Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
DealsFor.me - The best sales, coupons, and discounts for you
Berhenti dari Fanfiction?
Iya, bahkan sesibuk apapun aku di dunia nyata, dan mungkin setua apapun aku sekarang ini, yang namanya passion memang susah untuk hilang. Tidak mudah untuk dihilangkan, bahkan bila melihat hobiku yang membaca fanfiksi setiap saat pasti membuat imajinasiku untuk menulis fanfic semakin meningkat. Berdoa saja waktu untuk meninggalkan fanfiction masih lama. :happywaves:

Berhenti dari Fanfiction?
Zang
11 Nov 2013, 09:42 AM
Saya belum terpikir berhenti dari ffn. Menulis adalah passion saya. Seandainya saya berhenti nulis fanfiksi, saya pasti nulis yang lain, misal blog atau bahkan orific.
Ah iya, aku juga sama dengan Zang. Menulis adalah passion-ku sejak kecil, jadi tidak mungkin (dan semoga saja tidak) aku akan berhenti dari sana. Seandainya aku berhenti dari dunia perfanfictionan, mungkin aku akan menulis original fic malah atau mungkin artikel-artikel lain. Yang namanya passion tidak akan mungkin bisa dihentikan dengan semudah itu. Apalahi aku masih cinta sama dunia fanfic ini :happywaves:

Pen Name!
Penname-ku dulu sih Silverskyblue, dan sebulan menggunakan penname itu langsung berganti menjadi Just-Sky sampai sekarang ini.
AKu nggak begitu pintar menginterpresentasikan nama seperti teman-teman di atas, tapi aku memilih nama "Sky" soalnya Sky=langit=luas. Hanya sebuah harapan saja yang terkandung di dalam, aku harap dengan penname itu akan mengilhamiku untuk terus berkarya dengan imajinasi yang luas seperti langit biru yang membentang, lalu di dunia perfanfican ini dengan penname itu aku harap aku akan menjadi orang yang berpikiran terbuka, tidak mudah men-judge orang. Kira-kira seperti itulah arti penname-ku.
Dan arti kata "Just", well.... hanya berartikan kalimat "singkat dan sederhana". Intinya aku akan jadi orang yang sederhana dan tetap humble di dunia perfanfican.
Sekian dan terima kasih XD

Your Story's Title?
nabmiles
19 Feb 2014, 08:33 PM
Mau nimbrung ah.
Biasanya judul fic para author, kebanyakan bahasa Indo atau pakai basa Inggris? Soale saya seriiing banget nemu fic bagus yang pakai judul basa asing--dan kesannya dapet. Actually, itu bukan masalah ya. Tapi saya akhir-akhir ini mikir aja, apa judul fic dengan basa Indo susah punya kesan 'keren' atau 'bagus' ya?
(Saya juga lebih sreg kalau pakai basa inggris dalam membuat judul, tapi lama-lama kok rasanya sayang bersalah gimanaaa gitu.)
Bagiku sih judul yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing sama-sama dapat diterima. Memang sih, kebanyakan para author menggunakan bahasa asing dalam menyematkan judul fanfic mereka, termasuk aku juga, tapi aku tidak jarang menemukan fanfic bagus dengan judul yang menggunakan bahasa Indonesia.
Untukku sih, judul muncul begitu saja dan tidak pernah berpikiran apakah itu keren apa tidak. Pokoknya ada ide judul yang muncul dan berhubungan sama isi ceritanya. langsung aku gunakan.
Aku ini tipe orang yang nggak bisa bikin judul fanfic sebenarnya, pasti mikirnya lebih lama daripada ngetik isi fanfic :P

Pairing Fav
Straight ataupun Slash bagiku tidak masalah, asalkan cerita dalan fanfic itu bagus dan menarik maka akan aku baca sampai akhir. Tapi kalau masalah menulis sendiri, aku lebih condong (untuk saat ini) untuk menulis pairing Slash sih, alasannya singkat yaitu merasa tertantang saja.

menurut kamu...
pindanglicious
25 Feb 2014, 07:10 PM
tbh, kadang saya juga kesel banget sama jumlah review. kenapa yang lain bisa banyak sedangkan saya nggak? but at least, i have to be grateful, yes? berapapun banyak review, harus disyukuri.
Hahahaha, aku dulu (waktu zamannya jadi author baru) juga merasakan hal yang sama. Setiap selesai publish pasti satu jam sekali akan tengok email atau profil untuk melihat apakah cerita yang aku publish sudah dapat review apa belum. Dan iya sih, rasanya sedikit kecewa juga saat cerita tersebut tidak dapat review, secuil pun tidak dapat sampai pada keesokan harinya. Tapi itu dulu, waktu zamanku masih labil-labilnya.
Tapi setelah cukup mengerti dan menghuni dunia FFN cukup lama, akhirnya aku pun sadar kalau review tidak lebih dari sekedar pendapat dari para pembaca. Itu bukan segala-galanya, akhirnya perasaan sadar pun menghampiri. Cukup cerita itu dibaca oleh para reader dan mereka menyukainya pun sudah lebih dari kata cukup bagiku sekarang ini, dan sampai di fave serta difollow pun sudah membuat aku bangga alias senang.

Just-Sky
Beberapa fanfic dari Kuroko no Basuke yang berhasil saya publish

The Emperor
Ini adalah fanfic pertama saya di fandom KnB, maklumlah kalau penulisan karakter dan sebagainya masih jelek. Author baru di sana

Good Night, Daddy (Akakuro Version)
Ini oneshot pertama di fandom tersebut. Ceritanya memang mirip dengan yang ada di fandom Harry Potter yang dulu pernah saya publish

Beautiful Reason
Ini fanfic ketiga saya di fandom itu. Pairingnya masih Akakuro, tapi saya tidak tahu kapan harus update lagi untuk yang ini

Our Bond
Ini fanfic saya yang keempat di fandom yang sama. Entah kenapa tapi akhir-akhir ini saya lagi suka sama Incest, hahahahaha..... sebelum baca harus melihat warningnya dulu ya

NB: Untuk fandom Harry Potter, tenang saja. Akan saya update juga :love:

Gaya dekskripsi..
ksatriabawangmerah
19 Sep 2013, 12:37 AM
1. aku terus terang ga bisa nulis langsung... kadag dibilang belibet sih iya... aku suka rinci, jadi apapun selalu diperluas... kadang itu juga yang jadi kelemahanku. aku sedang berusaha menyeimbangkan dan perlu tahu kapan reader suka rinci, kapan suka to the point...
Aku juga seperti ini. Aku suka menulis sesuatu yang rinci, bahkan karena kelewat deskriptif banget dialog yang ada malah terkesan tidak imbang sih. hmm... yah, aku juga nggak pintar bikin dialog, makanya deskripsinya juga lebih banyak dari dialg. Saat ini aku sudah mulai belajar untuk menyeimbangkannya juga sih :sorry:

Block...
Syukurlah yang sering mengenai saya hanyalah writer's block, tidak lebih dari itu. Gara-gara WB yang diakibatkan terlalu padatnya jadwal kuliah dan macet ide, saya kena WB lebih dari setengah tahun di pertengahan tahun 2013. Tapi syukurlah sekarang ini sumbat block-nya sudah tidak ada, semoga saja tidak kena lagi

Fanfic Di Luar Anime
ambudaff
19 Apr 2012, 10:17 AM
Err, pertama ngisi di FFN itu fandom Harry Potter. Dan sekarang, dari 16 fandom yang sudah saya obrak-abrik, cuma 3 yang animanga, Naruto, Last Exile, dan Doraemon #nyengir Avatar: The Last Airbender, Uncle Scrooge, sama Winnie-the-Pooh itu masuknya kartun kan ya, bukan anime?

Bukan penganut mainstream sih #nyengirlebihlebar XD
Aku sama dengan Kak Ambu ini. Pertama kali menulis sebuah fanfic, fandom pertama yang saya isi bukanlah animanga, melainkan fandom Harry Potter, bahkan sampai sekarang pun saya bertahan di fandom itu, meskipun sudah banyak author yang /mungkin/ mulai meninggalkannya.
Lalu untuk ke sisi animanga-nya sih saya memang bukan pecinta hal-hal mainstream seperti Naruto. Fandom animanga saya saja yang pertama adalah Vampire Knight barus dilanjutkan ke Kuroko no basuke (dulu-dulu sih belum semaninstream sekarang)

Fanfic buatan anda yang jadi fave :D
Semua fanfic yang saya tulis menjadi favorit saya semua. Kenapa? Tentu hal itu dikarenakan mereka semua adalah buah karya hasil pemikiran saya selama ini. Entah menuurut orang yang membacanya bagus atau tidak, tapi saya menyukai karya-karya yang saya buat, bukan dalam arti narsisme lho....
Pepatah kan pernah mengatakan kita harus menghargai hasil karya sendiri sebelum berlanjut ke orang lain, kelihatannya saya mengacu pada kata pepatah itu :love:
Maaf, belum bisa share link fanfic-nya. Kalau mau membacanya silakan masuk ke akun profil FFN saya saja ^^

Kuantitas Review
Seseorang yang juga author di FFN pernah mengatakan padaku "Seorang penulis itu akan mengeluarkan apa yang ia imajinasikan dengan cara yang bertanggung jawab. Ia menulis bukan karena ingin menjadi terkenal ataupun dipuji oleh orang lain. Seorang penulis yang bijak itu juga tidak akan mempedulikan bila ia mendapatkan review yang berisi pujian atau cercaan sekalipun. Bagi mereka, karya yang mereka publish itu disukai oleh pembaca itu saja sudah cukup, tidak lebih dari itu."
Dari kata-kata temanku tersebut, aku mulai belajar kalau review yang ada dalam kotak review bukanlah segala-galanya. Cukup di favorite-kan ataupun difollow sudah menjadi kata "cukup" buatku.
Tidak perlu kecewa atau "mencak-mencak" ketika kita tahu kota review kita sepi pengunjung. Semuanya adalah sama
ksatriabawangmerah
19 Sep 2013, 01:15 AM

tapi lbh seneng lagi, kalo dia bukan cuma ripiu tapi juga emang ngikutin cerita... salut banget deh kalo ada reviewer kaya gitu
Untuk reader yang seperti ini memang patut diacungi jempol

menurut kamu...
Seseorang yang juga author di FFN pernah mengatakan padaku "Seorang penulis itu akan mengeluarkan apa yang ia imajinasikan dengan cara yang bertanggung jawab. Ia menulis bukan karena ingin menjadi terkenal ataupun dipuji oleh orang lain. Seorang penulis yang bijak itu juga tidak akan mempedulikan bila ia mendapatkan review yang berisi pujian atau cercaan sekalipun. Bagi mereka, karya yang mereka publish itu disukai oleh pembaca itu saja sudah cukup, tidak lebih dari itu."
Dari kata-kata temanku tersebut, aku mulai belajar kalau review yang ada dalam kotak review bukanlah segala-galanya. Cukup di favorite-kan ataupun difollow sudah menjadi kata "cukup" buatku.
Tidak perlu kecewa atau "mencak-mencak" ketika kita tahu kota review kita sepi pengunjung. Semuanya adalah sama

Genre fanfic Langganan ..
Chira
25 Jul 2013, 12:38 AM
pas baca komen author2 disini, kbykn lebih suka ke Romance ya.. hehe. :)
aku pribadi malah gak bisa nulis Romance, n entah kenapa males bgt bikinnya.
Setuju dengan Chira-san, kebanyakan author yang menulis di FFN pasti akan menambahkan bumbu romance ke dalam cerita mereka. Tapi secara pribadi aku /terkadang/ kurang suka romance, entah kenapa sih. dan karena itu pula aku jadi sulit untuk menulis cerita romance. Sedari dulu aku memang lebih condong ke cerita yang bergenre family, fantasy, supernatural, dan yang paling aku suka adalah adventure
nabmiles
30 Jan 2014, 06:11 PM
Fantasy.
Nggak tahu kenapa, saya emang lebih suka nulis genre itu. Saya suka membayangkan sebuah negeri dongeng, di mana para tokoh saya cemplungin ke dalemya. Atau soal hal-hal yang nggak mungkin ada di dunia beneran, peri atau apa begitu. Genre Angst juga suka.
Setuju saa Phia dan Chira, Romance juga kelemahan saya! Saya nggak bisa bikin romance yang nge-feel *pundung*
Tos deh dengan komentar saya yang di atas ini, saya juga suka genre fantasi... rasanya itu seperti gimana gitu, apalagi kalau sudah ada campur tangan sihir. Lebih berkesan petualangannya dapat

Panjang Fanfic yang Ideal Bagimu?
Zang
20 Feb 2013, 10:31 AM
Kalau di fandom asing, kisaran words yang paling banyak ditemui sih 5k ke atas. Makin banyak words-nya, jumlah reader, review atau favorite makin banyak. Makin excited. Beda dengan di fandom Indonesia. Temankku nulis 8k di Bleach satu chapter, eh dikritik karena jumlah words yang terlalu banyak. Jadi menurutku, ini sih tergantung pribadi sekaligus culture juga.
Tapi tidak semua fandom asing yang jumlah words-nya banyak akan mendapat review, favorit dan lain sebagainya lebih banyak lho. Semuanya sih tergantung dengan isi cerita dalam fic saja.
Tapi jujur ya, saya sendiri lebih condong ke penulisan fic yang isinya lebih dari 3K. Kalau 1K entah kenapa jadi malas baca :sleeps:

Just-Sky
Mencoba menapaki fandom KnB pada akhirnya, dengan mengeluarkan empat fic. Dimana tiga di antaranya adalah multichapter sementara satu fic berupa one-shot


AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone