
Maafkan saya yang seenaknya bikin topik lagi. Habisnya topik ini juga bikin saya penasaran.

Senpai-tachi suka nggak baca profil seorang author di FFN? Misalnya kalo ada yang review fanfic senpai-tachi, apakah senpai-tachi akan mengklik profilnya dan membacanya?

Terus, kalo senpai-tachi baca profil seorang author, apakah mengklik hide-bio? Kalo nggak, biasanya apa aja yang dibaca: bionya doang, ngeliat cerita-ceritanya, ngeliat fave story & fave authornya, atau cuma liat sekilas?

Sedangkan senpai-tachi sendiri, kalo nulis profil, nulisnya apa? Kalo panjang lebar, adakah perasaan nggak enak karena takut orang lain bosan baca profil senpai-tachi?

Saya tahu, isi profil adalah hak tiap author... terserah mau nulis apa aja di profil, wong punya diri sendiri...
Saya cuma pengen tahu opini-opini senpai-tachi aja, seperti biasa...

Tangki...
Apabila fic yang aku baca itu ternyata bagus dan sangat aku suka, maka mau tidak mau pasti aku akan membuka profil dari sang author. Selain penasaran sama si author, aku juga ingin melihat fanfic lain yang dia tulis, pastinya akan sama bagusnya dengan apa yang aku baca sebelumnya. Selain itu ya....lihat-lihat favorite story yang dia simpan, secara tidak langsung author tersebut telah merekomendasikan fanfic-fanfic untuk saya.
Biasanya cuma itu yang aku baca dari profil seorang author di FFN, tapi kalau profil itu isinya adalah curhatan yang tidak jelas maka aku tidak akan membacanya, langsung menuju ke bagian fanficnya saja serta favorite story-nya.

Kalau masalah profil sendiri, aku lebih suka menulis yang singkat-singkat saja. Seperti sekarang ini, status di ffn seperti apa (kayak hiatus, semi-hiatus, apa aktif), lalu alamat twitter dan sebutan saja. Tidak menjalar ke hal-hal berupa curhatan seperti yang aku tulis di atas :hurry:

Your Writing Style
Gaya penulisanku modelnya deskripsi, menceritakan apa yang terjadi pada tokoh di dalam fic secara mendetail, atau seperti itulah yang biasanya dikatakan sama para reader fic-ku.

Apa yang paling kamu benci di fanfic?
Clarione
15 Jul 2013, 05:17 AM
Saya kok malah ga suka sama Self Insert? kesannya gimanaaa gitu, hahaha...
untuk yang lain saya ga masalah, cuma mungkin agak kritis soal EyD dan Deskripsi xD
mungkin sebuah cerita bisa dibangun tanpa dialog, tetapi tidak akan pernah tanpa deskripsi xD
Aku sangat setuju dengan ini. Sebuah fic akan terlihat sedikit menggaggu ketika di dalamnya terdapat self insert, dan aku paling malas untuk membacanya saat menemukan adanya self insert. Kalau satu atau dua kali sih menurutku masih bisa ditolerir, namun kalau berkali-kali.... well.... katakanlah aku akan memencet "back button"

Author's Note
ksatriabawangmerah
19 Sep 2013, 01:19 AM
author note... menyenangkan buat author, kadang ditinggalin reader... hahaha...
aku nulis A/N tergantung jumlah kata dalam chap itu. kalo masih pendek, ya takpapalah aku tulis2 A/N... kalo udah panjang/// hufff sebel banget terpaksalah aku cuma nulis R&R please? *ini juga nyontek ya? semua author nulis begini*
Kebanyakan dari AN yang tertera di fanfic memang jadi ajang perkenalan author, terus tidak jarang pula juga dijadikan ajang curhat bagi mereka. Memang sih, hal itu asyik untuk diketik bagi para author, namun sangat menyebalkan bagi reader. Terkadang aku sebal kalau sebuah fanfic isinya hampir setengah itu adalah AN, baik di awal maupun di akhir, yang seperti ini pasti nggak akan aku baca.

Langsung tancap atau tunda dulu?
hiharadena
26 Jun 2013, 11:09 PM
Sekarang saya udah tobat buat publish ff yang berdasarkan ide kilat. Sekarang saya buat tema per-chapternya. Kalau udah dapet konsep keseluruhannya, baru saya tulis chapter pertama untuk ngetes banyak yang tertarik atau nggak. Sebenernya itu nggak ngaruh juga sih, cuma menambah semangat juga. Toh kalau pada gak suka saya tetep tancap aja~

Terus kalau udah chap satu, lanjut ke seterusnya.

Abisnya saya gak betah buat mengurung mereka lama-lama. Katakan aja ini karena level ababil saya tinggi banget. Saya gatel banget buat nahannya. Selalu ada godaan buat nge-publish dan jadilah begitu.

Terus-terus, ini berpengaruh juga ke masalah typo. Aku kalau buat juga gak betah edit berkali-kali sebelum di pub. Maksimal cek tiga kali lha. Terus pub dulu dan tunggu ada mood buat ngecek lagi. Makanya suka banyak typo. Sekarang sih mencoba menghilangkan kebiasaan buruk itu.
Uwaahh... kita sama. Aku juga gitu, pertama itu membangun konsep keseluruhan lalu setelah ide kata perkata muncul langsung aku ketik di words. Kalau dirasa sudah bagus, maka akan aku publish. Chapter pertama itu untuk melihat apakah fic tersebut akan mendapat respon yang positif apa tidak, kalau iya maka aku akan nulis chapter selanjutnya meski kesannya langsung tancap gas. dan alhasil banyak typo di sana-sini.
Aku juga tipe orang yang nggak bisa memendam ide lama-lama, oleh karena itu selagi dapat ide langsung saja aku tancap gas

  • Pages:
  • 1

AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone