Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
ZetaBoards - Free Forum Hosting
Create your own social network with a free forum.
Learn More · Register Now
  • Pages:
  • 1
  • 3
  • 4
Menulis dari PoV tokoh yang berlainan gender dari penulis
Kelihatannya banyak author yang lebih suka bikin pov sesama gendernya. hmm... apakah hanya aku saja ya yang suka bikin pov yang berlainan gender? wah kalau gitu unik sekali.

Your Fandom
Sepertinya aku mulai menapaki fandom pinggiran dan crossover Harry Potter dengan beberapa fandom, tapi untuk keduanya itu masih belum sempat aku publish di FFN. Kelihatannya aku akan lebih fokus ke fandom-fandom single seperti Harry Potter dan Vampire Knight, mungkin nantinya akan menapaki ke fandom Kyo Kara Maoh, Gundam Seed, ataupun Code Geass. Tinggal menunggu waktu saja kapan sempat untuk mewujudkannya

Lebih dari satu akun FanFiction
Sampai sekarang aku masih punya satu. Ngurusin satu akun saja sudah susah, masa mau bikin akun satu lagi? terus yang satu mau diapain?? #hiraukan
Kalaupun suatu saat aku buka akun lagi, mungkin akun itu akan menjadi akun collaboration fic-ku dengan author lain, sementara yang sekarang aku pakai akan tetap menjadi akun publish sampai..... yah sampai aku bosan atau mungkin sampai diblokir oleh pihak ffn

Menulis dari PoV tokoh yang berlainan gender dari penulis
Karena kebanyakan fanfic yang aku tulis adalah slash, maka saya harus menggunakan point of view para lelaki. dari pengalaman sih, justru sepertinya saya lebih lancar menulis fanfic dengan PoV para cowok ketimbang para cewek, padahal saya ini seorang cewek

Pengalaman Menulis Fanfic Yang Paling Berharga
Pengalamannya banyak sih. Mulai dari belajar mengembangkan imajinasi ke dalam bentuk tulisan, dapat banyak teman, ngebuat orang bahagia kalau update, belajar tata bahasa mulai dari EYD sampai diksi, terus tahu kalau ada istilah-istilah di dunia fanfiksi itu kayak apa dan gimana cara ngegunainnya. Pokoknya banyak lah, nggak bisa disebutin satu-satu

Berapa cerita yang kau review?
Saya ini tipe orang yang jadi silent reader. kalau yang login itu sekitar 10an, tapi yang nggak login jumlahnya lebih dari 20an lah kalau nggak salah

Author
Di FFN bilangnya itu author, makanya saya yang sebagai member dan kelihatannya kurang ngerti nyebut diri sebagai author. kan author itu juga penulis, dan kita adalah penulis di fanfic itu. jadi boleh kan kalau kita menyebut diri sendiri sebagai author :)

Membuat fic bikin kita gak melaksanakan kewajiban?
Puji Tuhan selama ini saya nggak pernah menangguhkan kewajiban hanya untuk menulis fanfic. Biasanya saya selesaikan dulu kewajiban yang saya miliku, setelah selesai ya baru menunaikan kewajiban menulis fanfic :)
Kalaupun ide muncul di saat kita sibuk, saya akan mengakalinya dengan menuliskan point-point yang nanti saja buat di selembar kertas, baru kalau selesai semuanya kita bisa mewujudkan ide itu.
Kalau bisa sih jangan sampai hobi kita menulis fanfic membuat tugas dan kewajiban di dunia nyata jadi keteteran.

Fic berbahasa daerah XD
Keren tuh yang publish fanfic dengan bahasa daerah. Selain melestarikan bahasa ibu, juga diibaratkan sebagai angin segar. Ayo lestarikan fanfic berbahasa daerah, meskipun saya sendiri memiliki kesulitan untuk menulisnya

Larangan Menulis Fanfiction oleh Pemilik Karya Asli
Kalau memang penulis aslinya itu melarang, saya akan menghormatinya dan nggak akan menulis di fandom itu, apalagi kalau karya aslinya memang udah keren seperti yang dikatain di atas. Rasanya tuh nggak tega buat menggubahnya sesuai imajinasi kita.
Mungkin kalaupun nulis yang dilarang ama pemilik aslinya, kelihatannya nggak akan saya publish, cuma disimpen aja di leppy buat konsumsi saya sendiri. Soalnya itu penulis aslinya berhak melarang maupun nggak, kita yang sebagai fans itu harusnya menghormati permintaan mereka

Summary
Menurut aku summary itu penting, intinya kayak sebuah buku dengan sinopsisnya yang ada di belakang sampulnya. Kalau nggak ada Summary-nya, orang-orang nggak akan tahu gimana sih gambaran fanfic yang kita bikin. Summary itu seperti pengenalan fanfic kita kepada orang-orang. Dari pengalaman sih, orang-orang akan tertarik terlebih dahulu dengan summary sebelum membaca isi fanficnya.

Antara Mainstream dan 'Pinggiran'
Kalau saya fandom mainstream ama pinggiran itu seimbang, tergantung imajinasinya saja. kalau imajinasi pengen ke mainstream, ya ke aminstream, dan begitu pula sebaliknya.

Kala Nyemplung ke Fandom Baru
Aku itu tipe orang yang observasi pasaran dulu baru nyemplung fandom baru. Biasanya itu karena aku ngawasi fic berbahasa Inggris dulu di fandom tersebut, suka ceritanya sampai level jatuh cinta, cari info dikit-dikit di internet sebelum bikin fanfic di fandom terbaru. Soalnya kalau nggak gitu, takutnya nggak ngerti cerita canon atau penggambaran karakter aslinya. Setelah ngerti aka paham, baru bikin fanficnya. Menurutku sih ngisi di fandom pinggiran itu asyik banget, soalnya penghuninya cuma dikit

Kalau seumpamanya belum terdaftar di sub-category, mungkin aku akan request ke adminnya fanfiction deh. Mengingat fandom yang lagi aku sukai termasuk fandom lama dan setelah mengubek-ngubek ffn berkali-kali nggak menemukannya.


Yaoi, Yuri, MPreg, etc..
Aku sangat suka dengan yaoi/slash/ terutama Mpreg. kyaaa..... mereka unik sih, dan menjadi tantangan sendiri buat dibaca dan ditulis, sangat unik. kalau yuri sih biasanya baca buat side pairing buat yaoi, kurang paham juga yang masalah yuri itu. Tapi yang paling aku suka dari yaoi, terutama yang ada mpreg-nya itu, mereka sangat menarik untuk dipelajari lebih lanjut, kayak nggak masuk akal sih (yang mpregnya) tapi bikin ketagihan kalau dibaca, terutama kalau bagian fluff dan berkisa family itu sangat kental.

Cara Menulis Disclaimer
Kalau di bagian Disclaimer itu biasanya
Disclaimer: ........ bukan milikku, tapi milik dari........
Kata-katanya nggak formal juga, habisnya itu aku bingung juga nulis disclaimer
setelah disclaimer, dilanjutin ama warning, rating, pairing, ama genre
sepertinya itu aja yang bisa aku bagi :)

Fanfic Berdasarkan Pengalaman Pribadi
Bikin fanfic berdasarkan pengalaman pribadi? rasanya sih belum pernah. kebanyakan fanfic yang aku buat itu murni dari imajinasi belaka, soalnya mana mungkin di kehidupan pribadi ada yang namanya tongkat sihir dan semacamnya? hahahahaha, semuanya itu hanya dari imajinasi belaka.

Bashing fandom
profil sih biasanya ya perkenalan author aja. Nggak perlu nge-bashing fandom segala, buang-buang energi ama waktu aja buat mikirin kalimatnya. Mending ya buat bikin fanfic, terus update deh :)

the-antabellum
Iya, panggil Art nggak apa-apa kok, kan itu emang nama panggilanku di mana-mana :)
Amin, nelurin karya satu persatu pada awalnya sebelum karir sebagai author meroket :)

the-antabellum
Salam kenal ya, dan selamat datang di Infantrum. dan teruslah berkarya di fanfiction berbahasa Indonesia :)

Apa yang membuatmu bertahan
Karena masih imajinasi segudang mengenai fandom-fandom favorit dan masih kepengen nulis, itu aja sih alasan mengapa aku masih bertahan di FFN

  • Pages:
  • 1
  • 3
  • 4

AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone