Cute Green Pencil
Welcome Guest [Log In] [Register]
  • Pages:
  • 1
Silahkan bertanya ;)
Semi-canon itu nggak 100% canon, tapi lebih banyak menjurus ke canon. Sebaliknya, yg lebih menjurus ke AU, namanya semi-AU (kayaknya saya pernah ngetik ini di depan)

Soal fanon, Cake-san baca fanfic saya yang 'Dan Kolam Pun Menjadi Saksi' kan? Itu contohnya =)
Tapi fanon biasanya merujuk ke pairing yang gak ada hint-nya sama sekali di cerita asli (jadi murni buatan fans).
Fanon artinya buatan fans :)

Semoga membantu~

Author-author Bebal =_=
@Atas-atasnya SS-san: Jangan-jangan si LK emang sengaja nyari sensasi di fandom pinggiran agar ga ketahuan kalo dia copas ficnya Cake-san. Btw, Cake-san author favoritnya LK tuh. The one and only lagi! =]

@SS-san: Saya udah memutuskan kira-kira apa yg akan saya lakukan...makasih ya! :)

Pendekatan dalam Menulis Fanfic
Ehm. Thread ini kok menjadi ajang merendah ya? Dari beberapa page di depan kayak gitu deh ^_^;;

@lalaaa-san: Makasih :) Tapi kalo ga sempet review gapapa kok.
Saya sih asli sangat mengutamakan pendekatan konflik (atau karakter), karena saya ga bisa menguntai kata kayak lalaaa-san atau teacupz-san. ;)

Fanfic buatan anda yang jadi fave :D
Saya suka hampir semua fanfic saya. Yang jadi favorit? Entah, saya nggak bisa milihnya. Tapi kalo fanfic terbaik yang pernah saya bikin, saya rasa ada dua...

1. Karena yang Seperti Itulah
Fandom Saint Seiya, pairing PandoraXRhadamanthys. Bener-bener salah satu fanfic terbaik saya.

2. Dan Kolam Pun Menjadi Saksi
Fandom Naruto, untuk Satu Bahasa Kita Challenge. Fanfic yang saya bikin dengan penuh perjuangan, bikinnya lama banget.

Dua fanfic itulah yang saya bikin dengan paling sepenuh hati, makanya bisa saya katakan sebagai dua karya terbaik saya.

Pendekatan dalam Menulis Fanfic
@Cake-san: Saya pernah baca beberapa fanfic Anda pas bulan puasa... dan bayangkan efeknya :P

@lalaaa-san: DIKSI ANDA JUGA MANTEP TAHU, TERUTAMA METAFORANYA!!! ==> orang yang ga bisa ngelupain Canvas
Saya kagum banget sama lalaaa-san dan teacupz-san, kok bisa sih nulis cerita dengan gaya kayak begitu!? 0_0

Author-author Bebal =_=
@Cake-san: Saya mantengin thread ini dari tadi, menyaxikan perlahan betapa page semakin bertambah dan perdebatan makin seru... tapi males komen karena masih rame. Saya pengen komen tengah malem aja, tadinya :P ==> bener-bener dibakar

@Haruki-san: Oh ya udah kalo HP rusak. Kita berhubungan lewat internet aja ^_^


Ayo lanjutkan menceramahi si bebal LK itu... semangat ya! [dan saya akan menghilang lagi utk belajar PKN] ==> dibakar lagi

Author-author Bebal =_=
Saya muncul lagi... =))

@Yang ngomongin masalah saya: Terima kasih atas saran-sarannya. ^_^ Saya udah putuskan, selama dia nggak ganggu saya dengan PM nyuruh review, saya diemin aja deh. Kalo dia nannya, saya akan bilang saya sibuk (dan itu memang kenyataan). Atau saya nggak nulis untuk fandom itu lagi kali ya

@Yang ngomongin masalah Cake-san: Saya udah baca fanficnya dan review-reviewnya... wow. 0_0 Author kayak begitu mah udah lebih dari bebal mungkin? Berani-beraninya meng-copas... sungguh nggak tahu malu dan diri. -_-
Karena sudah di-abuse dan di-flame, jadi lanjutgan saja yah :)

OOT
@Haruki-san: PM saya nyampe kan?

Pendekatan dalam Menulis Fanfic
Bukannya Cake-san sangat jago dalam deskripsi makanan dan masakan? ^_^

Bonjour :)
Sekar-san~~
Akhirnya datang juga~~
=D

Welkam welkam! Happy posting~
Kalo udah gabung ke Infant, akan lebih mudah nanya-nanya tentang IFA2009 ^_^

Saya masih nunggu Un Racconto ya...

Author-author Bebal =_=
Mmm.
Saya nggak tega juga sama dia, Cake-san. Jadi kalo didiemin rasanya kasian juga. Ada yang nulis di review dia kayak gini, "Kamu me-review fic sendiri lagi? Hentikan itu. Itu menyedihkan."

~_~

Entah apa rere dia untuk orang tsb. (tapi dia kalo me-rere mah nggak pernah nyambung sama isi review-nya)

Cake-san juga cerita aja tentang author rese itu. Saya kan bikin thread ini untuk berbagi agar kita bisa saling nyari jalan keluar untuk menghadapi author-author bebal nan rese kayak begono.

Author-author Bebal =_=
Harus ditegasi? Iya sih...tapi gimana caranya ya? (ke orang bebal kayak dia)

Nah saya juga heran, kok dia bahasa Inggris-nya kayak begitu. Padahal dia bilang dia mendapat nilai tertinggi di kelasnya.
-_-

Makin bingung kan?

Author-author Bebal =_=
Huhuhu... T_T
Mungkin memang seperti yang Jo-san bilang ya? Dia pengen dapet review dari orang lain (bukan dari dirinya sendiri melulu)

Yah... tapi dia memang sangat amat bebal. Atau saya mikirnya, entah dia ngerti atau nggak segala flame yang ditujukan padanya itu -_-;; soalnya yang ngasih flame itu kan orang-orang dengan bahasa Inggris sebagai mother language.

Saya berterimakasih karena Jo-san peduli... saya udah angkat tangan deh menghadapi si V. Bersyukurlah Jo-san nggak pernah mengalami ini T_T

Author-author Bebal =_=
Saya bikin thread ini agar kita bisa saling berbagi cerita dan saling kasih masukan tentang cara menghadapi author-author bebal.

Saya mau berbagi cerita yang pertama.

Author ini, sebutlah V, orang Malaysia, cewek, berumur 17 tahun. Dia udah nulis 50an fanfic dan semuanya dalam bahasa Inggris dan SEMUA GRAMMAR-NYA SANGAT ANCUR.

Ancur di sini adalah ancur yang... yah, ancur--saya cukup percaya author-author di sini bisa berbahasa Inggris lebih baik. Tenses-nya nggak beraturan banget.

Saya kenal dia di sebuah fandom yang saya geluti. Saya pernah baca fanficnya, karena tertarik melihat dia orang Malaysia. Ketemu orang serumpun di fandom berbahasa Inggris pasti rasanya beda kan?

Tapi saya sweatdrop habis-habisan membaca fanfic dia. Grammar-nya ancur, ceritanya aneh, gaya penulisannya aneh. Ya udah. Saya nggak melanjutkan membaca fanficnya.

Lama kemudian, dia me-review fanfic saya. Mungkin dia senang juga nemu orang Indonesia di fandom itu. Dia minta saya review fanfic dia.

Dari fanficnya yang udah berjumlah 50an itu, saya pilih satu. Tetep bikin sweatdrop. Tapi saya review sehalus mungkin--saya nggak menyinggung soal grammar atau keanehan ceritanya.

Lalu saya liat fanfic-fanficnya yang lain. Hampir semuanya songfic; ada juga yang make lagu Indonesia (fanfic yang saya review pun memakai lagu Laskar Pelangi). Dan yang bikin saya sweatdrop lebih banyak, dia me-review semua fanficnya sendiri.

=_=

Fanfic-fanficnya memang sepi review, jadi dia me-review semuanya sendiri. Haduh, sumpah deh, saya nggak habis pikir.

Setelah itu, saya dan dia nggak berhubungan lagi. Saya jarang ke fandom itu lagi. Tapi beberapa hari lalu saya publish fic untuk fandom tersebut, dan hari ini dia me-review fanfic saya. Sambil nyuruh saya baca fanficnya lagi.

Saya males banget baca fanfic dia, tapi karena merasa hutang budi--lagian nggak enak juga, sesama orang Melayu. Saya klik profilnya dan saya kaget ngeliat dia jadi beta reader. Saya cari fanfic yang dia suruh saya baca. Saya liat review-nya dan melihat banyak flame--mulai dari yang kasar sampe yang halus. Semua mengomentari grammar dan keanehan ceritanya.

Saya nggak baca fanfic itu, cuma memindai. Tapi lumayan dapet intinya. Lalu saya review; saya kasih semangat bahwa reviewers yang lain nggak bermaksud buruk ke dia. Saya kasih sedikit masukan tentang grammar.

Dan dia me-rere. Dalam rere-nya, dia bilang (pake English), "Kamu nggak sabar pengen baca fanfic saya yang lain ya? Sebentar lagi saya publish, rate M untuk violence dan language. Karakternya si ini, kamu suka dia kan?"

OH.
MY.
GOD.

Saya bener-bener angkat tangan. Gimana menghadapinya ya...??? Saya nggak tahan baca fanficnya, dan nggak tega review yang pedes banget ke dia. Tapi kalo kayak begitu, saya bisa di-PM-in dia terus!

Tapi kalo saya biarkan aja, kasihan juga sih...

Gimana ya menghadapinya? Apa yang harus saya lakukan untuk menghadapi author bebal nan kepedean kayak dia? Sekadar info, di profilnya dia nulis bahwa IQ-nya 96.

Maaf jadi terkesan curhat panjang. Tapi saya betul-betul butuh saran untuk menghadapi author bebal semacam dia. Senpai-tachi juga silakan aja berbagi pengalaman mengenai author bebal yang pernah merepotkan. Makasih~

Pendekatan dalam Menulis Fanfic
Saya selaku yang bikin thread selalu mampir ke sini tapi gak pernah ngepost lagi, haha ==> ga penting

Terus ngapain sekarang mampir?

Mau ngomong sama Shirei-san:
Membaca prolog dari Anda itu kok bikin saya jadi tertarik dan penasaran sama serial Fuuma itu... ntar saya cari informasi tentangnya ah! [padahal selama ini saya gak pernah tertarik sama karya Kurumada-sensei yang lain lho]
^_^


Nah, itulah hebatnya deskripsi. Dalam fanfic, deskripsi memang penting, terutama bagi pembaca yang nggak tahu fandomnya--seperti yang udah dibilang Shirei-san. Menurut saya pribadi, kalo dalam fanfic yang penting memang deskripsi dan konflik. Karakter nggak terlalu diperlukan karena karakternya sudah ada, nggak perlu kita bangun lagi dari nol seperti kalo nulis orific. Tapi bukan berarti karakter gak penting. Untuk author yang menjaga ke-IC-an, karakter sangat amat penting.
Jadi intinya... sebenarnya semua pendekatan itu memang diperlukan. Tergantung cara author ybs membagi porsi keperluannya aja ^_^
Dan gaya menulis author kan selalu beda-beda ;D

Sanich Iyonni
Saya suka puisi, tapi karena gak terlalu bisa merangkai kata, biasanya saya cuma jadi pengagum berat. Kalo utk bikin, wah, itu bukan keahlian saya sama sekali deh ^_^

Sanich Iyonni
Makasih shirei-saaaaan... ^_^
(jadi sekalian review reply deh)

Beneran, tuh puisi saya bikin berjam-jam. Makasih banyak atas apresiasinya! :)
Kalo ga salah, shirei-san emang lebih suka puisi ya? Saya baca di review fanfic kumpulan puisi Pitaloka-san. ^_^

Saya jadi ga enak dibilang ada bakat. Tapi kalo boleh jujur, puisi Ungu itu adalah yang terbaik yang pernah saya bikin sepanjang hidup. ;)

Makasih banyak~

Sanich Iyonni
Tenang ajahh... adminnya itu temen baik saya sejak SD dan udah biasa saya gerecokin :D

Cara me-review:
1. Tekan kotak hijau paling bawah di page fanfic yang bertuliskan "Review this story/chapter".
2. Login, karena saya men-disabled-kan anonymous review
3. Setelah login, akan ada review box. Di situ ada kotak untuk mengetik review. Silakan ketik review Anda di situ.
4. Kemudian klik submit.
5. Akan ada tulisan "Review Submitted". Tinggal di-close aja box review-nya.

Nah... saya sudah mengingatkan cara me-review lho... udah inget kan? ^_^

[ampun dah, apa sih yang telah saya lakukan???]

Hehe... bercanda kok :)
Oh iya, makasih banyak telah menominasikan Kisame and His Fellows. Maaf saya nggak bisa ngomong yang lebih baik lagi selain makasih. Makasih banyak Ardhan-san... m(_ _)m

Sanich Iyonni
Oh, jadi ternyata saya masih punya piutang review yah? ==> pura-pura nggak tahu

Kalo Ardhan-san punya waktu untuk review, silakan... kalo nggak, gapapa kok ^_^

Mmm... ternyata admin forum DS cepet juga kerjanya (soalnya dia lagi bener-bener sibuk banget sampe gila). Tadi saya SMS dia dan nggak bilang harus hari ini sih untuk menyelesaikan urusan forum (bukan perihal Ardhan-san doang). Tapi kayaknya dia sempet OL. Padahal tadi dia bilang pas Idul Adha ini cuma senggang ketika shalat Id ~_~

Saya tunggu reviewnya Ardhan-san OL lagi di forum ya...!!! =)

Sanich Iyonni
Aduh aduh, evey-san jangan terlalu memuji. Tulisan saya belum bisa dibilang keren, kalo dibandingkan dengan para master di sini. Bahkan saya yakin, evey-san sendiri pasti hebat dalam menulis fanficnya. Ntar kalo ada waktu saya baca fanfic evey-san deh~
:)

Dan saya setuju soal yang terakhir itu. Alangkah baiknya kalo semua orang open-minded. Kalo seperti itu sih, tentunya nggak akan ada chara-bashing atau pairing wars.

Sayangnya rasanya itu baru jadi impian doang T_T

Sanich Iyonni
Oke, ditunggu deh... =]

Evey-san fans SasuSaku? Saya pernah nulis fanfic yang mengupas sisi lain Sasuke, judulnya 'Elegi Seorang Adik'. Saya pengen ngupas sisi lain setiap anggota Akatsuki, tapi kesibukan sekarang menghalangi T_T

Melihat karakter dari sudut pandang lain itu sangat menyenangkan :D

  • Pages:
  • 1

AFFILIATES
Aussie Battle Royale RPG Love and War Image and video hosting by TinyPic The Puppet Masters Image and video hosting by TinyPic Purple Haze Sasuke and Naruto Shrine VongolaIndo Al'loggio DIGIMON PHENOMENA Naruto Nippon affliates Photobucket Photobucket Romance Dawn OTL Indo Forum Al Revis Academy Fairy Dreamland Indo_Kfics @ livejournal Winterblossom A Thousand Islands Abyss In The Secrets Forum Once Upon a Sea
Infantrum

Blue Winter created by Lydia of ZetaBoards Theme Zone